Senin, 16 April 2012

Penanggungan... asal mula salam juanda dan salam jatim expo...... Yuk...Tarik...


Setelah dua musim tak berseteru, akhirnya derby Jawa Timur nan gengsi tersaji juga. Dua rival berat, Persebaya Surabaya dan Arema FC bakal bentrok dalam lanjutan Indonesian Primer League (IPL) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (4/3) besok sore. 
Sejarah panjang perseteruan Persebaya dan Arema memang sudah mengakar dan selalu membuat suhu pertandingan memanas. Apalagi, kedua suporter dari dua klub besar asal Jawa Timur ini ibarat dua kutub yang tak mungkin lagi bisa dipersatukan. Namun pada akhirnya persebaya berhasil mengalahkan arema dengan skor akhir 2-1.para bonek mania,pendukung sejati persebaya,patut berbangga dengan tim kesayangannya.saat menjamu arema dalam pertandingan yang sarat akan gengsi ini...
hal serupa seharus juga dirasakan kedua sobat saya yang mengaku sebagai bonek mania.
Fery puji nova dan Aris Daeng W...meskipun tidak menyaksikan secara langsung,apalagi sampe ke gelora bung tomo hanyalah mimpi.. Tapi mereka wajib turut dalam euforia ini... Ha ha ha. 
Jadwal ke penanggungan sebenarnya tidak tepat.dari awal-awal planning.sudah terlihat kekeliruan akibat salah pengertian... Tapi kami memaksa untuk merealisasikannya.. Bahkan jika mau,pendakian ke penanggungan bisa ditunda dan diganti dengan menyaksikam pertandingan persebaya vs arema...
tapi ternyata pesona dan kemolekkan gunung lebih menggiurkan dari apapun,daya tarik yang diciptakannya.membuat kami seolah-olah terhipnotis oleh segala kerahasiaannya.. Dan akhirnya kami tetap memilih dia.dan melepaskan yang lain,dan kami rasa itu bukan sebuah pilihan yang salah.. 
Gunungku oh gunungku... 
Sebelum masuk ke cerita petualangan penanggungan,saya akan mengisahkan,hal-hal,atau kejadian-kejadian atau kronologi-kronologi,atau apapunlah istilahnya,,yang terjadi sebelum hari keberangkatannya tiba.. 
Awal kisah awal cerita,konon 3 orang sahabat yang disatukan karena memiliki hoby dan kegemaran yang sama untuk bercumbu dengan alam dan menyatu dengan gunung. 
Diantaranya adalah saya,bung Aris Daeng W.dan bung Fery Puji Nova... Keakraban yang terjalin diantara saya dan kedua rekan saya tidak hanya untuk keperluan memuncak,tapi juga meliputi segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara...adil dan makmur...merdeka....



Cukup..... lanjut dalam bahasa kita... sabtu sore tanggal 3 maret.sesuai rencana fery akan datang ke surabaya..jadi jam 5 sore,saya menanti kehadirannya diterminal bus kesayangan seluruh warga surabaya dan sidoarjo..bungurasih...
tak butuh waktu lama 15 menit.sudah tampak wujud bung fery puji Nova. .berbasa-basi sejenak..kami meninggalkan bungurasih ke rumah bung aris... Sampai disana si empunya rumah.telah menunggu kedatangan kami.dengan senyum manisnya kami dipersilahkan masuk.. ...... 
Malam minggu,malam yang panjang,malam yang asyik buat pacaran,pacar yang baru,baru kenalan,kenal dijalan jendral sudirman.du...du...du... Sepenggal lirik lagu lawas yang pernah di populerkan oleh jamal mirdad,lagu yang menceritakan tentang ritual malam minggu,yang dilakoni oleh para kawula muda,,,moment yang tepat,untuk menghabiskan waktu bersama pujaan hati dan handai taulan.. 
Klise,tapi tradisi ini masih tetap berlaku dan disukai oleh mereka yang mengaku dirinya anak gaul.dan yang pasti jadi galau kalau malam mingguan gak bergaul atau digauli. Yuk mari...
Jadi kita-kita yang tergabung dalam komunitas anak gaul anti mati gaya..malam ini kami akan menghabiskan waktu dengan memantau dan mengontrol setiap sudut keramaian dari kota pahlawan ini.jika Ada yang berkenan,terlihat bagus dan imut-imut,yang pasti unyu-unyu.yang pasti bisa dipertimbangkan untuk di bungkus dan dibawa pulang..tapi seandainya pun,tidak ada... Artinya Kami belum beruntung.dan dicoba lagi lain kali..yang penting tetap semangat.... 
Jam setengah delapan malam saatnya untuk beroperasi,tujuan pertama adalah.salah satu mall yang cukup terkenal di kota ini. Selain untuk menebar dan mengambil pesona,kami akan membeli beberapa kebutuhan logistik ke penanggungan nanti..menikmati suasana mall yang ramai dan hiruk pikuk ini.dengan segala jenis orang dengan berbeda gaya dan latar belakang,membuat kami tiba-tiba berubah menjadi orang yang suci.memuji yang satu,dan menyela yang lain,yang itu seperti si angsa putih dan yang lainnya adalah si itik buruk rupa...tapi tetap saja,sibuk menilai rupawan para gadis,tak ada satupun yang nyantol..nihil..dewi fortune,udah keburu minggat..
Ya sudah kami merapat ke tengah area mall.disana ada pertunjukkan live band.sepasang vokalis sedang beraksi.lagu-lagu yang dibawakan lumayan enak,mungkin karena sesuai selera kita.western slow rock.gerakkan badan mengikuti alunan music,dengan sesekali ikutan bernyanyi ajep abis.dan saking atraktifnya sampe-sampe gaya saya yang norak,terlihat oleh si vokalis..dipanggil kebawah,,,


ngapain,,duet bareng,,,gila,emang berani dibayar berapa? Lagian kalo gue ikutan nyanyi,loe semua bakalan gigit jari kehilangan pekerjaan. He he he.. 
Suasana atrium semakin lama semakin memanas..para pengunjung mall mulai merapat ke area pertunjukkkan.personil band yang tidak ingin mengecewakan penonton mulai menunjukkan aksinya.cabikkan senar sang bassis,ditambah dengan gepukkan sang drummer seperti kesetanan,dikolaborasikan dengan alunan gitar rhytim dan nada sentuhan piano.menghidupkan suasana.kedua vokalispun tak mau ketinggalan.si cewek dengan suara perpaduan antara amy Lee.(evanecence) dan Rita sugiarto.serta si cowok berkarakter chester bennington(linkin park.)dengan lengukan khas saiful djamil,berhasil menghipnotis para audiens.. Saat melantunkan bring me to life..dengan irama timur tengah..luar biasa,pertunjukkan mereka berhasil memukau para penonton dan kami.

Tapi ditengah-tengah pertunjukkan,kami memutuskan untuk pergi..saat sang vokalis cowok dengan kesadaran tingkat tinggi.melantunkan lagu,yang di awali dengan kalimat cenat-cenut..sumpah rasa bangga kami terhadap mereka di nodai dengan goyangan alay.khas abege ababil yang sedang sibuk-sibuknya mencari jati diri... Buyar..buyar...wes buyar.. Selesai ngemall,rencana selanjutnya adalah ngopi sambil nongkrong di depan jatim expo yang bertetangga dengan kampus IAIN.yang didepannya ada rel kereta api dan yang didepannya lagi adalah jalan utama dua arah...aris dan ferry pulang sebentar menyimpan belanjaan,dan saya langsung meluncur ke TKP untuk mensurvei area yang tepat dan strategis untuk menemani kita menghabiskan malam minggu ini. Sampai ditempat tujuan,jam setengah sepuluh malam.suasana sudah sangat rame,setiap sudut warung kopi yang berjejer sepanjang jalan di penuhi oleh pembeli yang rata-rata anak muda.


