Rabu, 18 April 2012

Penanggungan....dengarkan curhatku....


Minggu 4 maret 2012... 
Mentari pagi membuka hari..lembut sinarnya,mencerahkan langit surabaya.membawa kehidupan baru,semangat baru,cerita baru dan petualangan baru.. Semesta mendukung,mengurai dan membuka lembaran kisah dengan cerita dan pengalaman yang akan kamu torehkan dalam jejak hidupmu... Begitupun dengan saya,fery dan aris...rencana ke gunung penanggungan akan kami realisasikan hari ini.berharap agar semuanya dapat berjalan dengan baik dan sukses.... amin... 

Okey we start....
Menghabiskan minggu pagi,aris dan fery berkunjung ke mesjid agung.tempat yang sama,yang kami datangi semalam.mesjid yang terbesar dan paling terkenal disurabaya ini,setiap hari minggu banyak aktifitas yang dilakukan disini., area jalan umum sekitarnya,digunakan oleh sebagian orang sebagai arena olahraga,entah jogging,badminton,atau olahraga ringan lainnya.jika lapar atau sekedar berbelanja barang-barang kebutuhan sehari-hari,bisa ditemukan pada pasar yang ada disini, yang tentunya hanya dibuka pada hari minggu saja..salah satu venue yang banyak dikunjungi orang-orang di mesjid agung ini, adalah menaranya..dari puncak menara,semua hamparan kota surabaya akan terlihat jelas,begitu pula dengan deretan pegunungan yang berdiri kokoh ditempatnya. dan itulah tujuan utama,aris dan fery berkunjung kesana..


Saya tidak ikutan dengan mereka,minggu pagi saya habiskan dengan, memastikan bahwa semua barang di kos,dalam keadaan aman sebelum saya pergi.termasuk kyko hamster saya,mencukupi segala kebutuhan logistiknya sebelum saya meninggalKannya..sms-sms dari fery dan aris menduduki start pertama aktivitas hape saya..
nangdi awakmu? gak mrene ta?turu ae c*k.
ayo ndang budal,suroboyo iki c*k.ojo sui-sui kund c*k. 
Ha ha ha.saya hanya bisa senyum-senyum sambil menikmati sarapan pagi saya dengan janc*k.... 
Salam juanda dan salam jatim expo.perlahan namun pasti,mulai diakrabi oleh kami.. Lanjut...
pukul sembilan pagi saya meninggalkan kos-kosan,pamitan sama tetangga,dan yang pasti sama si kyko.. Dirumah aris,kami packing-packing lagi.prepare semua keperluan yang akan dibawa,setengah sebelas berangkat. Hari menjelang siang,panas yang semakin terik kami membelah keramaian kota dengan 2 sepeda motor.aris ditemani fery dan saya ditemani my lovely carrier....


Perjalanan tergolong lancar,meski keadaan padat merayap,tapi tidak menimbulkan macet yang berkepanjangan..melewati kota yang satu dan memasuki kota yang lain.semakin lama semakin memperkecil jarak dengan kota tujuan yaitu trawas..saat memasuki kota mojokerto,kami berpapasan dengan para bonek mania,kemana lagi,kalau bukan menyaksikan derby persebaya kontra arema..dengan atribut khas yang di dominasi warna hijau..truk besar yang mereka tumpangi.dipenuhi dengan segala hal yang berbauh hijau...saya sempat melirik ke aris dan fery..yang ada hanya saling memandang dan tersenyum penuh arti... Ha ha ha,saya tahu arti senyuman kalian bung... Satu setengah jam perjalanan.tibalah kami di pos perijinan.. saat memasuki pintu gerbang,kami disambut dengan papan dengan ukuran tidak begitu besar bertuliskan kampus Ubaya 3. Lokasi kampus yang berada disebelah utara gunung Arjuno dan welirang ini seperti yang saya tahu, difungsikan sebagai tempat penelitian mahasiswa ubaya atau lebih dikenal dengan intergrated outbond campus (OIC).dan masih dalam satu wilayah,terdapat cotage dan hall yang difungsikan sebagai tempat pelatihan dan penginapan bagi peserta training. tepat disebelahnya terdapat warung sederhana,,,nah disinilah pos perijinan penanggungan. pos yang terletak di desa tamiajeng-trawas ini,keadaannya cukup rame,,terlihat dari banyaknya para pendaki yang sedang beristirahat,tampak dari wajah-wajah kelelahan,sudah pasti mereka baru saja sampe..baru aja turun maksudnya...
lanjut...

