Kamis, 12 April 2012

Saya,kamu,kita dan si merapi........(kamu tau mulut...mulut itu cangkem..) Part 4....

Minggu pagi 12february 2012 puncak garuda merapi……. 
Kesan pertama yang saya dapatkan pagi ini adalah suasana ramai…bukan saja dari kami tapi dari para pendaki yang lainnya.. Hari masih gelap..terdengar suara aris sudah terjaga,,sedang asyik ngbrol dengan lukman dan ridwan,,disamping saya masih tertidur resta,,dengan gaya melingkar,,,kita harus segera bergegas ke puncak karena berhubung matahari belum menunjukkan tampangnya,,maka kita punya kesempatan untuk menikmati sunrise di puncak nanti..saat mendengar bahwa kita akan muncak sekarang perasaan pertama saya adalah lets do it…

Luqman,ridwan,dan bj,,masih pengen berleyeh-leyeh,,resta,kondisi tubuhnya tidak memungkinkan,jadi memutuskan untuk tidak ikutan..saya dan aris bergerak duluan.. Mengikuti jejak para pendaki lain yang sudah mendahului kami,,dengan rute memutari punggung puncak,,sebelah kiri..tanjakan pertama adalah bukit pasir yang lumayan luas dan terhampar mengilingi punggungan ini,,berjalan bukan saja dengan melangkah tapi sekalian merangkak,sulit tapi tidak begitu sulit,,sampai diujung rute berpasir ini kami dihadapkan dengan tanjakan batu-batu vulkanik yang terjal…yang ini benar-benar sulit karena memang benar-benar sulit,,harus dua kali hati-hati dan dua kali waspada..mata tetap memandang keatas melihat jalur dan pendaki yang sudah mendahului,,dan insting harus lebih tajam,untuk merasakan batu yang kami pijak karena dengan kondisi bebatuan yang labil dan mudah longsor ini,sangat berbahaya untuk keselamatan kami,dari atas, dan untuk teman-teman yang ada dibawah


Satu-persatu mulai bergerak naik,,perlahan namun pasti,bebatuan ini kami jejali,,matahari belum tampak keluar dari peraduannya,,masih ada harapan untuk mendapatkan sunrise di puncak…bertemu dengan pendaki yang lain,,senyum sapa lagi,istirahat sebentar kembali melanjutkan perjalanan,,saya didepan dan aris masih dibawah,perlahan mengatur langkah,,sampai ditengah –tengah perjalanan cahaya matahari mulai menjilati langit sekitarnya,,,wahhh….kita telat,harapan untuk bersunrise di puncak tidak kesampaian,,saya coba mempercepat langkah,,namun terlambat,saya kalah cepat dengan sang mentari..yah sudah dari sini saja,,,tidak jauh beda juga kok,,yang penting bisa melihat sunrise dengan total..saya coba menghibur diri… The show time..


Si panas perlahan namun pasti mulai menunjukkan kemegahannnya,,,,cahaya terang disekitarnya seolah-olah mempertegas kekuasaannya…cahaya-cahaya itu seperti mempersiapkan jalan keagungan bagi sang mentari,,, Kemarin saat masih dibawah sana,kami menikmatimu pulang ke peraduanmu walau jelas namun tampak jauh,tapi sekarang di sini,,di ketinggian ini,,saya masih diberi anugerah untuk menikmatimu lagi..tapi kali ini beda,,kamu datang dengan kehidupan baru,, semangat baru,dengan harapan baru akan hari ini,,semua tampak jelas semua tampak dekat,,thanks god… Dengan susah payah akhirnya berhasil juga kami menggapai puncaknya,, 
Wuuuuuiiihhhhhhhhhh lega akhirnya misi kita untuk menaklukan puncak garuda berhasil juga…. Tapi tunggu dulu,,, Kenapa puncaknya seekstrim ini.

Tepat di depan kami jurang dalam mengangah,dengan mengeluarkan asap,space yang sangat minim.membuat ruang gerak harus dibatasi.setiap sisi dari puncak,sudah diisi dengan pendaki yang lain.kami dikelilingi jurang di kiri dan kanan. keadaan yang seperti ini tidak mengurangi ketertarikan para pendaki untuk berpose ria.masing-masing berusaha memberikan gaya yang semenarik dan semaksimal mungkin.meskipun ada yang harus sampai ke ujung-ujung batu yang langsung berhubungan dengan maut..dan ini,juga tidak menutup kemungkinan dengan kami..he he he,setelah membaca situasi.saatnya saya dan aris beraksi..jepret sini.jepret sana,narsis sini narsis sana. Puas? belum.masih ada edisi kedua.


Puncak garuda adalah misi kami selanjutnya..setelah bertanya pada pendaki yang lain,dia menunjuk kepada,sebuah bongkahan besar.lebih tepatnya seperti batu yang memang posisinya lebih tinggi dari yang lain.. Disebut sebagai puncak garuda,karena bentuknya yang mirip seperti kepala garuda. Ooohhh.terus dimana letak kawah yang mengeluarkan awan panas atau glowing avalanches,atau bahasa kita wedhus gembel saat terjadi letusan?tangannya diarahkan jauh kedalam jurang yang sedang berasap.pikiran saya waktu itu,apa yang akan terjadi.jika terkena awan panas hingga 1000'c.dengan radius sedekat ini. 
Only god know. 
makin ramai,pendaki silih berganti datang dan pergi.bj.luqman dan ridwan pun sudah tiba. Dengan cuaca yang cerah.semua yang terhampar di depan mata.tampak jelas terlihat.di sebelah kanan, Sebuah bukit berbentuk persegi,yang ditumbuhi jutaan pepohonan,menghijaukan bukit barisan itu,pasar bubrah yang semalam hanyalah misteri terlihat jelas,betapa lapang dan luasnya area pasar bubrah..tenda-tenda yang dipasang disana beraneka warna,seakan kontras dengan bebatuan dan pasir merapi.semua berbaur menjadi satu,begitupun para pengunjung gunung merapi.datang dari berbagai lapisan masyarakat,dan bangsa..ada beberapa turis mancanegara,yang sempat kami ajak ngobrol.walau terdengar ngawur tapi nevermindlah.. 3 orang turis,kalo tidak salah dari korea atau cina..2 cowok dan satu cewek.dengan menenteng SLRnya.
Kami ; this is you first eksperience???. 
Mereka ; yes.this is a first time for me.. 
Kami ; how do you feel? 
Mereka. Very eksited. 
Sambil mengeluarkan rokok,luqman coba menawarkan ke cewek tersebut(karena dari tadi cuman si cewek aja yang komunikatif)... 
You like cigerette? Seven six.you like seven six.
(maksudnya rokok djarum 76) 
Si cewek ; no no no.thanks. 
Mikir kami oh mungkin dia tidak merokok. 
Tapi tiba-tiba,dari tasnya dia mengambil sesuatu. Dan ternyata.eng...ing...eng...jarum kelas atas. Damn..rokok yang lebih mentereng.dengan gaya yang santai dia menghembus asapnya,khas perokok ulung..oh rokoknya gituan,makanya nolak waktu di tawarin rokok kita,wong gak selevel...