2 kali mengitari venue tersebut,akhirnya saya mendapatkan tempat yang kosong.karena letaknya sedikit di pojokkan.jadi lumayan minim penerangannya.remang-remang romantis gimana gitu?...he he he.. 
15 menit kemudian aris dan ferry sudah muncul..yuk merapat ke dalam..saatnya kita habiskan waktu malam ini,disini dijatim expo ini.
kebetulan di depan warung yang berjejer,yang langsung berhadapan dengan jalan besar,terdapat tanah lapang,atau lebih tepatnya halaman lebih yang ditumbuhi rumput.oleh para penjual, lahan ini dimanfaatkan untuk lesehan,yang beralaskan,kain semacam spanduk dengan ukuran cukup luas. Lumayan bisa dipake buat bobo... Setelah memesan kopi,baru saja tubuh saya merasakan nikmatnya lesehan ini.kami di panggil aris. Woy,ayo nang juanda ae? 
Loh ngapain ke juanda,emang mau kemana? 
Ternyata sejak tadi aris sedang sibuk bersmsan dengan temannya,yang juga seorang pecinta alam.. Dan si teman ini...panggil saja si teman karena saya lupa namanya.. Sedang nongkrong sambil ngopi-ngopi di juanda...
 Ealah ndek kene ae?wez enak iki.(ah disini saja,sudah enak ini) Lumayan adho yow rene rono? Sahut saya. 
Gak koncoku ambe arek-arek cangkruk'an ndek kono,rono ae ben rame.ndek kono rame'e poll.akeh wedho e(begini,temanku sama anak-anak,nongkrongnya disana.kita kesana saja,biar ramai,banyak ceweknya..)mendengar kalimat penjelasan itu,keengganan saya mulai terusik.ferry yang disamping saya pun mendukung perubahan rencana,yang dibuat aris.
Yo wez nek ngunu.mrono ae(ya sudah kalo begitu kita kesana saja.)


akhir nya dengan tidak enak hati,kami harus membatalkan kopi yang sudah di pesan tadi.sebelum meninggalkan jatim expo,kami sempat berunding lagi,akhirnya kesepakatan tetap ke juanda. Jarang-jarang juga kita ke juanda,gak tau gimana venue nongkrongnya,mungkin aja,lebih seru dan lebih rame,apalagi dekat bandara juanda yang bertaraf international,paling gak 3 dari 10 orang yang cangkruk disana,kalo gak bule,ya artis terkenal,kalo gak ya pramugari.batinku…..lagian jatim expo,karena letaknya dekat pinggiran jalan pusat kota,udah sering diliat.walau dari depan jalan saja.jadi kapan-kapan saja kita maennya kesini. Setelah dipastikan oleh aris. Saatnya kita lets go.... 15 menit perjalanan,kami memasuki jalan utama menuju bandara. 
Nang endi koncomu(dimana temanmu) 
Nang ngarap e hotel utami(di depan hotel utami)..
Ya sudah kita kesana.masih dengan semangat yang membara. Tepat didepan pertigaan hotel utami kami berhenti.
Posisi e nang ndi arek'e(posisinya dimana anaknya). 
Sek ta telpon arek,e(sebentar saya telepon anaknya)jawab aris. Kok sepi gini ya,katanya rame, banyak orang nongkrong,yang disebelah mananya?trus yang kelompok cewek-cewek nongkrongnya dimana?sejauh mata memandang,hal-hal yang saya harapkan tidak ditemukan,yang ada hanya.sudut jalanan sepi yang dihiasi lampu jalan, tampak menguning di setiap pancaran sinarnya.serta raungan sepeda motor dari para ababildeze tapigakmood(abege labil doyan sepeda,tapi gak modal). 
setelah aris memutuskan hubungan telepon dengan si kawan,dapatlah Kami informasi dimana si kawan berada..sekitar 10 meter didepan,terdapat pedagang kaki lima yang menjajakan kopi dan sejenisnya.tepat disebelah kiri dari warung tersebut,segerombol orang sekitar 6 atau 7an sedang santai duduk didepan pintu gerbang sebuah pabrik atau kantor yang sudah tutup. Dan ternyata di situlah si teman berada..dia berdiri memberikan isyarat dengan lambaian tangan.(lambaian tangan disini,bukan lambaian tangan kearah kamera,maka tim kami akan datang menjemput anda). Parkirkan sepeda,saya aris dan ferry berbaur dengan mereka,salam-salaman.kami mengambil posisi dipojok. Dan musibah itu datang……

Perhatian:saya tidak akan menerjemahkan kedalam bahasa       indonesia,karena tidak sopan dan terlalu apa adanya………. 
Eh c*k ta enteni ket mau ambe arek2 ndek kene.nangdi ae awakmu c*k.tertuju pada aris. 
Waduuuhh.apa-apaan ini. Kita baru sampe,belum juga kenalan,tapi sudah disambut dengan kalimat yang sangat –‘menyejukkan hati’.wah indikasi tidak baik. Lanjut.
aku ambe arek-arek mau nang jatim expo.langsung mrene.jawab aris. 
Yo wez gapopo..lungguh o c*k.. Ne kate pesen kopi yow nang warung ngarap iku loh c*k!penjelasan si kawan,,santai. Awakmu ngopi ta joe.tanya aris pada saya dan rekan fery.ha ha ha.saya langsung menyetujuinya.daripada saya di kasih janc*k,mendingan dikasih kopi.. Cerita pun bergulir.pengalaman mengenai pendakian,menjadi topik yang lebih sering dibahas. 
Arek-arek kate nang rinjani.ajak aku,tapi aku gak isok e c*k? 
Lapo gak isok?tanya aris. 
Yo kerjo c*k?


Wakakakakakwkwk.. Teman-teman si teman yang lagi ngobrol santai di sampingnya,juga tidak kalah hebohnya dengan saling misu.... Mereka lebih banyak diam,tapi kalo ada kesempatan untuk misui,,.mereka rebutan. 
 Ha ha ha. 
Gak isok c*k,
awakmu mrono dewe. 
G*teli kund iku? 
Ooohhh janc*k iki.as* raimu?keplaki ae arek 
'e.as* kund
janc*k,g*teli,as* kund pok. Wkwkwkwkwk. Bahasa itu di omöngi berulang-ulang,seperti mereplay kaset. Saya merasa seperti berada di sebuah sel tahanan yang di isi oleh para napi dengan kasus misu-misu.ha ha ha. Kami bertiga,hanya duduk diam,senyum-senyum,dan menyaksikan mereka saling berlomba memecahkan rekor misui terbanyak....damn.. 
eh jarene awakmu mari teko lawu?.tanya aris,pada si teman. 
Iyo c*k,.bulan wingi...ambe arek-arek.telas kabeh c*k teko puncak..awak'e ngecamp nang hargo dumilah,adem e poll c*k.. Jawab si teman.. 
Saya tidak begitu tertarik dengan penjelasannya.saya lebih senang bentuk penegasan di tengah dan diakhir kalimat...C*K! Inilah konsekuensi yang harus kami tanggung,jika merubah rencana secara mendadak..rame gak dapat,cewek gak ada.. Janc*k.yang di terima.ha ha.ha. 
Hal seperti tidak bisa didiamkan,saya tidak sabar untuk langsung berbicara dengan bung aris dan bung fery... Kalo langsung diomongin disini gak enak sama si teman dan teman-temannya...tapi kalo ditunggu sampe pulang.kelamaan. Akhirnya saya memutar otak.berpikir keras.dan mencari solusi.. Dan ahhhaaaaaaaaa 
i have idea.,.