Parkirkan sepeda, istirahat sebentar sambil membaca dan mengawasi sikon,jam menunjukan 12 siang..obrolan mengalir lagi diantara kami bertiga,hal yang bosan saya dengarkan adalah keluhan dari mereka berdua yang menyesal,tidak dapat menyaksikan pertandingan besar,dinegeri tercinta kita ini,persebaya vs arema... Lagi... Dan lagi. Berulang dan terulang...dan yang lebih ngotot adalah si fery...kesedihan yang amat sangat,hingga dia sampai meneteskan airmata.he he he....percuma kalo diomongin sekarang,posisi kita sekarang udah disini,di kaki gunung penanggungan..lagian kalo gue bersikeras untuk gak mau balik,gak sependapat dengan loe berdua,dan memaksa untuk tetap ngelanjutin perjalanan...itu salah sapa,,,? Salah gue,,,salah Temen-temen gue,??? basi banget loe..!#*¤%&~§.?!!?¤ (AADC coy...wkwkwkwk)... Lanjut lagi.. 
Jam setengah satu siang,saatnya ngetrack.tanjakan awal memacu langkah kami, memasuki daerah ladang perkebunan warga.disebelah kanan dipenuhi dengan tanaman berjenis rempah-rempah yang berupa cengkeh,kunyit de..es..be..disebelah kiri didominasi lahan pepohonan duren dan petak-petakan pohon tebu yang berjejer rapi,semua terlihat indah dan terurus...tapi yang lebih menarik perhatian kami adalah pohon-pohon duren itu,dengan kondisi buah-buahnya yang sudah memasuki masa panen,bagaimana cara warga membungkusnya dengan kantong kresek???padahal ada yang berbuah sampe ke pucuk-pucuk pohon...siapa pelaku utama yang bertugas membungkusnya?atau siapa yang rela berkorban mempertaruhkan nyawanya demi buah-buah duren itu?atau jangan-jangan para petani disini menyewa jasa batman,superman,spiderman.catwomen atau tomcat????siapa yang tahu jawabannya?tak ada yang tahu...hanya mereka dan Tuhan saja yang tahu.

10 menit berselang,sebuah mobil bertipe land rover (biar terdengar keren)dikendarai seorang bapak-bapak,menghampiri kami: 
Ayo maz bareng...? 
Oh mbonten pak,kulo melaku wae(oh tidak pak.aku jalan saja) Ora opo-opo mas.numpang teko ngarap ae?(gak apa-apa mas numpang sampe depan saja.) 
Tanpa dikomendani kami berhamburan menjajal si land rover.lumayan dapat kortingan.. Lumayan jauh,akhirnya sampe juga kami di pertigaan jalan yang akan memisahkan kami dengan si bapak dan land rovernya...
matur tenkyu pak..see you next time... Yuk dadah... Yuk bubuyyy.... tarik…………... 
jalan lapang tadi sudah berganti dengan trak setapak yang dipenuhi rumput dan tanaman liar khas hutan...semangat dan gairah mendaki yang masih menggebuh..membuat kami bertiga tidak hentinya ngobrol dan bercanda ngalor ngidul..sesekali diselingi tingkah laku yang mencontohi,,Tyo dalam program acara jejak petualang edisi survival...lompat ke tanaman yang satu berbicara sebentar,dan lompat lagi ketanaman yang lain,sambil menjelaskan fungsi tanaman tersebut,,entah benar atau tidak.pokoknya bergaya se oalah-olah sedang syuting..dengan mimik dan penjelasan yang dibuat seserius mungkin... Ha ha ha ha...