Hampir sejam lebih kami dipuncak,matahari mulai meninggi,dan cuaca semakin ramai dan gerah.sudah saatnya kita turun.saya mendahului yang lain.kembali menjejaki tanjakan bebatuan vulkanik tadi,saya bertemu dengan pendaki cewek dan teman cowoknya.tapi yang aneh si cewek lagi nangis.
bertanyalah saya ketemannya.
loh kenapa mas, mbaknya ko nangis? 
Oh dia takut turun maz.gak berani sama rute kayak gini,
oh ya udah alon-alon wae maz.sing penting slamet.saya duluan mas. 
Turun lagi kebawah,saya bertemu dengan 3 pendaki turis.seorang cewek berjilbab dan 2 lainnya cowok.dari perawakannya mereka dari arab saudi.walaupun dalam keadaan 'sengsara'mereka tetap saja semangat mengobrol.entah apa yang diceritain.dan si cewek yang paling banyak mengoceh. Jauh di sebelah kiri sana.seorang cewek bule,merangkak turun,tapi sambil terus berbicara dengan temannya yang berada di puncak berpasir,saya rasa mereka salah jalur.

Setelah melewati dinding bebatuan tadi,kembali lagi berhadapan dengan hamparan pasir,didepan pendaki yang lain,memberikan contoh dengan cara berlari,saya rasa perlu di coba,apalagi rute pasir yang menurun ini tidak terlalu berbahaya. Siap siaga Ambil posisi star,,,satu,,,dua,,,tiga.,,,,,
Wuuush....saya pun meluncur sedikit zig-zag dengan kecepatan di atas rata-rata,saya berhasil menyalip para 'pembalap' yang lain.masih dengan kecepatan yang konstan.pada tikungan di lap terakhir saya terjatuh... Bruuukkk..huhuy,wenak tenan.. 
Ini pengalaman jatuh yang paling menyenangkan... 
Sampai ditenda.resta masih terlelap dalam tidur indahnya.satu,dua gerakan yang saya lakukan dia sudah terjaga.permintaan pertama yang dia katakan adalah minta di foto.ha ha ha.


okelah tidak muncak,yang penting eksis di pasar bubrah.
Keadaan pasar bubrah pagi ini sangat ramai,tenda ada dimana-maAda yang di dataran tinggi,dataran rendah,dan menengah.hari ini adalah waktu yang tepat bersosialisi dengan pendaki yang lain,saling menyapa,bertegur sapa satu dengan yang lain.termasuk dengan kang udin.orang yang memiliki event ini,dia start trekking malam sekitar jam 7an bareng keluarga dan teman-temannya.oh jadi arek cilik tadi sekitar usia enam tahunan itu anak sampean kang?iyo bener iku anakku. Wah keren yo.sek cilik,tapi termasuk fisik e kuat.bakal calon pendaki gunung sejati.apalagi sejak kecil sudah di ajari untuk dekat dengan alam. Dari informasi teman yang lain.karena erupsi gunung merapi,keadaan pasar bubrah dan sekitarnya sudah banyak berubah.tidak sama lagi seperti setahun yang lalu dia kesini.. Begitulah kalau mengunjungi gunung yang aktif.selalu tidak pernah menentu lokasi dan kondisinya.akhir dari cerita-cerita tadi,kami di hadiahi stiker yang di antar langsung oleh istrinya. Thanks kang saefuddin ki yo udin.

Cuaca hari ini lumayan terik dengan letak pasar bubrah di daerah lapang tanpa pelindung apapun.jadi sengatan matahari yang langsung mengenai tubuh dan posisi kami di ketinggian ini terasa 2 kali lebih panas. Selesai sarapan,kembali packing-packing,dan turun..beberapa pendaki yang lain juga sudah pada bergegas meninggalkan pasar bubrah,termasuk 'tetangga' camp kami yang sudah berbaik hati berbagi tempe goreng.matur tenkyu teman-teman dari jogja,lupa kita tidak berkenalan sebelumnya. Setelah selesai membereskan semuanya.sampah-sampahpun sudah diamankan..pamitan sebentar dengan kang udin sekeluarga.saatnya kita bergerak.kembali bebatuan berpasir hitam kami lalui...perlahan namun pasti kami mulai meninggalkan pasar bubrah..meninggalkan jejak dan kenangan semalam bersamanya... Pandangan mata kembali menatap jauh ke atas puncak garuda..dia masih tampak kokoh siang ini. 
Terima kasih untuk semuanya puncakmu yang megah telah mengijinkan kami untuk menjejakinya.pasar bubrahmu,telah memberikan tempat,untuk kami sandarkan beban dan rasa capek ini..terima kasih merapiku.jika masih ada waktu berkenan,ijinkan kami untuk mengunjungimu lagi. 
Goodbye puncak garuda,goodbye pasar bubrah...



Jalan akhirnya berujung pada tanjakan tinggi,yang semalam sudah kita lewati..siang ini tampak jelas seperti apa tanjakan ini sebenarnya..disamping rute sebelum menanjak terdapat tiang pemancar cukup tinggi,dan tepat dibawahnya,alat pendeteksi gempa,tertanam disana.alat yang berfungsi untuk mendeteksi sekaligus mencatat jumlah dan tingkat kegempaan tektonik dan vulkanik ini.bentuknya tidak begitu besar...setelah mengatur nafas.mengumpulkan energi,tanjakan ini kami libas.terseok-seok dan merangkak..dengan susah payah,akhirnya sampai juga di atasnya..beberapa monument,para teman-teman pendaki yang tewas ada di disini.satu yang lebih mencolok tepat di tengah-tengahnya dengan ukuran yang lebih besar. jadi teringat semalam.saat Istirahat disini sebelum menemukan pasar bubrah.perasaan sedikit mencekam dengan tekanan rasa capek.membuat saya,berhayal ke hal yang tidak-tidak...

Jalur tetap sama,.perjalanan pulang lumayan lancar abadi,sesekali berpapasan dengan para pendaki yang lain,baik yang sudah turun,maupun baru saja mendaki..bertegur sapa,saling memberi semangat..tarik lagi..wajah-wajah pendaki yang akan naik,menunjukkan keletihan kami kemarin.ini sudah payah,tapi belum seberapa,diatas sana,masih ada tanjakan-tanjakan 'keren'yang siap menantimu..jadi bersemangat! Perjalanan turun kami libas tanpa ampun.durasi istirahat hanya berkisar antara 5-10 menit,kemudian lanjut lagi.. Diantara tikungan-tikungan yang berkelok,kami bertemu dengan 3 orang turis yang sempat kami jumpai di puncak tadi..semakin kebawah,segerombolan anak-anak 'gaul' sedang beristirahat..diantara yang sedang beristirahat itu,salah satunya ada turis pria.dan saya mencoba membangun komunikasi dengannya..secara garis besarnya seperti ini' Dia adalah temannya para turis yang sedang beristirahat tadi diatas. Dia adalah mahasiswa UGM.yang baru pertama kali melakukan pendakian.. Dia adalah warga negara myanmar. Dan sayang sekali,saya tidak mengetahui siapa nama DIA.. Dia adalah Dia Dan Dialah Dia..