Mana...... handphone saya mana....... mana handphone saya........ Saya akan membahasnya via short message service (sms).. 
Ketik...ketik...ketik...... 
Add phone number from phonebook...
already.....
send....... 1 detik,2 detik,3 detik. Dan.... Whahahahahahahahahahahaha.. c*k,,janc*ok iki.. 
Terdengar, Suara bung fery misu-misu dibelakang….saya rasa rencana ini berhasil..oke.langkah kedua..forward,....

addphone from phonebook..
already..
send... 1detik.2 detik,3 detik.
dan. 
Bwhaha ha ha ha...c*k,,,anc*k..kali ini giliran bung aris yang misui.. 
Sukses...


Akhirnya aksi kirim dan menerima sms adalah cara untuk mencurahkan isi hati saat itu. Masih ingat saya salah satu sms dari rekan fery,'iki suroboyo c*k,nangdi cewek e c*k..janc*k iki. Wkwkwkwkwkwk.sumpah ngakak luar biasa..sampe guling-guling..jatuh kedalam got,guling-guling lagi jatuh lagi..bangun..bangun langsung janc*k got eee..ha ha ha 
Saya berusaha menjaga untuk tidak dicurigai oleh si teman,dan rekan-rekannya.karena handphone kami bertiga,gantian bunyinya.sudah gitu aris dan fery.ketawa dan tingkah lakunya tidak bisa dijaga...ha ha ha., 
Setelah kenyang dengan kata-kata yang ‘romantis’ tadi sudah saatnya kita pulang.. 
Ayo c*k balik saiki ta? 
Iyo c*k mene wayae berpetualang nang penanggungan e... 
Nek wez ngomong muleh, ndang budal c*k, lapo sek lungguh mane,janc*k iki? 
Kami bertiga mengambil alih fungsi si janc*k...ha ha ha.

Tanpa banyak kata,dan kalimat kami berpamitan,.berusaha untuk meminimalisir percakapan dengan mereka,..5 langkah kedepan sebelum pulang,saya menoleh ke belakang.sambil menebar senyum yang manis dan lambaian tangan ke mereka,dalam hati,,saya teriak. JANC*K, AS* RAIMU KABEH C*K! Wkwkwkwkwkwk.. Puas.puas...puas., 
Ayo sobat-sobatku kita pulang... Selama perjalanan pulang,saling salip-menyalip sambil teriakki janc*k minggir o c*k. Tidak luput dari mulut busuk kami..ha ha ha... 
Waktu sudah jam 12 malam..untuk malam minggu kayak gini sepertinya ini masih sore.sepeda motorpun kami arahkan ke mesjid agung..dengan melewati komplek perumahan,dan biasanya jika melewati tengah malam,maka portal akses kedalam perumahan sudah ditutup.kenyataannya memang seperti itu, bahkan kami sudah ditegur oleh satpam perumahan,tapi tidak kami hiraukan..tetap dipaksakan untuk masuk.sampai didalam,ternyata kami terjebak,putar sana,putar sini semua jalan tertutup.tapi beruntung.tepat diujung kopleks,terdapat sebuah pintu kecil , dengan portalnya yang lumayan tinggi.,setelah dijajal,ternyata bisa dilewati.akhirnya kita bebas...


Sampe di mesjid agung,suasana sudah lengah.keramaian yang biasanya terlihat hampir disetiap malam minggu.sudah tidak tampak,mungkin karena malam sudah larut,jadi yang tertinggal,hanyalah beberapa pedagang yang masih setia berjualan.. Akhirnya kami memutuskan untuk ngopi-ngopi sebentar disini.kembail mematangkan rencana besok. cerita-cerita konyol tadipun tidak lupa dibahas lagi..terutama batalnya kita tebar pesona di jatim expo dan kenekatan kita untuk mendengarkan dan ambil bagian dalam acara misu-misu bareng di juanda. Huffft.malam minggu,yang abu-abu,,,,hitam,,,kelabu,,,coklat,,.mendung,,,malam hari,,,gelap gulita..,lampu mati...kurang pencahayaan,,,,tengah hutan,,...
semua campur aduk menjadi satu. . 
Dan dari peristiwa itulah muncul istilah salam juanda dan salam jatim expo.... 
Hari sudah semakin larut..untuk hari ini petualangan berakhir sampai disini.. Besok hari kita akan melanjutkan dengan petualangan yang baru,menggapai puncak penanggungan..setengah jam sudah kita habiskan disini..its time to go home...pulang rumah... 
To be continue..

Sabtu, 14 April 2012

Saya,kamu,kita dan si merapi........(kamu tau mulut...mulut itu cangkem..).... last Episode .........


15 menit berisirahat,perjalanan kembali dilanjutkan.dengan ritme yang semakin dipercepat.jalanan setapak berlubang,bercabang dan terjal kami taklukan dalam trek menurun yang lumayan curam.dengan rute seperti ini.jika tidak waspada maka terjeremus dalam lubang jalanan,dan terjerembab dalam labilnya setapak,takkan bisa terelakkan.satu persatu bergantian menjadi korban keganasannya..semua mendapatkan giliran,tanpa terkecuali..tergantung dari kitanya saja,untuk menentukkan gaya jatuhnya,biar tetap terlihat keren.
he he he.
jatuh,,,bangun lagi,,,jatuh lagi..bangun lagi..ketawa,diketawain.senang-senang sejenak lanjut lagi perjalanan.dan dari hasil survei dan jajak pendapat,yang menempati peringkat pertama rekor terbanyak jatuh dengan gaya ter asik diberikan kepada saudara resta satria nurahman. Plok..plok..plok.......
selamat anda berhasil mengalahkan kami semua,anda berhak mendapatkannya untuk apa yang sudah anda korbankan...ha ha ha.