tanjakan yang terus menerus melewati hutan chailendra,yang dipenuhi rimbunan pepohonan khas penanggungan..akhirnya mengantarkan kami pada sebuah tanah lapang yang lumayan luas,tepat terletak dipunggungan gunung.para pendaki menyebutnya
POS BAYANGAN..dengan lokasi yang strategis seperti ini,sangat layak untuk mendirikan tenda... 
Tarik maneh.. satu setengah jam perjalanan rute terus menanjak dengan kemiringan mencapai 40 derajat. Setelah melewati hutan caliandra dan pos bayangan tadi,.Pohon-pohon di sini sudah jarang.mata leluasa memandangi keindahan alam sekelilingnya karena tidak terhalang lebatnya pepohonan...tapi tidak demikian dengan puncaknya..kabut tebal yang datang silih berganti.tidak memberikan kami kesempatan untuk menyaksikan puncak dengan leluasa...disini problem utamanya adalah KABUT...

rute semakin payah dan susah....berat carrier yang membebani menambah sempurnanya keletihan kami..angin,gerimis dan kabut.silih berganti menemani perjalanan kami..guyonan dan cerita ngakak berganti dengan konsentrasi rute dengan kondisi alam yang tidak mendukung ini. 
Ndek endi puncaknya ?(dimana puncaknya?) tanya fery... 
Masih jauh gak...sambung saya.. Aris yang memimpin barisan hanya geleng-geleng kepala,tanpa jawaban yang pasti...jam sudah menunjukkan 4 sore.,gerimis dan kabut semakin lama semakin lebat jarak pandang semakin tipis...

ayo lanjut lagi.pada tanjakan batu yang curam,kami menemukan sebuah gua yang lumayan besar.... Apa mungkin udah dekat sama puncak??? Tapi dimana....
hufftt seribu tanda tanya untuk kami bertiga.. 10 menit naik lagi ke atas,kami tiba pada ujung tanjakan gunung ini,
apa ini puncaknya,,tapi ko,gak ada tandanya???kabut tebal menutupi permukaannya,..tidak banyak yang bisa di lakukan disini. 5 menit putar-putar..kami memutuskan bahwa inilah puncaknya..sekarang yang harus dipikirkan adalah mencari tempat yang tepat untuk Mendirikan tenda...tapi bagaimana mungkin dengan kondisi seperti ini bisa aman bagi kita??..keadaan cuaca yang tidak memungkinkan bisa-bisa kita diserang badai... 
Pie.nang endi enak e?(gimana,,,dimana enaknya) 
Nang pos bayangan ta?(ke pos bayangan?)tanya aris 
Waaduuuhhh...gak keadhoan ta joe.(waduh gak kejauhan joe)..sambut saya dan fery. 


Diakhir perundingan kami turun,tapi bukan ke pos bayangan,,tapi ke gua tadi...
Setengah enam sore tapi keadaan sudah seperti jam 8 malam.sampai ke gua..tubuh yang mulai kelelahan memaksa kami untuk bergegas.bersihkan isi dalamnya,pelindung bawah dipasang..semua carrier dimasukkan..selesai.. huffft..
akhirnya dapat juga tempat strategis untuk beristirahat malam ini,tanpa harus bersusah payah mendirikan tenda.acara selanjutnya adalah menyiapkan dinner malam ini,,?berhubung,kami tidak membawa nesting,jadi perlengkapan masak-memasak kami gunakan rantang dapur seadanya...kehangatan dan kenyamanan gua membangkitkan semangat hidup lagi..saling bercanda dan mengobrol semua hal yang penting dan tidak penting,berbaur menjadi satu..alunan musik dari loudspeaker handphone aris menambah kegaduhan kami didalam gua.fery yang entah dari mana mendapatkan ide,berakting layaknya ana pinem atau artis-artis pemeran antagonis,yang selalu berbicara dengan gerakan mata melirik kekiri dan kekanan penuh kelicikan,saat niat jahatnya berhasil...