Di salah satu batu besar yang ada disitu terdapat tulisan ALLAH dalam lafal arab..dari bentuknya terlihat bukan seperti hasil karya manusia,tapi kalo seandainya itu asli buatan alam,maka saya rasa itu sebuah bukti kekuasaan dan rahasia ilahi,karena ukirannya yang sangat rapi dan nyaris sempurna..... 
  
To be continue......

Rabu, 11 April 2012

Saya,kamu,kita dan si merapi.(kamu tau mulut...mulut itu cangkem..) Part 3....

kami Kembali melanjutkan perjalanan.menghadapi tanjakan lagi.masih dengan rutenya yang menantang. 10 menit waktu berselang,kami tiba di sebuah tempat peristirahatan..dengan papan baliho ukuran cukup besaran. NEW SELO.keren.udah kayak tulisan di amerika sono. HOLLIWOOD.

Ajep......
papan ini sebenarnya dari pintu gerbang pendakian sana sudah terlihat.jadi hanya mengobati penasaran akan lokasi new selo ini.tepat dibawahnya berjejer warung-warung.yang menjajakan aneka makanan,serta keperluan logistik pendakian lumayan ramai.didepan warung-warung,halaman luas yang digunakan sebagai area parkir,mampu mengisi 5 sampai 6 mobil.dan sebuah rumah joglo dengan ukuran besar,mengisi posisi pojok arena new selo. Kami tidak berniat mengunjunginya. Bisa kami lakukan pas balik nanti. Dari posisi kami berdiri, tepat didepan area parkir ini,pandangan mata luas mengitari seisi alam raya yang terlukis didepan sana.keadaan kota selo.tampak jelas.gunung merbabu terlihat kokoh,menjulang tinggi dengan megahnya. Sungguh tak dapat di ungkapkan keindahan alam ini..setelah puas dengan semua yang kita nikmati,saatnya melanjutkan perjalanan.

Rute sudah berubah,tidak lagi tanjakan lurus atau jalan yang lebar,jalan aspalan berganti dengan setapak bertanah..melewati ladang para petani,masih menemani kami.obrolan dan canda tawa kami,menyusuri pendakian ini.sahut-sahutan Avlka.. Iya.. Aku ada yang baru ini. Apa? Ha ha ha ha. menjadi pemacu semangat kami.itulah alasan saya menamakan grup ini avika fansclub. Kemon. Jalan setapak kami libas dengan Perlahan.jalan setapak yang sedikit becek,bekas curahan air hujan,membuat langkah harus lebih waspada.memutar sesekali melewati jurang-jurang kecil menjadi santapan yang penuh resiko..kondisi ini tidak menyulutkan semangat kami untuk tetap ngobrol.banyak hal-hal yang tidak penting di utarakan.dan akibat,kurangnya konsetrasi melangkah.pada sebuah trek yang sedikit curam dan lobang kecil mengangah di tengahnya.resta jatuh di situ. Gubrakkk...brakk...brak..waduh what the hell guyz. Suasana sunyi..tanpa suara..tanpa bicara..Pertanyaan-pertanyaan ada ular gak disini sejenis anaconda?atau macan kek.buaya mungkin.yang bisa nya beracun dan bisa menambah kegantengan ada gak?semuanya berganti dengan rintihan rintihan si resta.dan hembusan angin merapi.semua mata tertuju padanya. Are u okay.ono sing loroh.bagian ndek endi.ada darahnya gak?sobek-sobek,atau lecet parah.p3k,ambulance,IGD. Tim SAR.pak polisi.dukun beranak atau totok akupuntur,pake paku kalo gak mempan linggis juga boleh.saya panik,lainnya santai.si resta mencium tanah..wkwkwkwkwk.(lebay polpolan)..resta bergegas bangun.dan bertindak seolah tidak terjadi apa-apa.saya tahu itu pasti sakit banget,tapi si korban mengatakan tidak masalah,walau tampak lecet-lecet di sekitar sikunya.
ya sudah kita lanjutkan perjalanan lagi.tapi ingat lebih waspada dan awas. 2 jam perjalanan rute semakin berat,setapak bertambah kecil dan terbagi dalam beberapa ruas jalan yang ujungnya berakhir pada rute yang sama.tergantung dari kita mau mengikuti jalur yang mana.sampai di pos satu,yang ada hanya sebuah tugu,tidak ada bangunan permanen disitu.kita hanya beristirahat sejenak.melepaskan dahaga.dan memulihkan stamina.dari sini tamPak luar biasa pemandangan alamnya.rimbunan pepohonan berjjr dimana-mana,memenuhi hamparan luas dibawah sana,dikiri kanan pun tidak kalah rimbunnya. Green everywhere.dan jauh didepan sana berdiri dengan kokoh dan angkuhnya tetangga si merapi.sang merbabu.

Saat istirahat usai.yuk kita kemon lagi.waktu sudah beranjak magrib kita harus cepat sampai ke pasar bubrah.lokasi ngecamp nanti.di tengah jalan kami sempat di salipi beberapa pendaki yang lain,ritual bertegur sapa menjadi kewajiban bagi setiap pendaki.beberapa dari mereka memutuskan untuk bergabung dengan kami. Rute sebelum memasuki pos dua.hari mulai menjelang malam.tapi tunggu dulu.ada sebuah pesona indah yang sayang untuk dilewati. Yeaahhh its sunset time...

Jauh di ufuk barat sana.sang mentari kembali ke peraduannya.cahaya merah tampak jelas melingkupi langit di sekitarnya.. Waowww.ini yang namanya menyatu dengan alam. Hari sudah berangsur malam,,masing-masing mulai mengaktifkan senternya..tetap melangkah dan mendaki,,tapi kini lebih berhati-hati,,tanjakan semakin curam dan berbahaya..jika kondisi tubuh mulai kelelahan kami putuskan untuk istirahat,,,di gunung merbabu,,juga ada yang sedang melakukan ekspedisi ke sana,tampak,lampu-lampu senter menyala kecil dipunggungan gunung itu,sambil terus bergerak..kami coba memberikan isyarat dengan mengarahkan sinar senter kesana,

Di pos dua.badan yang mulai kelelahan dan capek.kami memutuskan untuk ngecamp disini.tapi percuma,tidak ada lagi tempat strategis untuk mendirikan tenda.berulangkali kami ubengi,tapi tetap saja nihil.sampe-sampe mas-mas yang tadi gabung dengan kami,terperosok jatuh kedalam jurang,yang untung saja tidak begitu dalam.ya sudah kalo gitu,tidak ada pilihan lain,alternative yang terakhir diambil.pasar bubrah.setelah diberi informasi dari teman pendaki yang ngecamp disitu.kami beranjak lagi.waktu hampir jam 8 malam.