Saya rasa faktor yang tepat,kenapa dia harus terjatuh bolak-balik adalah,disamping kurang waspada,dia selalu bertindak dan berbicara untuk hal-hal yang di anggap tabu oleh orang-orang saat melakukan pendakian...terutama dengan bahasanya...berulang kali dia mengucapkan kata cak..c.*k,..cak...c*k..diakhir kalimat,untuk semua kalimat yang penting maupun tidak penting..ha ha ha.
bahkan mulai berlangsung sejak awal pendakian kami kemarin..(sory maz ebrow resta,, heaven know lah.) Sebenarnya saya sedikit kuatir dan ingin mengingatkannya dari kemarin,tapi berhubung.saya juga menikmati setiap ucapannya,maka saya diamkan saja..
Ok back to story... 
masih tetap sama,setapak kecil dengan tanah sesekali bebatuan kecil menjadi pijakan...setengah dari rute gunung ini sudah kami lewati...tubuh terasa mulai kelelahan.persedian logistik yang terbataspun sudah mulai menipis...jalanan yang menurun ini memaksa kami untuk terus melangkah..perlahan saya,resta dan aris mulai terpisah dari yang lain..tapi masih tetap dalam pantauan satu sama lain..ditengah rasa capek dan kelelahan..kami diguyur hujan.dengan terpaksa,kami harus lebih bergegas untuk tidak basah yang lebih parah,tapi percuma,yang awalnya hanya gerimis,berubah menjadi hujan yang semakin lama,semakin deras..
Mau tidak mau turunkan carrier lagi.membongkar dan mencari mantel.saat saya sedang sibuk dengan urusan mantel,aris lewat dengan sudah bermantel.sambil berjalan mengikuti rute yang sedikit lebih curam. Tiba-tiba gubrak... 
Joe,lapo?tibo ta? 
Iyo.jawabnya dengan lemah.. 
Karena posisi jatuhnya yang sedikit kedalam.jadi saya tidak begitu memperhatikannya..
5 detik berselang dia bangkit.. 
Gapopo ta joe. 
Gak.gapopo.. 
Yowez nek ngunu ayo budal mane.

Setapak yang diguyur hujan bertambah semakin licin.saya,aris dan resta sedikit memperlambat gerakan..saya cukup miris melihat resta,ditengah hujan lebat dan dingin.dia nggak bermantel,hanya berlindungkan jacket yang sudah basah..
entah bagaimana dengan keadaan luqman,ridwan dan bj di belakang sana. Ditengah jalan kami berpapasan dengan pendaki yang lain,beberapa dari mereka kebetulan,adalah teman facebooknya aris.jadi yang awalnya tidak kenal jadi bisa tahu sosok orangnya langsung.lumayan bertemu dengan orang baru paling tidak ada cerita baru yang bisa dibahas,selama perjalanan turun yang disertai hujan yang tak juga redah ini.beberapa tingkah pola dari para pendaki itu juga cukup menghibur.ekspesi wajah mereka saat jatuh dengan berbagai gaya.membantu memulihkan stamina yang semakin menipis. Jalan setapak yang kami lalui perlahan mulai memasuki area perkebunan para warga.artinya bahwa rute sudah dekat dan sebentar lagi sampai..masih dalam hati-hati dan waspada,15 menit berselang,tibalah kami di new selo..hujan seperti tidak memberikan kesempatan untuk kami.masih tetap dengan itensitas yang sama.tidak bertambah, tidak juga berkurang..keadaan new selo,di penuhi oleh banyak orang.


bukan hanya para pendaki.tapi warga disekitarnya..setiap warung yang berjejer,tidak dibiarkan kosong.keadaan cuaca yang dingin.sangat tepat dengan segelas kopi panas dan gorengan.begitulah kira-kira yang saya lihat dari mereka yang cangkruk di sekitar warung-warung tersebut..posisi yang penuh mendesak,akhirnya kami mencoba untuk merapat ke rumah joglo yang terlihat lebih lengah.. Selesai menyimpan barang di tempat yang aman.sambil menunggu ketiga teman yang belum muncul,kami memutuskan untuk mencari sesuatu yang bisa mengenyangkan dan menghangatkan tubuh. Pilihan utama adalah soto dan teh hangat..tapi setelah di survei dari warung pertama hingga terakhir,, tidak ada yang menyediakan soto atau sejenisnya.yang ada hanya mie instant dengan beraneka rasa ya sudah kalo gitu,apa boleh buat yang penting ada sesuatu yang bisa mengisi perut yang mulai kroncongan.
rumah joglo kebanyakan di isi oleh para abg-abg baik yang berpasangan maupun yang berkelompok dengan teman-temannya,membuat suasana sore Berhujan dan dingin ini,menjadi ramai dengan tingkah laku dan gaya mereka yang heboh.dan dari mereka juga,kami mendapatkan informasi bahwa,ada seorang pendaki yang tewas terjatuh kedalam jurang.dan baru saja mayatnya dievakuasi oleh tim sar... 

Benar saja,dengan kondisi seperti ini,apalagi hujan,jika tidak lebih berhati-hati maka nyawa taruhannya.. Satu jam lebih kami disini,hujanpun tidak ada indikasi untuk redah.satu-persatu para pendaki mulai meninggalkan new selo.memaksa diri untuk menerobos,derasnya hujan yang turun.teman-teman kami yang sempat menjadi tetangga semalam di pasar bubrah pun tengah bersiap-siap untuk check out.sambil melempar senyum,saya coba sedikit berbasa-basi dengan mereka,kebetulan salah satu dari mereka sudah cukup akrab dengan saya,tapi sayang saya lupa jenenge?ha ha ha ha. 
Loh balik sekarang ya mas?
Pertanyaan saya... 
Iya bro kami balik sekarang. 
Kan masih hujan.dengan apa emangnya? 
Tanpa suara dia menunjuk pada mobil patroli polisi berbentuk pick up yang sedang parkir... 
Oooohhh.. Wah disuruh balik ke rumah tahanan ya bro?
saya coba bergurau. 
Iya nih udah dijemput,disuruh balik sekarang. Ha ha ha. 
Ya udah kalo gitu hati-hati,jangan lupa titip salam buat teman-teman napi yang lainnya ya.salam lestari. 


Dengan lambaian tangan,mereka bergegas pergi.dan kitapun berpisah.sayup-sayup saya sempat mendengar mereka memanggil namaku..roooockyyyy..... 
Eehhmmm.ternyata cukup mudah untuk menjadi sosok yang terkenal. He he he. Memasuki jam empat sore,hujanpun mulai redah.para abg-abg tadi sudah tidak tampak wujud mereka.jadi saatnya juga kita harus pergi. Menuruni jalan new selo.ridwan memimpin di didepan, menyusul aris dan bj.saya di belakang mereka,dan tepat dibelakang saya,luqman dan resta menyusul..semua sibuk dengan langkahnya masing-masing.. 
Dan tiba-tiba..... Woy c*k....
Bj dan aris sontak menoleh kebelakang.saya tidak menoleh karena itu bukan nama saya... 
Arek ikiloh ket wingi sampe saiki ngomong e cak,,,c*k.,,cak...c*k ae.sambil melirik ke arah resta. Resta yang tertuduh hanya menampakkan ekspresi wajah tanpa dosa. Wkwkwkwkwkwkwkwkwk.
ternyata luqman juga terusik dengan kata-kata gaulnya resta.kasus ini di angkat lagi,kepermukaan.yang lain,hanya senyum-senyum dan melanjutkan perjalanan.tanpa ada yang menambahnya.
.berhubung sudah diangkat lagi.saya pun kembali penasaran untuk mengetahui.alasan utama sehingga kata ini selalu mengudara.. 
Awakmu lapo ko,seneng e ngomong kyok ngunu kuwi? 
Iku bentuk penegasan kalimat..gak srek nek ngomong tanpa kalimat iku....
oh ngunu ta?


luar biasa arek iki..tampang lugu tapi hati preman.ha ha ha..dan jawaban selanjutkan yang lebih mengagetkan dan menggemparkan dunia persilatan adalah' 
akuloh ngomong gak nang lanang tok,sing wedho yo ta cak,,, c*k,,,cak,,,c*k pisan..
Gubrrakkk...parah polll arek iki,ternyata baru saya sadar bahwa,yang lebih pantas untuk di ajari apa itu mulut,mulut itu cangkem adalah resta bukannya bj. Ha ha ha..
Ditengah keheranan dan rasa tidak percaya,(indikasi lebay) tanpa terasa kami telah sampai kembali di pos perijinan..sama dengan di new selo.disinipun cukup rame..
ridwan yang dari awal bertugas mendaftar..melapor ke petugas yang ada...kami yang lain hanya menunggu di jalan.setelah urusan registrasi selesai.lanjut lagi untuk turun.kembali melewati jalanan aspal lurus yang dapat terlihat kedua ujungnya.... Sampai pada pertigaan selo,waktu sudah menunjukkan setengah lima sore.. Karena belum memahami arah bis dan waktu keberangkatannya,kami sempat berbincang dengan seorang bapak2 disitu,katanya lumayan susah dan lama kalo menunggu dijam-jam seperti ini..memang benar apa yang dia ucapkan,tapi yang saya tangkap dari penjelasannya adalah dia ingin menawarkan jasa ojek.. 