dengan kalimat andalan DIA TIDAK TAHU KALO.....
sumpah...setiap kali dia berakting seperti itu tiba-tiba perut saya menjadi mulas. peredaran darah menjadi Tersumbat. saya terserang migrain dadakan dan asma menutup fungsi pernapasan saya.. Tidak habis pikir dengan tingkah laku sang pemeran antagonis ini,bukan hanya sekali dua kali saja..tapi berulang-ulang kali....(dia tidak tau kalo dalam hati saya lagi teriak, ojo ngunu c*k..nang puncak gunung iki,ojo berakting c*k...)wkwkwkwkwk.. 
Jam setengah 7 malam makanan yang disiapkan belum juga matang,apalagi dengan nasinya,diaduk-aduk,di coba belum juga pas,diaduk-aduk lagi.tambah air lagi,tapi tetap saja nihil.perhatian yang kami berikan kepada si nasi hanya menghasilkan kegalauan..si nasi galau dengan kondisinya..galau dengan warnanya dan galau dengan kematangannya..ya sudahlah,apa boleh buat,kalo pepatah dulu mengatakan nasi sudah menjadi bubur,tapi kali ini beda,nasi sudah menjadi galau..jadi nikmati saja nasi galau ini...biar nasi jadi galau,yang penting gak perasaan kita gak galau....pastinya...


Sebelum kami sempat menikmati makan malam,gua yang kami tempati di datangi oleh dua orang pendaki lainnya..dalam keadaan basah dan kedinginan... Miris melihat kondisi keduanya. 
Lah mas ko kebengian,emange muncak jam piro(loh mas ko,kemalaman,emangnya muncak tadi jam berapa) 
Dari penjelasan keduanya ternyata mereka sempat salah jalur,dibawah tadi..belakangan saya tahu bahwa kedua teman tadi, yang satu adalah juremi sang petualang dan yang satunya pino meteora.(sesuai dengan nama akun facebook mereka) 
Yo wez nek ngunu ayo mlebuh kene ae mas.(ya sudah kalo gitu,masuk kedalam saja) aris mempersilahkan... 
Sambil ngobrol, Menawarkan makanan untuk mereka,tanpa banyak bicara langsung saja dihajar nasi galau beserta lauknya..kayaknya mereka kelaparan,tapi gapapalah digunung kita senasib. 
Yuk tarik.. 
Setelah selesai semuanya jam menunjukkan pukul 8 malam.. Mau ngapain lagi sekarang? Masa langsung tidur.. Nanggung tidur jam segini, apalagi di puncak gunung,cuaca diluar sepertinya mulai bersahabat. 
Ayo nang joboh ae yo(ayo ke luar aja)ajakan aris. 
Ayo..meski badan terasa capek,tapi tidak boleh menyia-nyiakan panorama alam di malam hari di sini dari puncak gunung penanggungan.. Diluar.....
Damn.... incredible moment..speechless..gak bisa ngomong.mulut mengangah mata melotot.diam seribu bahasa...yang ada hanya ucapan syukur dan rasa bangga atas karunia yang udah tuhan titipkan di negeri tercinta kita ini. Hamparan lampu kota terlihat kecil menghiasi gelapnya malam dibawah sana..kerlap-kerlipnya bagaikan susunan rasi bintang diangkasa.berbentuk dan menyerupai miniatur benda buatan manusia,seolah disusun dan ditata sesuka hati... Puncak gunung welirang dan arjuno tampak kokoh berdiri jauh di depan mata..didalam gelapnya seakan melindungi manusia dari kekuasaan alam....kabut tebal yang datang silih berganti,menutupi pandangan kami,dan ketika dia berlalu.perlahan namun pasti cahaya-cahaya berbagai warna itu menyeruak keluar dengan pesonanya... Jujur, saking terkagum-kagumnya akan semua yang terlihat,hantaman dingin dan angin malam tak kami rasakan... 
Sebuah batu besar,tepat didepan gua,dengan pandangan langsung ke bawah,adalah tempat, Kami bertiga duduk dan menikmati setiap keindahan yang ditawarkan....


Slank.....iwan fals....indonesia tempo dulu....oldist mancanegara.... Dan roxette dengan lagunya it must have been love.sebagai lagu wajib. Mengalun indah dari speaker handphone,menemani malam kami..hembusan asap rokok menyatu bersama kabut dingin yang datang silih berganti... 
Ayo sesi sharing dibuka sapa yang pertama? Aris ta?tanya saya. 
Yo wez nek ngunu,cerita mengalir apa adanya.pengalaman masa kecil,kenakalan masa smp,hingga bagaimana dia bermasalah dengan gurunya orang batak,sampe dia harus berhadapan dengan kegalakkan ayahnya terkuak dengan kejujuran yang tulus.saya dan fery sesekali menimpali pembicaraannya,senyum-senyum.ketawa-ketawa dan memberi saran,begitupun tentang masalah asmara,semua malam ini diungkapkan.,