Rute menuju pasar bubrah.ternyata lebih berat dari yang saya bayangkan tanah berpasir dengan batu-batu kecil-besar menghiasi tanjakan ini,,,tubuh yang mulai kelelahan,ditambah berat carrier yang semakin membebani,memaksa kami untuk sering-sering beristirahat..10 menit berlalu akhirnya sampai juga dipuncaknya,,suasana gelap dan asing membuat kami tidak banyak melakukan aksi.. Tanya sana-sini ada yang tahu gak pasar bubrah letaknya dimana???? Gak ada jawaban,semua menerka-nerka dan meraba-raba,ini sudah semakin malam,,dengan bentuk tanah datar yang minim,tidak mungkin lokasi ini dijadikan tempat ngecamp,sangat berbahaya dan rawan di terjal badai.. aris berinsiatif mensurvei letak pasar bubrah,,berjalan kearah kiri,,jauh disana dia teriak sebagai kode kepada para pendaki lain yang mungkin sudah berada di pasar bubrah..dan ternyata dengan cara itu berhasil,,terdengar sahutan balasan,dari bawah,ada kehidupan disana,,kita tidak tersesat,,kita diselamatkan,,kita beruntung,,semangat bangkit lagi,,yuk kita kemon…


rute menuju pasar bubrah,,juga cukup menantang,,turunan terjal,masih sama dengan pasir,kerikil dan batu-batunya,,,be carefull,,be awas-awas…he he heh bj,ridwan dan resta memutuskan untuk,menjajalnya duluan,,dengan senter yang dibawa,kami tetap memantau keberadaan mereka..setelah sampai dibawah,teriakkan aman…kami yang masih diatas beranjak turun,,injakan-injakan yang labil mengantarkan kami sampai ketujuan….. gelap-gulita tidak ada yang bisa diprediksi disini malam ini,,sekarang yang utama adalah mencari lokasi yang tepat untuk ngecamp

.beberapa tenda pendaki sudah berdiri aman,kami yang tiba sudah kemalaman sedikit disusahkan untuk mendirikan tenda dengan lokasi yang penuh dengan batu-batu vulkanik,,ingin bergerak lagi ketempat lain yang mungkin lebih layak,tapi situasi dan lingkungan tidak memungkinkan, kami tidak mau mengambil resiko..akhirnya kami memutuskan untuk mendirikan tenda di tempat yang apa adanya,dengan tingkat kenyamanan yang apa adanya pula…ridwan,bj,dan luqman setenda,saya,aris dan resta di tenda yang lain…. Setelah selesai.jam menunjukkan pukul setengah sembilan malam…tidak ada lagi pikiran untuk masak besar,,, kami menikmati apa saja yang ada..meskipun cuaca udara menurut saya tidak begitu dingin,tapi karena kondisi tubuh yang sudah tidak memungkinkan,,roti yang masih tersedia itulah dinner saya malam ini,,

Resta dan aris masih memanaskan air untuk ngopi,,luqman,bj,dan ridwan melakukan hal yang sama sambil ngobrol..,,sayup-sayup dari tenda ;tetangga’ terdengar,,obrolan disertai canda tawanya,tapi tak terlihat wujud mereka..baiklah acara perkenalan dengan tetangga baru akan saya lakukan pada besok hari,,saatnya selimuti diri dengan sleeping bed..dan im gone………
good nite everyone,,disambung besok pagi ya….
to be continue...............

Sabtu, 07 April 2012

Pendudukan gedung DPR/MPR oleh mahasiswa Tahun 1998


Dalam keadaan yang mulai terkendali setelah mencekam selama beberapa hari sejak tertembaknya mahasiswa Trisakti dan terjadinya kerusuhan besar di Indonesia, tanggal 18 Mei 1998 hari Senin siang, ribuan mahasiswa berkumpul di depan gedung DPR/MPR dan dihadang oleh tentara yang bersenjata lengkap, bukan lagi aparat kepolisian. Tuntutan mereka yang utama adalah pengusutan penembakan mahasiswa Trisakti,penolakan terhadap penunjukan Soeharto sebagai Presiden kembali, pembubaran DPR/MPR 1998, pembentukan pemerintahan baru, dan pemulihan ekonomi secepatnya. Kedatangan ribuan mahasiwa ke gedung DPR/MPR saat itu begitu menegangkan dan nyaris terjadi insiden.       
Suatu saat tentara yang berada di depan gedung atas tangga sempat mengokang senjata mereka, sehingga membuat panik para wartawan yang segera menyingkir dari arena demonstrasi. Mahasiswa ternyata tidak panik dan tidak terpancing untuk melarikan diri sehingga tentara tidak dapat memukul mundur mahasiswa dari gedung DPR/MPR. 
Akhirnya mahasiswa melakukan pembicaraan dengan pihak keamanan selanjutnya membubarkan diri pada sore hari dan pulang dengan menumpang bus umum. 
Keesokan harinya mahasiswa yang mendatangi gedung DPR/MPR semakin banyak dan lebih dari itu mereka berhasil menginap dan menduduki gedung itu selama beberapa hari. 
Keberhasilan menduduki gedung DPR/MPR mengundang semakin banyaknya mahasiswa dari luar Jakarta untuk datang dan turut menginap di gedung tersebut. Mereka mau menunjukkan kalau reformasi itu bukan hanya milik Jakarta tapi milik semua orang Indonesia. Soeharto akhirnya menyerah pada tuntutan rakyat yang menghendaki dia tidak menjadi Presiden lagi, namun tampaknya tak semudah itu reformasi dimenangkan oleh rakyat Indonesia karena ia meninggalkan kursi kepresidenan dengan menyerahkan secara sepihak tampuk kedaulatan rakyat begitu saja kepada Habibie. 
Ini mengundang perdebatan hukum dan penolakan dari masyarakat. Bahkan dengan tegas sebagian besar mahasiswa menyatakan bahwa Habibie bukan Presiden Indonesia. Mereka tetap bertahan di gedung DPR/MPR sampai akhirnya diserbu oleh tentara dan semua mahasiswa digusur dan diungsikan ke kampus-kampus terdekat. Paling banyak yang menampung mahasiswa pada saat evakuasi tersebut adalah kampus Atma Jaya Jakarta yang terletak di Semanggi. 
Sumber: Semanggi Peduli.com

Rabu, 04 April 2012

Saya,kamu,kita dan si merapi.(kamu tau mulut...mulut itu cangkem..) Part 2....