Akhirnya setelah menunggu beberapa menit,bis yang kami nantikan datang juga.dengan hati gembira dan sukacita,sambil berlarian kecil,kami menyambutnya.tanpa di perintah,semua sudah mengisi kursi penumpang yang ada dengan sopan dan tenang..
saatnya kita meninggalkan selo... goodbye selo..selamat tinggal..sampai bertemu lagi ya... 
Cium hangat untuk orang-orang sekitarmu...
Bis mengantarkan kami sampe ke terminal kota boyolali..waktu menunjukkan setengah lima sore. Hujanpun tak kunjung redah. Disini kami akan berpisah..saya dan aris menuju ke jogja dan teman-teman yang lain memutuskan langsung balik ke surabaya. Diatas bis yang kami tumpangi, Tak ada banyak kata yang terucap,tak ada isak tangis dan pelukan hangat untuk mendramatisir sebuah perpisahan,yang ada hanyalah lambaian serta jabat erat tangan,sebelum kami pergi... 
Terima kasih sobat-sobatku..untuk liburan dan pengalaman Yang menyenangkan sekaligus mencekam ini.terima kasih untuk dua hari ini yang penuh cerita..
senang berkenalan dengan kalian semua..jika suatu saat nanti, sang waktu masih berkenan,ingin lagi mengulanginya,berpetualang bersama.habiskan waktu,melewati batas perbedaan,dan menciptakan kenangan yang takkan pernah hilang..... 
Akhirnya di ujung kalimat.from the bottom of my heart..aku njalok sepurane sing akeh yow..nek misale ada kata dan kalimat sing tidak menyenangkan dihati..ak cuman berusaha untuk menceritakan apa adanya kita. Oke dulur.......sayonara.......... 

Rookie Arnold’s........ pamit....
The...end... 

Nb:kalo ada diantara kalian,yg kebetulan bertemu sama si angkatan,nitip salam yo.salam cangkem..kamu tau mulut,,mulut itu cangkem...jaga tuh cangkem... Ha ha ha.. 

  Ekstra... Setelah dari merapi,rencana selanjutnya,adalah menghabiskan liburan ke jogja..bayangan saya waktu itu adalah,semua tempat-tempat indah yang akan kami sambangi nanti.dengan borobudurnya,malioboronya,keratonnya...begitu senangnya saya membayangkan,sampe-sampe capek yang masih tersisa sudah tidak terasa... Tapi begitulah,tidak semua hal-hal indah yang kita bayangkan,berjalan sesuai dengan yang diharapkan.waktu,kondisi,fisik,dan psikis,harusnya.juga termasuk bahan pertimbangan yang perlu dipikirkan...karena dari faktor-faktor inilah.semangat kita tetap ada,niat kita tetap terpacu..tekad kita tetap fokus..tapi nevermind.setiap masalah selalu ada hikmahnya.. Pelajaran yang saya ambil adalah.jika kamu dalam keadaan tertekan,bukan karena lingkungan,bukan karena orang-orang yang ada disekitarmu.atau apapun itu,,,, tekanan yang lebih banyak datang dari dirimu sendiri...satu hal yang penting adalah belajar untuk mengendalikan diri..berusaha untuk menguasainya..dan tetap berpikir positif.jangan pernah mencoba untuk mencari kambing hitam..salahkan lingkungan,salahkan orang-orang disekitarmu,dan salahkan dirimu sendiri.memperparah situasi dan membuat orang lain merasa serba salah... 
semua akibat yang terjadi selalu ada sebabnya.jika kamu tidak menghendakinya,maka sejak awal kamu punya hak untuk menghentikannya... 
 Ingatlah Kamu tidak pernah sendiri sobat..bila kamu merasa capek...kita sama-sama capek...kamu kedinginan.kita rasakan bersama..kamu merasa dibohongi.aku juga iya.... 
deritamu...deritaku juga..... 
Jadi keingat sama lagu wajibnya kita...belum ada judul.... iwan fals.. Pernah kita sama-sama susah Terperangkap didingin malam Terjerumus dalam lubang jalanan Digilas kaki sang waktu yang sombong Sahabat masih ingatkah kau........

Kamis, 12 April 2012

Saya,kamu,kita dan si merapi........(kamu tau mulut...mulut itu cangkem..) Part 4....

Minggu pagi 12february 2012 puncak garuda merapi……. 
Kesan pertama yang saya dapatkan pagi ini adalah suasana ramai…bukan saja dari kami tapi dari para pendaki yang lainnya.. Hari masih gelap..terdengar suara aris sudah terjaga,,sedang asyik ngbrol dengan lukman dan ridwan,,disamping saya masih tertidur resta,,dengan gaya melingkar,,,kita harus segera bergegas ke puncak karena berhubung matahari belum menunjukkan tampangnya,,maka kita punya kesempatan untuk menikmati sunrise di puncak nanti..saat mendengar bahwa kita akan muncak sekarang perasaan pertama saya adalah lets do it…

Luqman,ridwan,dan bj,,masih pengen berleyeh-leyeh,,resta,kondisi tubuhnya tidak memungkinkan,jadi memutuskan untuk tidak ikutan..saya dan aris bergerak duluan.. Mengikuti jejak para pendaki lain yang sudah mendahului kami,,dengan rute memutari punggung puncak,,sebelah kiri..tanjakan pertama adalah bukit pasir yang lumayan luas dan terhampar mengilingi punggungan ini,,berjalan bukan saja dengan melangkah tapi sekalian merangkak,sulit tapi tidak begitu sulit,,sampai diujung rute berpasir ini kami dihadapkan dengan tanjakan batu-batu vulkanik yang terjal…yang ini benar-benar sulit karena memang benar-benar sulit,,harus dua kali hati-hati dan dua kali waspada..mata tetap memandang keatas melihat jalur dan pendaki yang sudah mendahului,,dan insting harus lebih tajam,untuk merasakan batu yang kami pijak karena dengan kondisi bebatuan yang labil dan mudah longsor ini,sangat berbahaya untuk keselamatan kami,dari atas, dan untuk teman-teman yang ada dibawah


Satu-persatu mulai bergerak naik,,perlahan namun pasti,bebatuan ini kami jejali,,matahari belum tampak keluar dari peraduannya,,masih ada harapan untuk mendapatkan sunrise di puncak…bertemu dengan pendaki yang lain,,senyum sapa lagi,istirahat sebentar kembali melanjutkan perjalanan,,saya didepan dan aris masih dibawah,perlahan mengatur langkah,,sampai ditengah –tengah perjalanan cahaya matahari mulai menjilati langit sekitarnya,,,wahhh….kita telat,harapan untuk bersunrise di puncak tidak kesampaian,,saya coba mempercepat langkah,,namun terlambat,saya kalah cepat dengan sang mentari..yah sudah dari sini saja,,,tidak jauh beda juga kok,,yang penting bisa melihat sunrise dengan total..saya coba menghibur diri… The show time..