Kesempatan berikutnya di untuk si fery,bagaimana sebagai anak bontot dalam keluarganya,dia dituntut harus bisa mengimbangi prestasi kakak-kakaknya...begitupun dengan masalah asmaranya,rasa sayang kepada seseorang yang akhirnya menyarankan dia untuk mencari cewek yang lain,adalah kisah drama asmara yang menyedihkan..hingga lagunya roxette it must been love,adalah sebuah ungkapan perasaan hati...yang akhirnya lagu itu pun menjadi lagu idolanya aris,,,,saya..dan kami bertiga... 
Untuk saya ini adalah pertama kalinya membicarakan pengalaman hidup untuk orang lain.. Bagi saya, yang sudah berlalu tidak usah diungkit,ungkit lagi. Tapi tak apalah,saya tidak adil jika tidak berbagi dengan mereka. Cerita tentang tekanan keluarga.dan konfliknya adalah hal pertama, Yang bisa saya ungkapkan.tentang masalah percintaan tidak begitu banyak yang bisa ceritakan..karena saya masih polos dalam masalah seperti itu..(ha ha ha yang ini jujur dari dalam hati yow)


Detik berganti ke menit,gerimis yang sedari tadi 
mengguyur,perlahan mulai berhenti,.langit mendung,berganti dengan kerlap-kerlip bintang yang tak seberapa banyak...dan dibawah sana,pesona-pesona itu masih tak tergantikan..tiga sahabat dengan beragam cerita terus mengalir mengisi malam yang indah...lucu-lucuan.seru-seruan...ketawa ngakak,teriak-teriak.,nyanyi-nyanyi. 
Yow everybody....yow semuanya. Konser malam ini penuh dengan gejolak rocker dengan dentuman 
it must have been love yang fonemenal... Apa yang udah kita sharing adalah pengalaman kita tentang hidup.setiap tangis,,,tawa,,,kekecewaan,,,kesedihan,,, adalah guru yang mengajarkan kita untuk mengerti arti hidup sebenarnya..tidak ada yang perlu disesali dan dibanggakan...pengalaman adalah bagian dari kita...dan kita adalah bagian dari pengalaman... Jika kita masih bisa berdiri tegak hingga saat ini,itupun karena pengalaman..sooo give thanks buat pengalaman..terima kasih untuk semua cerita dan hal-hal hidup yang pernah kita lalui... Termasuk cerita indah kita bertiga disini, di puncak penanggungan....(gue nangis coy...hiks..hiks..….)
Tanpa terasa malam semakin larut.
dua jam yang berkesan,dua jam penuh kejujuran,dan dua jam konser kita telah berlalu... 
Yo wez...its time to say goodnite to everyone.. Especially for the stone and penanggungan. Disambung besok lagi ya..... 
Continued....

Senin, 16 April 2012

Penanggungan... asal mula salam juanda dan salam jatim expo...... Yuk...Tarik...