setelah sarapan pagi ini kami memikirkan tentang perjalanan selanjutnya,karena kita mengikuti rute sebelah utara dari gunung merapi, otomatis..arah berikutnya adalah boyolali..bergegas kami selesaikan masalah administrasi..cara pembayaran selama perjalanan ke merapi,juga dilakukan system yang sebelumnya pernah saya dan aris lakukan bersama arek-arek metal,yaitu totalan mburi,,kami merapatkan barisan menuju ke pusat terminal,,karena belum memahami betul kondisi dan jadwal serta bentuk kendaraan kearah boyolali,kami sempatkan bertanya ke beberapa orang bapak-bapak yang ada disitu,,dari tampangnya mereka seperti calo..(maaf kalo saya salah)…tapi semakin banyak kami bertanya,semakin kami dibingungkan dengan informasi yang diberikan,menurut pandangan saya,banyak alternative pilihan kearah boyolali,,tapi tidak ada yang pasti dari omongan mereka... Hal yang sama juga kami temukan saat bertanya kepada pegawai DLLAJR (dinas lalu lintas angkutan jalan raya)sama saja tidak memberikan jawaban yang memuaskan….sama-sama memuat bingung..sepertinya mereka harus diajarkan apa itu cangkem..
he heh he he...
 saya yang tidak begitu memahami apa yang diperbincangkan hanya bisa ngangguk-ngangguk dan mengikuti cara mainnya,,walaupun kita harus dibingungkan dengan pembayaran loket masuk ke terminal,,padahal tidak perlu,, karena setelah itu karcis loket tersebut tidak dipakai,,karena akhirnya kita keluar juga…
lagi-lagi kita di permainkkan….
Lanjut.. Bis arah boyolali,,bentuknya tidak begitu besar,,sederhana,standard bis dengan rute tidak begitu jauh.setelah semua mengisi bis yang ada,,kami menikmati perjalanan ,pandangan kota-kota di provinsi jawa tengah ini menjadi sebuah gambaran aktifitas, hari-hari biasanya,, beberapa penumpang diantaranya anak sekolah bergelantungan di pintu bis sambil sesekali bercanda dengan teman-teman nya yang lain,dengan gayanya masing-masing..kami berenam sibuk dengan mata yang terus menikmati indahnya pesona kota pagi hari..kurang lebih 2jam perjalanan kami telah sampai pada perempatan rsud boyolali,,dari sinilah perempatan yang biasa digunakan oleh para pendaki gunung merapi dan merbabu..dari sini kami akan menumpang bis yang selanjutnya akan mengantarkan kami ke selo,,

Bis yang kami tuju sebenarnya sudah ada,,tapi kebiasaannnya sang sopir akan berangkat kalau penumpang sudah terisi penuh,,dan dari informasi yang saya dapatkan bahwa jadwal bis ini hanya ada sampai pukul 5 sore,,jadi sambil mengisi waktu yang ada kami coba,mengontrol lagi barang dan membeli beberapa keperluan logistic yang sudah mulai menipis,,ada lagi kejadian lucu disini,,,luqman kehilangan handphonenya..dicari-cari..ditanyakan ke kami berlima jawabannya nihil,,coba di ingat-ingat lagi terakhir kali disimpan,,tetap saja tidak ditemukan..resta yang dikira menyimpan handphonenya,juga tidak tahu…wah dimana handphonenya,,,,siapa pelakunya..barang bukti tidak ada,,mau menuduh siapa..luqman panic,saya ikutan panic…coba di cek ke tempat kita turun bis tadi,,barangkali saja dia jatuh disana,,luqman berlari secepatnya ke TKP..
dan ternyata eng….ing..eng..handphonenya disana tergelatak tidak berdaya dengan posisi terlepas komponen-komponennya….wah alhamdulilah ya sesuatu banget…15 menit ditinggalkan disana,,tapi tidak ada yang mengambilnya…walaupun handphonenya tidak jelek,,tapi juga tidak bagus-bagus amat..he heh he he(sory man)

Perjalanan kemudian dilanjutkan,,sebelum sampai ke selo,kami akan melewati sebuah daerah yang bernama cepogo,,kota kecamatan yang ada disitu yang terdapat pasar..nah dari pasar ini kami di over lagi ke bis yang lain,,untuk selanjutnya diantar ke selo,,dan yang pasti tidak lagi di kenai tagihan tambahan,,harga tetap 7000 rupiah,,harga yang sudah kita bayarkan sebelumnya ke bis pertama.. Dari cepogo perjalanan ke selo akan menempuh waktu kurang lebih 30 menitan sepanjang perjalanan yang semakin menanjak ,berkelok,,sesekali seperti mengitari bukit-bukit ini,kami disuguhi landscape merapi dan merbabu yang menjulang tinggi di kejauhan sana,,keren banget…
Akhinya sampai juga kami diselo ,,,dari sinilah pendakian akan dilanjutkan… .huuffffffffffft..lihat diatas sana.jalan menanjak lurus tanpa bebas hambatan,,sudah siap menunggu kita…Tanjakan ini adalah awal langkah perjuangan kita. Lurus.panjang tak tampak ujungnya.tanpa belokan dan terus semakin menanjak dan meninggi. Dari sinilah petualangan kita sesungguhnya dimulai.dari sini pengorbanan,tekad dan kesabaran kita di uji. Semua yang sudah kita lewati,dan kita alami,hanyalah pelengkap sempurnanya petualangan kita. Tanjakan ini memang terlihat berat untuk dilalui.tapi ini belum seberapa,,,
diatas sana,masih banyak tanjakan dan rute terjal menanti kita dengan segala pesonanya, sebagai generasi bangsa,sebagai orang-orang yang mengaku pecinta alam.ini tidak masalah. bukankah inilah yang kita cari.?


Jadi mari kita bulatkan tekad,tajamkan niat.dan mengharapkan ridho dari yang maha kuasa. karena butuh perjuangan lebih untuk menaklukkan dan menggapai puncak sang merapi... sebelum berangkat,berpose sebentar,mengabadikan keberadaan kami. Tanjakan pertama dijejali.perlahan namun pasti kami memantapkan langkah.10 menit,15 menit,istirahat sebentar,dan lanjut lagi.berenam kami mulai terbagi dalam kelompok-kelompok.kecil..keadaan fisik dan stamina,tidak mungkin kami paksakan untuk selalu menjaga ritme gerakan yang sama…rumah-rumah penduduk yang menunjukkan keciri khasannya,menjadi tontonan kami selama perjalanan.sesekali bersua dengan warga.tersenyum manis sambil mengucapkan salam,adalah bagian indah dari sebuah sikap keramahtamahan orang-orang negeri ini.bocah-bocah dengan seragamnya tampak ceria dengan senyum polos menyapa kami.sebuah suntikan spirit untuk tetap mengayunkan kaki ini.

Kurang lebih setengah jam perjalanan,akhirnya,sampai juga kami di pos perijinan.sebuah rumah berbentuk huruf L.tidak cukup besar,.dengan bangunan panjangnya dijadikan rumah tinggal,serta tempat beristirahatnya para pendaki,sedangkan siku yang mempertegas bentuk L nya digunakan sebagai,tempat berjualan souvenir,sekaligus tempat pendaftaran bagi para pendaki.. setelah menunggu aris dan Bj tiba..kami coba masuk ke dalam rumah tersebut.keadaan rumah lapang,disebelah kanan,terdapat tempat lesehan yang lumayan besar,disana terdapat beberapa pendaki yang baru saja turun sedang beristirahat.,disebelah kiri dibiarkan kosong tidak ada sekat,tujuannya,agar pendaki yang datang dengan kendaraan bermotor,bisa dititipkan disitu,dan terbukti sedikitnya ada 3 atau 4 sepeda motor bertengger disitu.