Si panas perlahan namun pasti mulai menunjukkan kemegahannnya,,,,cahaya terang disekitarnya seolah-olah mempertegas kekuasaannya…cahaya-cahaya itu seperti mempersiapkan jalan keagungan bagi sang mentari,,, Kemarin saat masih dibawah sana,kami menikmatimu pulang ke peraduanmu walau jelas namun tampak jauh,tapi sekarang di sini,,di ketinggian ini,,saya masih diberi anugerah untuk menikmatimu lagi..tapi kali ini beda,,kamu datang dengan kehidupan baru,, semangat baru,dengan harapan baru akan hari ini,,semua tampak jelas semua tampak dekat,,thanks god… Dengan susah payah akhirnya berhasil juga kami menggapai puncaknya,, 
Wuuuuuiiihhhhhhhhhh lega akhirnya misi kita untuk menaklukan puncak garuda berhasil juga…. Tapi tunggu dulu,,, Kenapa puncaknya seekstrim ini.

Tepat di depan kami jurang dalam mengangah,dengan mengeluarkan asap,space yang sangat minim.membuat ruang gerak harus dibatasi.setiap sisi dari puncak,sudah diisi dengan pendaki yang lain.kami dikelilingi jurang di kiri dan kanan. keadaan yang seperti ini tidak mengurangi ketertarikan para pendaki untuk berpose ria.masing-masing berusaha memberikan gaya yang semenarik dan semaksimal mungkin.meskipun ada yang harus sampai ke ujung-ujung batu yang langsung berhubungan dengan maut..dan ini,juga tidak menutup kemungkinan dengan kami..he he he,setelah membaca situasi.saatnya saya dan aris beraksi..jepret sini.jepret sana,narsis sini narsis sana. Puas? belum.masih ada edisi kedua.


Puncak garuda adalah misi kami selanjutnya..setelah bertanya pada pendaki yang lain,dia menunjuk kepada,sebuah bongkahan besar.lebih tepatnya seperti batu yang memang posisinya lebih tinggi dari yang lain.. Disebut sebagai puncak garuda,karena bentuknya yang mirip seperti kepala garuda. Ooohhh.terus dimana letak kawah yang mengeluarkan awan panas atau glowing avalanches,atau bahasa kita wedhus gembel saat terjadi letusan?tangannya diarahkan jauh kedalam jurang yang sedang berasap.pikiran saya waktu itu,apa yang akan terjadi.jika terkena awan panas hingga 1000'c.dengan radius sedekat ini. 
Only god know. 
makin ramai,pendaki silih berganti datang dan pergi.bj.luqman dan ridwan pun sudah tiba. Dengan cuaca yang cerah.semua yang terhampar di depan mata.tampak jelas terlihat.di sebelah kanan, Sebuah bukit berbentuk persegi,yang ditumbuhi jutaan pepohonan,menghijaukan bukit barisan itu,pasar bubrah yang semalam hanyalah misteri terlihat jelas,betapa lapang dan luasnya area pasar bubrah..tenda-tenda yang dipasang disana beraneka warna,seakan kontras dengan bebatuan dan pasir merapi.semua berbaur menjadi satu,begitupun para pengunjung gunung merapi.datang dari berbagai lapisan masyarakat,dan bangsa..ada beberapa turis mancanegara,yang sempat kami ajak ngobrol.walau terdengar ngawur tapi nevermindlah.. 3 orang turis,kalo tidak salah dari korea atau cina..2 cowok dan satu cewek.dengan menenteng SLRnya.
Kami ; this is you first eksperience???. 
Mereka ; yes.this is a first time for me.. 
Kami ; how do you feel? 
Mereka. Very eksited. 
Sambil mengeluarkan rokok,luqman coba menawarkan ke cewek tersebut(karena dari tadi cuman si cewek aja yang komunikatif)... 
You like cigerette? Seven six.you like seven six.
(maksudnya rokok djarum 76) 
Si cewek ; no no no.thanks. 
Mikir kami oh mungkin dia tidak merokok. 
Tapi tiba-tiba,dari tasnya dia mengambil sesuatu. Dan ternyata.eng...ing...eng...jarum kelas atas. Damn..rokok yang lebih mentereng.dengan gaya yang santai dia menghembus asapnya,khas perokok ulung..oh rokoknya gituan,makanya nolak waktu di tawarin rokok kita,wong gak selevel...



Hampir sejam lebih kami dipuncak,matahari mulai meninggi,dan cuaca semakin ramai dan gerah.sudah saatnya kita turun.saya mendahului yang lain.kembali menjejaki tanjakan bebatuan vulkanik tadi,saya bertemu dengan pendaki cewek dan teman cowoknya.tapi yang aneh si cewek lagi nangis.
bertanyalah saya ketemannya.
loh kenapa mas, mbaknya ko nangis? 
Oh dia takut turun maz.gak berani sama rute kayak gini,
oh ya udah alon-alon wae maz.sing penting slamet.saya duluan mas. 
Turun lagi kebawah,saya bertemu dengan 3 pendaki turis.seorang cewek berjilbab dan 2 lainnya cowok.dari perawakannya mereka dari arab saudi.walaupun dalam keadaan 'sengsara'mereka tetap saja semangat mengobrol.entah apa yang diceritain.dan si cewek yang paling banyak mengoceh. Jauh di sebelah kiri sana.seorang cewek bule,merangkak turun,tapi sambil terus berbicara dengan temannya yang berada di puncak berpasir,saya rasa mereka salah jalur.

Setelah melewati dinding bebatuan tadi,kembali lagi berhadapan dengan hamparan pasir,didepan pendaki yang lain,memberikan contoh dengan cara berlari,saya rasa perlu di coba,apalagi rute pasir yang menurun ini tidak terlalu berbahaya. Siap siaga Ambil posisi star,,,satu,,,dua,,,tiga.,,,,,
Wuuush....saya pun meluncur sedikit zig-zag dengan kecepatan di atas rata-rata,saya berhasil menyalip para 'pembalap' yang lain.masih dengan kecepatan yang konstan.pada tikungan di lap terakhir saya terjatuh... Bruuukkk..huhuy,wenak tenan.. 
Ini pengalaman jatuh yang paling menyenangkan... 
Sampai ditenda.resta masih terlelap dalam tidur indahnya.satu,dua gerakan yang saya lakukan dia sudah terjaga.permintaan pertama yang dia katakan adalah minta di foto.ha ha ha.


okelah tidak muncak,yang penting eksis di pasar bubrah.
Keadaan pasar bubrah pagi ini sangat ramai,tenda ada dimana-maAda yang di dataran tinggi,dataran rendah,dan menengah.hari ini adalah waktu yang tepat bersosialisi dengan pendaki yang lain,saling menyapa,bertegur sapa satu dengan yang lain.termasuk dengan kang udin.orang yang memiliki event ini,dia start trekking malam sekitar jam 7an bareng keluarga dan teman-temannya.oh jadi arek cilik tadi sekitar usia enam tahunan itu anak sampean kang?iyo bener iku anakku. Wah keren yo.sek cilik,tapi termasuk fisik e kuat.bakal calon pendaki gunung sejati.apalagi sejak kecil sudah di ajari untuk dekat dengan alam. Dari informasi teman yang lain.karena erupsi gunung merapi,keadaan pasar bubrah dan sekitarnya sudah banyak berubah.tidak sama lagi seperti setahun yang lalu dia kesini.. Begitulah kalau mengunjungi gunung yang aktif.selalu tidak pernah menentu lokasi dan kondisinya.akhir dari cerita-cerita tadi,kami di hadiahi stiker yang di antar langsung oleh istrinya. Thanks kang saefuddin ki yo udin.