Setelah dua musim tak berseteru, akhirnya derby Jawa Timur nan gengsi tersaji juga. Dua rival berat, Persebaya Surabaya dan Arema FC bakal bentrok dalam lanjutan Indonesian Primer League (IPL) di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (4/3) besok sore. 
Sejarah panjang perseteruan Persebaya dan Arema memang sudah mengakar dan selalu membuat suhu pertandingan memanas. Apalagi, kedua suporter dari dua klub besar asal Jawa Timur ini ibarat dua kutub yang tak mungkin lagi bisa dipersatukan. Namun pada akhirnya persebaya berhasil mengalahkan arema dengan skor akhir 2-1.para bonek mania,pendukung sejati persebaya,patut berbangga dengan tim kesayangannya.saat menjamu arema dalam pertandingan yang sarat akan gengsi ini...
hal serupa seharus juga dirasakan kedua sobat saya yang mengaku sebagai bonek mania.
Fery puji nova dan Aris Daeng W...meskipun tidak menyaksikan secara langsung,apalagi sampe ke gelora bung tomo hanyalah mimpi.. Tapi mereka wajib turut dalam euforia ini... Ha ha ha. 
Jadwal ke penanggungan sebenarnya tidak tepat.dari awal-awal planning.sudah terlihat kekeliruan akibat salah pengertian... Tapi kami memaksa untuk merealisasikannya.. Bahkan jika mau,pendakian ke penanggungan bisa ditunda dan diganti dengan menyaksikam pertandingan persebaya vs arema...
tapi ternyata pesona dan kemolekkan gunung lebih menggiurkan dari apapun,daya tarik yang diciptakannya.membuat kami seolah-olah terhipnotis oleh segala kerahasiaannya.. Dan akhirnya kami tetap memilih dia.dan melepaskan yang lain,dan kami rasa itu bukan sebuah pilihan yang salah.. 
Gunungku oh gunungku... 
Sebelum masuk ke cerita petualangan penanggungan,saya akan mengisahkan,hal-hal,atau kejadian-kejadian atau kronologi-kronologi,atau apapunlah istilahnya,,yang terjadi sebelum hari keberangkatannya tiba.. 
Awal kisah awal cerita,konon 3 orang sahabat yang disatukan karena memiliki hoby dan kegemaran yang sama untuk bercumbu dengan alam dan menyatu dengan gunung. 
Diantaranya adalah saya,bung Aris Daeng W.dan bung Fery Puji Nova... Keakraban yang terjalin diantara saya dan kedua rekan saya tidak hanya untuk keperluan memuncak,tapi juga meliputi segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara...adil dan makmur...merdeka....



Cukup..... lanjut dalam bahasa kita... sabtu sore tanggal 3 maret.sesuai rencana fery akan datang ke surabaya..jadi jam 5 sore,saya menanti kehadirannya diterminal bus kesayangan seluruh warga surabaya dan sidoarjo..bungurasih...
tak butuh waktu lama 15 menit.sudah tampak wujud bung fery puji Nova. .berbasa-basi sejenak..kami meninggalkan bungurasih ke rumah bung aris... Sampai disana si empunya rumah.telah menunggu kedatangan kami.dengan senyum manisnya kami dipersilahkan masuk.. ...... 
Malam minggu,malam yang panjang,malam yang asyik buat pacaran,pacar yang baru,baru kenalan,kenal dijalan jendral sudirman.du...du...du... Sepenggal lirik lagu lawas yang pernah di populerkan oleh jamal mirdad,lagu yang menceritakan tentang ritual malam minggu,yang dilakoni oleh para kawula muda,,,moment yang tepat,untuk menghabiskan waktu bersama pujaan hati dan handai taulan.. 
Klise,tapi tradisi ini masih tetap berlaku dan disukai oleh mereka yang mengaku dirinya anak gaul.dan yang pasti jadi galau kalau malam mingguan gak bergaul atau digauli. Yuk mari...
Jadi kita-kita yang tergabung dalam komunitas anak gaul anti mati gaya..malam ini kami akan menghabiskan waktu dengan memantau dan mengontrol setiap sudut keramaian dari kota pahlawan ini.jika Ada yang berkenan,terlihat bagus dan imut-imut,yang pasti unyu-unyu.yang pasti bisa dipertimbangkan untuk di bungkus dan dibawa pulang..tapi seandainya pun,tidak ada... Artinya Kami belum beruntung.dan dicoba lagi lain kali..yang penting tetap semangat.... 
Jam setengah delapan malam saatnya untuk beroperasi,tujuan pertama adalah.salah satu mall yang cukup terkenal di kota ini. Selain untuk menebar dan mengambil pesona,kami akan membeli beberapa kebutuhan logistik ke penanggungan nanti..menikmati suasana mall yang ramai dan hiruk pikuk ini.dengan segala jenis orang dengan berbeda gaya dan latar belakang,membuat kami tiba-tiba berubah menjadi orang yang suci.memuji yang satu,dan menyela yang lain,yang itu seperti si angsa putih dan yang lainnya adalah si itik buruk rupa...tapi tetap saja,sibuk menilai rupawan para gadis,tak ada satupun yang nyantol..nihil..dewi fortune,udah keburu minggat..
Ya sudah kami merapat ke tengah area mall.disana ada pertunjukkan live band.sepasang vokalis sedang beraksi.lagu-lagu yang dibawakan lumayan enak,mungkin karena sesuai selera kita.western slow rock.gerakkan badan mengikuti alunan music,dengan sesekali ikutan bernyanyi ajep abis.dan saking atraktifnya sampe-sampe gaya saya yang norak,terlihat oleh si vokalis..dipanggil kebawah,,,