Kami memutuskan untuk istirahat disini,,,masak untuk makan siang kami,,sekalian menunggu bang udin dari magelang yang merupakan penggagas acara pendakian ini…di sela-sela aktifitas kami,,acara perkenalan dengan para pendaki yang lain menjadi sebuah kegiatan yang menarik,,berbagi pengalaman serta Tanya jawab menambah pengetahuan kami,terutama pengalaman saat mereka menaklukan si merapi tadi,,bagaimana rutenya,,seterjal apakah tantangannya,serta tempat alternatif untuk mendirikan camp diatas nanti,,,ada yang berhasil mencapai puncak,tapi, ada juga yang memutuskan untuk langsung balik sebelum menyelesaikan misinya..dengan berbagai alasan,cuaca tidak memungkinkan,logisitik yang semakin menipis,,serta kondisi yang tidak fit….baiklah paling tidak kami sudah memiliki gambaran tentang rute nanti,,artinya kami bisa mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi..dari hasil ngobrol-ngobrol santai tadi sebelum para pendaki pamit pulang,kami dihadiahi minuman mineral dalam ukuran 5 literan bukan hanya satu tapi tiga..terima kasih para mas ebrow buat minuman mineralnya serta roti dan makanan ringan yang udah mau berbagi dengan kami para pecinta avika…he he heh heh


Ada yang pergi dan ada pula yang datang,,,beberapa pendaki baru bermunculan dengan sepeda motor,,langsung memarkir sepeda motornya.istirahat sebentar,,kemudian langsung berangkat mendaki..kebanyakan dari mereka berasal dari daerah-daerah seputaran jawa tengah,,solo,dan jogja..mendominasi pendakian merapi kali ini….dan kami masih eksis disini di pondok perijinan… 
Masakan mulai di racik,,nasi putih mie instant,,dan ikan kaleng menjadi menu siang ini..kebetulan si pemilik rumah pendakian, sedang melakukan panen wortel dan sawi yang kelihatan segar-segar banget,,kami memutuskan untuk mengkolaborasikan dengan mie,,sekresek kecil wortel dihargai 2000 perak,,lumayan banyak..sisanya bisa dijadikan salad… Setelah makan,, waktu menunjukkan jam 2 siang,,sudah nggak tahu mau ngapain,,nyaris mati gaya…ide tercetus, kita lakukan totalan mburi sekarang saja,, karena setelah kita turun nanti,,kita memiliki rencana yang berbeda-beda.. Yuk konferensi di buka tok-….tok…..tok…… Semua nota pembayaran di keluarkan, yang tidak bernota kami coba mengingat-ngingatnya lagi..sedikit terjadi perbedaan pendapat,,serta perselisihan dana,,,ditarik lagi diulur lagi,,saya dan aris yang sudah berpengalaman dalam urusan totalan mburi,,lupa dengan aturan maennya si totalan mburi…tapi tidak butuh waktu lama urusan totalan mburi mendapatkan solusi yang terbaik..meskipun si ridwan harus membongkar celengan recehannya dan luqman harus ‘ribut’dengan resta,karena adanya indikasi luqman menggelapkan uang resta 5000 perak..
sampai harus memata-matainya ke kamar mandi.ha…ha.ha..ha
 Waktu berlalu dengan percuma,,yang dinanti belum juga nampak kehadirannnya..dimana-..dimana..dimana..kang udin…sekarang… dimana(alamat palsu ayu ting-ting.he he heh heh)…


Aris memutuskan untuk menghubungi lagi kang udin,,dan dari informasi terakhir yang didapat,ternyata dia baru bisa datang,setengah tujuh malam setelah magrib…masih menunggu temannya yang lain….waduuuuhhhhhhhhh masih lama nyakkk..sekarang baru jam 3 sore berarti,waktu tunggu masih 3 jam setengah,,trus waktu yang ada ini kita ngapain???/////
gak enak sama si tuan rumah,udah lama kita disini,ntar kami dikira mau macem-macem lagi,,normalnya orang istirahat paling lama setengah jam,,eeeehhh kita malah hamper seharian penuh,,gapapa kalo di curigai saja,,tapi kalo kita dilaporkan kepada pihak berwajib....bisa tambah ribet masalahnya,,baru aja selesai masalah dengan angkatan yang lain,, masak harus kembali berurusan lagi….ane nyerah dehhhhh.he.he heh hehh heh

Setelah melewati perundingan yang rumit,,kami memutuskan untuk ngetracckk sekarang saja,mumpung cuaca mulai kondusif dan masih sore,,kami masih bisa menikmati pemandangan sore ini dari atas sana,,dan sebelum di usir… Tarik…………
To be continue...

Saya,kamu,kita dan si merapi........(kamu tau mulut...mulut itu cangkem..) Part 1....


Kembali lagi dengan cerita petualangan saya.berjumpa dengan alam,bertemu dengan semesta,terjerumus dalam keindahannya,dan terpesona dengan hamparan keagungan sang maha kuasa..yang takkan pernah bisa diingkari,dengan setiap ketenangan,kesyaduhan,dan kenyamanan yang dihidangkan… Akhirnya saya kembali menguntai kata.merangkai kalimat. Mengingat kembali memori yang tidak lagi utuh dalam benak saya.. Jujur sebenarnya dari awal tidak terpikirkan untuk menvisualisasikan petualangan ini,,otak saya tidak cukup luas untuk mencapai ide ini saat itu,,,waktu yang ada saya manfaatkan untuk memposisikan diri seperti orang yang ‘sibuk’..dan niat saya tidak cukup kuat untuk bernostalgia.. Karena cukup banyak yang akan saya ungkapkan,,termasuk hal-hal yang mencekam,lucu,,garing dan yang seru,,maka cerita kali ini akan saya bagikan dalam beberapa part,,paling tidak diselingi foto saya,kamu kita dan si merapi…. 
                                                                                   