Cuaca hari ini lumayan terik dengan letak pasar bubrah di daerah lapang tanpa pelindung apapun.jadi sengatan matahari yang langsung mengenai tubuh dan posisi kami di ketinggian ini terasa 2 kali lebih panas. Selesai sarapan,kembali packing-packing,dan turun..beberapa pendaki yang lain juga sudah pada bergegas meninggalkan pasar bubrah,termasuk 'tetangga' camp kami yang sudah berbaik hati berbagi tempe goreng.matur tenkyu teman-teman dari jogja,lupa kita tidak berkenalan sebelumnya. Setelah selesai membereskan semuanya.sampah-sampahpun sudah diamankan..pamitan sebentar dengan kang udin sekeluarga.saatnya kita bergerak.kembali bebatuan berpasir hitam kami lalui...perlahan namun pasti kami mulai meninggalkan pasar bubrah..meninggalkan jejak dan kenangan semalam bersamanya... Pandangan mata kembali menatap jauh ke atas puncak garuda..dia masih tampak kokoh siang ini. 
Terima kasih untuk semuanya puncakmu yang megah telah mengijinkan kami untuk menjejakinya.pasar bubrahmu,telah memberikan tempat,untuk kami sandarkan beban dan rasa capek ini..terima kasih merapiku.jika masih ada waktu berkenan,ijinkan kami untuk mengunjungimu lagi. 
Goodbye puncak garuda,goodbye pasar bubrah...



Jalan akhirnya berujung pada tanjakan tinggi,yang semalam sudah kita lewati..siang ini tampak jelas seperti apa tanjakan ini sebenarnya..disamping rute sebelum menanjak terdapat tiang pemancar cukup tinggi,dan tepat dibawahnya,alat pendeteksi gempa,tertanam disana.alat yang berfungsi untuk mendeteksi sekaligus mencatat jumlah dan tingkat kegempaan tektonik dan vulkanik ini.bentuknya tidak begitu besar...setelah mengatur nafas.mengumpulkan energi,tanjakan ini kami libas.terseok-seok dan merangkak..dengan susah payah,akhirnya sampai juga di atasnya..beberapa monument,para teman-teman pendaki yang tewas ada di disini.satu yang lebih mencolok tepat di tengah-tengahnya dengan ukuran yang lebih besar. jadi teringat semalam.saat Istirahat disini sebelum menemukan pasar bubrah.perasaan sedikit mencekam dengan tekanan rasa capek.membuat saya,berhayal ke hal yang tidak-tidak...

Jalur tetap sama,.perjalanan pulang lumayan lancar abadi,sesekali berpapasan dengan para pendaki yang lain,baik yang sudah turun,maupun baru saja mendaki..bertegur sapa,saling memberi semangat..tarik lagi..wajah-wajah pendaki yang akan naik,menunjukkan keletihan kami kemarin.ini sudah payah,tapi belum seberapa,diatas sana,masih ada tanjakan-tanjakan 'keren'yang siap menantimu..jadi bersemangat! Perjalanan turun kami libas tanpa ampun.durasi istirahat hanya berkisar antara 5-10 menit,kemudian lanjut lagi.. Diantara tikungan-tikungan yang berkelok,kami bertemu dengan 3 orang turis yang sempat kami jumpai di puncak tadi..semakin kebawah,segerombolan anak-anak 'gaul' sedang beristirahat..diantara yang sedang beristirahat itu,salah satunya ada turis pria.dan saya mencoba membangun komunikasi dengannya..secara garis besarnya seperti ini' Dia adalah temannya para turis yang sedang beristirahat tadi diatas. Dia adalah mahasiswa UGM.yang baru pertama kali melakukan pendakian.. Dia adalah warga negara myanmar. Dan sayang sekali,saya tidak mengetahui siapa nama DIA.. Dia adalah Dia Dan Dialah Dia..


Di salah satu batu besar yang ada disitu terdapat tulisan ALLAH dalam lafal arab..dari bentuknya terlihat bukan seperti hasil karya manusia,tapi kalo seandainya itu asli buatan alam,maka saya rasa itu sebuah bukti kekuasaan dan rahasia ilahi,karena ukirannya yang sangat rapi dan nyaris sempurna..... 
  
To be continue......

Rabu, 11 April 2012

Saya,kamu,kita dan si merapi.(kamu tau mulut...mulut itu cangkem..) Part 3....

kami Kembali melanjutkan perjalanan.menghadapi tanjakan lagi.masih dengan rutenya yang menantang. 10 menit waktu berselang,kami tiba di sebuah tempat peristirahatan..dengan papan baliho ukuran cukup besaran. NEW SELO.keren.udah kayak tulisan di amerika sono. HOLLIWOOD.

Ajep......
papan ini sebenarnya dari pintu gerbang pendakian sana sudah terlihat.jadi hanya mengobati penasaran akan lokasi new selo ini.tepat dibawahnya berjejer warung-warung.yang menjajakan aneka makanan,serta keperluan logistik pendakian lumayan ramai.didepan warung-warung,halaman luas yang digunakan sebagai area parkir,mampu mengisi 5 sampai 6 mobil.dan sebuah rumah joglo dengan ukuran besar,mengisi posisi pojok arena new selo. Kami tidak berniat mengunjunginya. Bisa kami lakukan pas balik nanti. Dari posisi kami berdiri, tepat didepan area parkir ini,pandangan mata luas mengitari seisi alam raya yang terlukis didepan sana.keadaan kota selo.tampak jelas.gunung merbabu terlihat kokoh,menjulang tinggi dengan megahnya. Sungguh tak dapat di ungkapkan keindahan alam ini..setelah puas dengan semua yang kita nikmati,saatnya melanjutkan perjalanan.