ngapain,,duet bareng,,,gila,emang berani dibayar berapa? Lagian kalo gue ikutan nyanyi,loe semua bakalan gigit jari kehilangan pekerjaan. He he he.. 
Suasana atrium semakin lama semakin memanas..para pengunjung mall mulai merapat ke area pertunjukkkan.personil band yang tidak ingin mengecewakan penonton mulai menunjukkan aksinya.cabikkan senar sang bassis,ditambah dengan gepukkan sang drummer seperti kesetanan,dikolaborasikan dengan alunan gitar rhytim dan nada sentuhan piano.menghidupkan suasana.kedua vokalispun tak mau ketinggalan.si cewek dengan suara perpaduan antara amy Lee.(evanecence) dan Rita sugiarto.serta si cowok berkarakter chester bennington(linkin park.)dengan lengukan khas saiful djamil,berhasil menghipnotis para audiens.. Saat melantunkan bring me to life..dengan irama timur tengah..luar biasa,pertunjukkan mereka berhasil memukau para penonton dan kami.

Tapi ditengah-tengah pertunjukkan,kami memutuskan untuk pergi..saat sang vokalis cowok dengan kesadaran tingkat tinggi.melantunkan lagu,yang di awali dengan kalimat cenat-cenut..sumpah rasa bangga kami terhadap mereka di nodai dengan goyangan alay.khas abege ababil yang sedang sibuk-sibuknya mencari jati diri... Buyar..buyar...wes buyar.. Selesai ngemall,rencana selanjutnya adalah ngopi sambil nongkrong di depan jatim expo yang bertetangga dengan kampus IAIN.yang didepannya ada rel kereta api dan yang didepannya lagi adalah jalan utama dua arah...aris dan ferry pulang sebentar menyimpan belanjaan,dan saya langsung meluncur ke TKP untuk mensurvei area yang tepat dan strategis untuk menemani kita menghabiskan malam minggu ini. Sampai ditempat tujuan,jam setengah sepuluh malam.suasana sudah sangat rame,setiap sudut warung kopi yang berjejer sepanjang jalan di penuhi oleh pembeli yang rata-rata anak muda.


2 kali mengitari venue tersebut,akhirnya saya mendapatkan tempat yang kosong.karena letaknya sedikit di pojokkan.jadi lumayan minim penerangannya.remang-remang romantis gimana gitu?...he he he.. 
15 menit kemudian aris dan ferry sudah muncul..yuk merapat ke dalam..saatnya kita habiskan waktu malam ini,disini dijatim expo ini.
kebetulan di depan warung yang berjejer,yang langsung berhadapan dengan jalan besar,terdapat tanah lapang,atau lebih tepatnya halaman lebih yang ditumbuhi rumput.oleh para penjual, lahan ini dimanfaatkan untuk lesehan,yang beralaskan,kain semacam spanduk dengan ukuran cukup luas. Lumayan bisa dipake buat bobo... Setelah memesan kopi,baru saja tubuh saya merasakan nikmatnya lesehan ini.kami di panggil aris. Woy,ayo nang juanda ae? 
Loh ngapain ke juanda,emang mau kemana? 
Ternyata sejak tadi aris sedang sibuk bersmsan dengan temannya,yang juga seorang pecinta alam.. Dan si teman ini...panggil saja si teman karena saya lupa namanya.. Sedang nongkrong sambil ngopi-ngopi di juanda...
 Ealah ndek kene ae?wez enak iki.(ah disini saja,sudah enak ini) Lumayan adho yow rene rono? Sahut saya. 
Gak koncoku ambe arek-arek cangkruk'an ndek kono,rono ae ben rame.ndek kono rame'e poll.akeh wedho e(begini,temanku sama anak-anak,nongkrongnya disana.kita kesana saja,biar ramai,banyak ceweknya..)mendengar kalimat penjelasan itu,keengganan saya mulai terusik.ferry yang disamping saya pun mendukung perubahan rencana,yang dibuat aris.
Yo wez nek ngunu.mrono ae(ya sudah kalo begitu kita kesana saja.)