Eng ing eng... demikian prosa basa-basi saya di awal penulisan. belajar untuk sedikit berpujangga.tidak buruk.tapi tidak juga baik...tapi paling nggak saya berusaha.. Cerita saya kali ini tentang perjalanan pendakian ke gunung merapi..selama menekuni karir dan hoby saya sebagai pecinta alam dan orang yang hoby naik gunung(bahasa indonesia yang dipaksakan) ini adalah pendakian kedua saya….sebelumnya adalah gunung lawu (lihat kisahnya di blog saya.’kita,tahun baru kita,gunung lawu kita’). Gunung yang terletak di jawa tengah ini,merupakan salah satu gunung teraktif di pulau jawa..bahkan teraktif juga dari ratusan gunung-gunung yang ada di indonesia.dengan ketinggiannya yang mencapai 2.968mdpl. Kalau kita flashback lagi pasti masih ingat dengan peristiwa alam,meletusnya gunung merapi,hingga menewaskan sekitar 165 orang.dan yang lain dinyatakan hilang.salah satu korban adalah mbah marijan yang merupakan juru kunci gunung merapi. dan kalau kurang tahu siapa mbak marijan,saya sarankan untuk sering-sering plototin tivi,karena salah satu iklan minuman berenergi.menggunakan mbah marijan sebagai aktor utamanya dengan bunyi tagline. ROSO...(sambil mengangkat salah satu tangan yang di kepal.).. Baik….. balik ke cerita,eksepedisi gunung merapi akan di ikuti oleh 6 orang.saya.Aris Daeng W,Muhammad Luqman Rahardjo,Ridwan Tokwezz,Resta satria Nurahman,Bj-Rock..demikian nama-nama dari para personil yang saya copas dari alamat facebook mereka.perlu diketahui sebagiannya adalah bukan nama sebenarnya... Ridwan,resta dan bj adalah temannya lukman, lukman adalah temannya aris,dan aris adalah temannya saya.berarti terdapat sinkronisasi diantara kami….


dan lukman sudah saya kenal,beberapa hari sebelum keberangkatan kami..tidak masalah untuk urusan kenal-mengenal,alam akan menyatukan kami.
Sesuai rencana,perjalanan dari surabaya akan dilakukan pada jumat tanggal 10 februari.malam hari tepatnya..jadi,selesai magrib,sekitar jam 7an malam.saya mulai merapat ke rumah aris,istirahat di sana,ngombrol-ngombrol,packing-packing lagi.jam setengah sepuluh malam,saya dan aris meninggalkan rumahnya.bergegas ke rumah luqman,yang dijadikan basecamp dadakan malam ini. Di rumah lukman,belum tampak batang hidungnya si pemilik rumah..di ruang tamu. Yang terlihat hanya sesosok pria tanggung……tanggung dalam segala hal... ha ha ha..saya pikir dia adalah mahasiswa ayahnya luqman,ternyata salah satu personil ekspedisi merapi nanti.dia adalah saudara resta..
Oke……….. lanjut..5 menit berselang.,,,terdengar deruh sepeda motor memasuki pekarangan rumah luqman,,saya dan aris yang sedang santai diteras rumahnya dikageti dengan kedatangannya bersama dua orang lain berbonceng sepeda motor,,,yah mereka adalah ridwan dan BJ…saling menyapa dan berkenal apa adanya,kami diajak masuk ke rumah lukman…waktu menunjukkan pukul sepuluh malam..kesepakatannya yang dibuat kami akan berangkat sekitar jam sebelas malam nanti… Oke..satu jam yang tersisa, kita habiskan dengan ngobrol-ngobrol ringan sambil diselingi guyonan,,perlahan mencairkan suasana keakraban…dari cerita yang mengalir…bj adalah teman sesama pendaki luqman yang berasal dari lumajang,, resta,teman kampusnya luqman dan kebetulan baru pertama kali melakukan pendakian,sedangkan si ridwan teman rumahnya luqman

Okelah setelah bercerita membuang waktu kesan kemari,waktu sudah menunjukkan jam sebelas malam,saatnya merapatkan barisan dan kita lets go Saya,aris,dan bj bercarrier sedangkan luqman,resta,dan ridwan berdaypack.okelah kita akan berusaha saling melengkapi dan menutupi kelebihan dan kekurangan yang ada. Satu persatu beranjak meninggalkan rumah luqman…aris dan luqman,bertugas sebagai tim evakuasi.dengan tujuan terminal bis bungurasih.. Setelah semua berkumpul,kami merapatkan barisan,menyusuri lorong terminal bis ini.keramaian masih tampak disana sini malam yang semakin larut,sepertinya,tidak di hiraukan.semua yang ada diterminal,sibuk dengan urusan masing-masing.. aktivitas khas terminal..keadaan ini mengingatkan saya,tentang pendakian gunung lawu akhir desember kemarin..tapi waktu itu perjalanan dilakukan pada siang hari dan saya datang dengan tim arek-arek metal yang sedang merancang album boyband terbaru kami.sedangkan untuk yang kedua kalinya,saya datang dengan teman-teman yang baru.teman-teman pecinta alam yang tergabung dalam grup avika fans club...he he he.
Yuk tarik. 


Rute perjalanan pertama yang akan kami tempuh adalah solo. Itu Berarti bahwa.kami harus merapat menuju deretan bis dengan rute luar kota.. Riuk pikuk suasana di seputaran area bis ,sedikit membuat kami kerepotan,berhadapan dengan para penjual jasa yang menawarkan bis...satu hal yang membuat saya paling tidak suka.. Akhirnya setelah melalui perjuangan yang melelahkan menguras energi dan keringat.kami mendapatkan bis yang masih kosong.banyak kursi kosong yang tersedia,tapi kami memilih untuk menempati deretan paling belakang dengan alasan agar carrier kami dapat diletakkan diatas kursi penumpang sambil terus menjaganya. Selesai sudah.posisi yang aman dan nyaman.saatnya duduk beristirahat dan menunggu.bis berangkat... Disinilah sebuah peristiwa yang tidak mengenakkan dan sedikit menggelitik terjadi. Kursi penumpang tepat di samping pintu belakang sebelah kiri,yang juga didepan kami.diisi oleh seorang penumpang,yang tidak begitu tampak,wujud keseluruhan tubuhnya,dan kebetulan beliau.(panggilan beliau untuk menghargai sang angkatan) menggunakan topi yang bertulis jejak petualang trans 7...

Nah Bj yang melihat tulisan itu,entah secara reflect atau secara sadar,berkata dengan lantang'
enak rek,ono reporter teko jejak petualang,kate ngerecam awak dewe iki.
dan kami yang lain juga ikut merespon perkataannya si Bj.tapi tak di nyana,ternyata beliau mendengarkan perkataan itu..sontak berbalik dan beraksi' 
Ngomong opo kamu ha' kalau ngomong liat orangnya,dari mana kamu,orang mana kamu,
tanpa memberikan kesempatan Bj untuk menjawab.beliau terus menghujaninya dengan perkataan-perkataan bersifat nasionalis. Kamu mau kemana? 
Mau ke solo pak.jawab Bj sambil sesekali meminta maaf. 
Keadaan semakin menegang.beliau selangkah maju mendekat. Kami yang tidak tahu harus berbuat apa.hanya bisa diam dan menyaksikan seorang angkatan mengajarkan bagaimana bersopan santun dan menghargai orang lain. Lanjut.. 
Kamu pecinta alam? 
Iya pak. 
Sudah kelihatan dari tampangmu,sambar sang beliau. Bagaimana nasib negara kalau generasi muda bangsa berlaku seperti kamu..(masih dengan nada tingginya)..
Tampak dari balik jaket yang beliau pakai,ternyata dia adalah seorang angkatan,angkatan laut tepatnya. 
Laen kali kalo omong orang, liat wajahnya jangan ngomong dibelakang. Kamu tau mulut(kita diajarkan tentang alat pencernaan makanan)
mulut itu cangkem hhh…Jaga tuh cangkem................. 