Rute sudah berubah,tidak lagi tanjakan lurus atau jalan yang lebar,jalan aspalan berganti dengan setapak bertanah..melewati ladang para petani,masih menemani kami.obrolan dan canda tawa kami,menyusuri pendakian ini.sahut-sahutan Avlka.. Iya.. Aku ada yang baru ini. Apa? Ha ha ha ha. menjadi pemacu semangat kami.itulah alasan saya menamakan grup ini avika fansclub. Kemon. Jalan setapak kami libas dengan Perlahan.jalan setapak yang sedikit becek,bekas curahan air hujan,membuat langkah harus lebih waspada.memutar sesekali melewati jurang-jurang kecil menjadi santapan yang penuh resiko..kondisi ini tidak menyulutkan semangat kami untuk tetap ngobrol.banyak hal-hal yang tidak penting di utarakan.dan akibat,kurangnya konsetrasi melangkah.pada sebuah trek yang sedikit curam dan lobang kecil mengangah di tengahnya.resta jatuh di situ. Gubrakkk...brakk...brak..waduh what the hell guyz. Suasana sunyi..tanpa suara..tanpa bicara..Pertanyaan-pertanyaan ada ular gak disini sejenis anaconda?atau macan kek.buaya mungkin.yang bisa nya beracun dan bisa menambah kegantengan ada gak?semuanya berganti dengan rintihan rintihan si resta.dan hembusan angin merapi.semua mata tertuju padanya. Are u okay.ono sing loroh.bagian ndek endi.ada darahnya gak?sobek-sobek,atau lecet parah.p3k,ambulance,IGD. Tim SAR.pak polisi.dukun beranak atau totok akupuntur,pake paku kalo gak mempan linggis juga boleh.saya panik,lainnya santai.si resta mencium tanah..wkwkwkwkwk.(lebay polpolan)..resta bergegas bangun.dan bertindak seolah tidak terjadi apa-apa.saya tahu itu pasti sakit banget,tapi si korban mengatakan tidak masalah,walau tampak lecet-lecet di sekitar sikunya.
ya sudah kita lanjutkan perjalanan lagi.tapi ingat lebih waspada dan awas. 2 jam perjalanan rute semakin berat,setapak bertambah kecil dan terbagi dalam beberapa ruas jalan yang ujungnya berakhir pada rute yang sama.tergantung dari kita mau mengikuti jalur yang mana.sampai di pos satu,yang ada hanya sebuah tugu,tidak ada bangunan permanen disitu.kita hanya beristirahat sejenak.melepaskan dahaga.dan memulihkan stamina.dari sini tamPak luar biasa pemandangan alamnya.rimbunan pepohonan berjjr dimana-mana,memenuhi hamparan luas dibawah sana,dikiri kanan pun tidak kalah rimbunnya. Green everywhere.dan jauh didepan sana berdiri dengan kokoh dan angkuhnya tetangga si merapi.sang merbabu.

Saat istirahat usai.yuk kita kemon lagi.waktu sudah beranjak magrib kita harus cepat sampai ke pasar bubrah.lokasi ngecamp nanti.di tengah jalan kami sempat di salipi beberapa pendaki yang lain,ritual bertegur sapa menjadi kewajiban bagi setiap pendaki.beberapa dari mereka memutuskan untuk bergabung dengan kami. Rute sebelum memasuki pos dua.hari mulai menjelang malam.tapi tunggu dulu.ada sebuah pesona indah yang sayang untuk dilewati. Yeaahhh its sunset time...

Jauh di ufuk barat sana.sang mentari kembali ke peraduannya.cahaya merah tampak jelas melingkupi langit di sekitarnya.. Waowww.ini yang namanya menyatu dengan alam. Hari sudah berangsur malam,,masing-masing mulai mengaktifkan senternya..tetap melangkah dan mendaki,,tapi kini lebih berhati-hati,,tanjakan semakin curam dan berbahaya..jika kondisi tubuh mulai kelelahan kami putuskan untuk istirahat,,,di gunung merbabu,,juga ada yang sedang melakukan ekspedisi ke sana,tampak,lampu-lampu senter menyala kecil dipunggungan gunung itu,sambil terus bergerak..kami coba memberikan isyarat dengan mengarahkan sinar senter kesana,

Di pos dua.badan yang mulai kelelahan dan capek.kami memutuskan untuk ngecamp disini.tapi percuma,tidak ada lagi tempat strategis untuk mendirikan tenda.berulangkali kami ubengi,tapi tetap saja nihil.sampe-sampe mas-mas yang tadi gabung dengan kami,terperosok jatuh kedalam jurang,yang untung saja tidak begitu dalam.ya sudah kalo gitu,tidak ada pilihan lain,alternative yang terakhir diambil.pasar bubrah.setelah diberi informasi dari teman pendaki yang ngecamp disitu.kami beranjak lagi.waktu hampir jam 8 malam.

Rute menuju pasar bubrah.ternyata lebih berat dari yang saya bayangkan tanah berpasir dengan batu-batu kecil-besar menghiasi tanjakan ini,,,tubuh yang mulai kelelahan,ditambah berat carrier yang semakin membebani,memaksa kami untuk sering-sering beristirahat..10 menit berlalu akhirnya sampai juga dipuncaknya,,suasana gelap dan asing membuat kami tidak banyak melakukan aksi.. Tanya sana-sini ada yang tahu gak pasar bubrah letaknya dimana???? Gak ada jawaban,semua menerka-nerka dan meraba-raba,ini sudah semakin malam,,dengan bentuk tanah datar yang minim,tidak mungkin lokasi ini dijadikan tempat ngecamp,sangat berbahaya dan rawan di terjal badai.. aris berinsiatif mensurvei letak pasar bubrah,,berjalan kearah kiri,,jauh disana dia teriak sebagai kode kepada para pendaki lain yang mungkin sudah berada di pasar bubrah..dan ternyata dengan cara itu berhasil,,terdengar sahutan balasan,dari bawah,ada kehidupan disana,,kita tidak tersesat,,kita diselamatkan,,kita beruntung,,semangat bangkit lagi,,yuk kita kemon…


rute menuju pasar bubrah,,juga cukup menantang,,turunan terjal,masih sama dengan pasir,kerikil dan batu-batunya,,,be carefull,,be awas-awas…he he heh bj,ridwan dan resta memutuskan untuk,menjajalnya duluan,,dengan senter yang dibawa,kami tetap memantau keberadaan mereka..setelah sampai dibawah,teriakkan aman…kami yang masih diatas beranjak turun,,injakan-injakan yang labil mengantarkan kami sampai ketujuan….. gelap-gulita tidak ada yang bisa diprediksi disini malam ini,,sekarang yang utama adalah mencari lokasi yang tepat untuk ngecamp

.beberapa tenda pendaki sudah berdiri aman,kami yang tiba sudah kemalaman sedikit disusahkan untuk mendirikan tenda dengan lokasi yang penuh dengan batu-batu vulkanik,,ingin bergerak lagi ketempat lain yang mungkin lebih layak,tapi situasi dan lingkungan tidak memungkinkan, kami tidak mau mengambil resiko..akhirnya kami memutuskan untuk mendirikan tenda di tempat yang apa adanya,dengan tingkat kenyamanan yang apa adanya pula…ridwan,bj,dan luqman setenda,saya,aris dan resta di tenda yang lain…. Setelah selesai.jam menunjukkan pukul setengah sembilan malam…tidak ada lagi pikiran untuk masak besar,,, kami menikmati apa saja yang ada..meskipun cuaca udara menurut saya tidak begitu dingin,tapi karena kondisi tubuh yang sudah tidak memungkinkan,,roti yang masih tersedia itulah dinner saya malam ini,,

Resta dan aris masih memanaskan air untuk ngopi,,luqman,bj,dan ridwan melakukan hal yang sama sambil ngobrol..,,sayup-sayup dari tenda ;tetangga’ terdengar,,obrolan disertai canda tawanya,tapi tak terlihat wujud mereka..baiklah acara perkenalan dengan tetangga baru akan saya lakukan pada besok hari,,saatnya selimuti diri dengan sleeping bed..dan im gone………
good nite everyone,,disambung besok pagi ya….
to be continue...............