Perkataan terakhirnya tentang cangkem mengakhiri drama penuh emosional tadi. Detik berlalu menyongsong menit.waktu berlalu dalam diam. Kecerian yang tercipta berganti dengan seribu tanya dalam benak masing-masing..
rasa bersalah,marah,dan ketidak enakkan berlomba mengisi relung hati dan perasaan. Awalnya saya merasa perjalanan ini akan mengasyikan.karena dilakukan pada malam hari,disamping kita terhindar,dari panas dan kondisi siang hari yang semraut.paling tidak 5 sampai 6 jam dapat menikmati sensasi tidur didalam bis,selama perjalanan,.yang merupakan pertama kalinya saya rasakan. Huuuffftt.. 
tidak ada yang perlu di sesali dan disalahkan.semua memiliki kontribusi yang sama atas peristiwa ini..disini kita berenam semisi dan sevisi.apapun yang terjadi kita hadapi bersama.lagian hal-hal seperti ini tidak akan berlangsung lama,,peristiwa yang berlangsung tadi sebentar lagi akan menjadi trending topic buat seru-seruan petualangan nanti…yukk mari………. 
Perasaan badmood moga-moga saja kembali ke kondisi awal........
selama setengah jam bis ngetimmm(menunggu penumpang maksudnya)perlahan mulai meninggalkan bungurasih,pusat terminal bis surabaya-sidoarjo.....Masih didalam diam....saya coba menyesuaikan diri dengan keadaan ini,
disebelah kanan,dipojok dekat jendela aris sedang asyik dengan earphone sambil mendengarkan musik,,dikiri saya Bj berusaha memejamkan mata,mencoba untuk tidur,,sedangkan luqman,resta,dan ridwan duduk dideretan kursi didepan kami... Sebenarnya dari perjalanan tadi, ada yang salah dengan tubuh saya,,,perasaan mual,eneg,,seakan merasuki perut,tidak itu, saja keringat dingin membasahi tubuh saya..
ooh gosh saya terkena mabuk perjalanan....
penolakan dalam tubuh saya saat bis melaju kencang dan sesekali rem mendadak mempermainkan isi perut dan kepala saya,,,buiiihhhhhhh..
keringat yang meleleh membasahi badan dan baju tidak dapat dielakkan,,saya membutuhkan bantuan medis secepatnya,,kalau tidak keadaannya semakin berbahaya....pusing saya semakin bertambah jika,mengingat lagi bahwa petualangan ini,baru saja di mulai,,,bagaimana bisa semuanya seperti ini kalau belum apa-apa saya sudah tidak berdaya... 
dan ternyata aris yang disamping,menangkap sinyal kegelisahan saya...


dia segera menyodorkan minyak kayu putih,,,tanpa ampun,,badan perut,kepala,dan hidung saya,saya banjiri dengan kayu putih,,, perlahan namun pasti keadaan tubuh saya berangsur membaik,,tidak seratus persen ,tapi paling tidak membantu saya meredakan kondisi tubuh... 
bus melaju membelah gelapnya malam,, Yang terlihat dari dalam bis hanyalah kerlap-kerlip lampu yang berasal dari rumah warga.cahaya lampu yang bersinar sepanjang jalan tanpa berujung.menandakan begitu padatnya populasi manusia yang menghuni kota ini.semakin banyak dan semakin menjalar,tidak ada lagi batasan yang mengikat manusia yang satu dengan yang lain.berbaur menjadi satu,hidup dalam keramahtamahan dan sifat kekeluargaan yang kental,menunjukkan sifat asli orang indonesia.itu yang selalu saya bangga dari negeri ini. 
I love indonesia.
Kecepatan bis diatas rata-rata sesekali ngerem mendadak, sesekali berguncang karena menghantam jalan yang berlombang,,tubuh mengikuti irama kendaraan..akibat berguncangnya badan bis,,carrier-carrier, yang letaknya diatas kepala kami ikut berpindah kedudukannya bahkan jatuh,hingga menimpah penumpang yang tepat dibawahnya,,,dan ternyata carriernya si Bj…
oh my gosh,,lagi-lagi peristiwanya menjadikan si Bj sebagai aktor utamanya,,,dengan sigap Bj bergegas merapikan kembali posisi tas sambil meminta maaf kepada si korban,,,walau si korban hanya diam tanpa reaksi,tapi bisa dilihat dari wajahnya menunjukkan ekspresi yang tidak menyenangkan..yah sudahlah paling tidak sudah ada permintaan maaf,,masalah diterima atau tidak,,biar menjadi urusan si korban dengan yang maha kuasa..kejadian yang terjadi juga bisa di katakan di luar kehendak kita bersama… 
  
Terminal bis tirtonadi solo, 
sebelas februari 2012 

Detik berganti menit menuju ke jam,setelah melewati perjalanan selama kurang lebih enam jam,tanpa terasa akhirnya sampai juga di kota tujuan solo,,
jam menunjukkan pukul lima pagi,,,suasana terminal masih terasa lengah,,belum begitu ramai aktifitas disini,,toko-toko,serta warung-warung makan sebagian ada yang sudah buka tapi,masih banyak juga yang belum,,mungkin yang sudah buka, beroperasi 24 jam...

setelah semua barang-barang lengkap.saatnya mencari bis ke rute selanjutnya,,tapi sebelumnya kami harus sarapan dulu…sambil menunggu,teman yang lain sholat,,saya coba mengawasi keadaan seputaran terminal tirtonadi ini,,,perlahan-lahan mulai di penuhi dengan panumpang serta aktifitas yang mulai sibuk seperti biasanya..disana-sini anak-anak sekolah bergerombol mencari tumpangan kearah tujuan sekolahnya sambil sesekali tertawa dan ngobrol ala remaja..aktifitas penumpang yang lain juga tidak kalah serunya,,,bis-bis dalam dan luar kota,,bergantian masuk dan keluar area terminal,,dengan bentuk dan model yang bervariasi,serta nama produk yang variable.. setelah aktivitas sholat dan membersihkan tubuh selesai,,kami merapat ke salah satu warung yang sudah dibuka..lima mangkuk soto,,satu nasi sayur,,dan enam teh hangat sebagai penyuplai energi kami pagi ini…cerita tentang perjalanan semalam menjadi topic pembahasan kami, pagi ini…semua sibuk dengan pendapatnya tentang si beliau yang mengajarkan tentang etika dan kesopanan, Bj berulang kali menyesali dan memarahi serta ngamuk-ngamuk dengan peritiwa itu…. 
Bahasa kamu tau mulut,,mulut itu cangkem, jaga tuh cangkem,,menjadi luar biasa polulernya saat itu 
 ha hah hah ha hah hah hah.... 
Okelah kita sudah menemukan kata kuncinya..petualangan ini akan dipenuhi dengan si cangkem…             
lanjut.. ...

To be continue........