akhir nya dengan tidak enak hati,kami harus membatalkan kopi yang sudah di pesan tadi.sebelum meninggalkan jatim expo,kami sempat berunding lagi,akhirnya kesepakatan tetap ke juanda. Jarang-jarang juga kita ke juanda,gak tau gimana venue nongkrongnya,mungkin aja,lebih seru dan lebih rame,apalagi dekat bandara juanda yang bertaraf international,paling gak 3 dari 10 orang yang cangkruk disana,kalo gak bule,ya artis terkenal,kalo gak ya pramugari.batinku…..lagian jatim expo,karena letaknya dekat pinggiran jalan pusat kota,udah sering diliat.walau dari depan jalan saja.jadi kapan-kapan saja kita maennya kesini. Setelah dipastikan oleh aris. Saatnya kita lets go.... 15 menit perjalanan,kami memasuki jalan utama menuju bandara. 
Nang endi koncomu(dimana temanmu) 
Nang ngarap e hotel utami(di depan hotel utami)..
Ya sudah kita kesana.masih dengan semangat yang membara. Tepat didepan pertigaan hotel utami kami berhenti.
Posisi e nang ndi arek'e(posisinya dimana anaknya). 
Sek ta telpon arek,e(sebentar saya telepon anaknya)jawab aris. Kok sepi gini ya,katanya rame, banyak orang nongkrong,yang disebelah mananya?trus yang kelompok cewek-cewek nongkrongnya dimana?sejauh mata memandang,hal-hal yang saya harapkan tidak ditemukan,yang ada hanya.sudut jalanan sepi yang dihiasi lampu jalan, tampak menguning di setiap pancaran sinarnya.serta raungan sepeda motor dari para ababildeze tapigakmood(abege labil doyan sepeda,tapi gak modal). 
setelah aris memutuskan hubungan telepon dengan si kawan,dapatlah Kami informasi dimana si kawan berada..sekitar 10 meter didepan,terdapat pedagang kaki lima yang menjajakan kopi dan sejenisnya.tepat disebelah kiri dari warung tersebut,segerombol orang sekitar 6 atau 7an sedang santai duduk didepan pintu gerbang sebuah pabrik atau kantor yang sudah tutup. Dan ternyata di situlah si teman berada..dia berdiri memberikan isyarat dengan lambaian tangan.(lambaian tangan disini,bukan lambaian tangan kearah kamera,maka tim kami akan datang menjemput anda). Parkirkan sepeda,saya aris dan ferry berbaur dengan mereka,salam-salaman.kami mengambil posisi dipojok. Dan musibah itu datang……

Perhatian:saya tidak akan menerjemahkan kedalam bahasa       indonesia,karena tidak sopan dan terlalu apa adanya………. 
Eh c*k ta enteni ket mau ambe arek2 ndek kene.nangdi ae awakmu c*k.tertuju pada aris. 
Waduuuhh.apa-apaan ini. Kita baru sampe,belum juga kenalan,tapi sudah disambut dengan kalimat yang sangat –‘menyejukkan hati’.wah indikasi tidak baik. Lanjut.
aku ambe arek-arek mau nang jatim expo.langsung mrene.jawab aris. 
Yo wez gapopo..lungguh o c*k.. Ne kate pesen kopi yow nang warung ngarap iku loh c*k!penjelasan si kawan,,santai. Awakmu ngopi ta joe.tanya aris pada saya dan rekan fery.ha ha ha.saya langsung menyetujuinya.daripada saya di kasih janc*k,mendingan dikasih kopi.. Cerita pun bergulir.pengalaman mengenai pendakian,menjadi topik yang lebih sering dibahas. 
Arek-arek kate nang rinjani.ajak aku,tapi aku gak isok e c*k? 
Lapo gak isok?tanya aris. 
Yo kerjo c*k?


Wakakakakakwkwk.. Teman-teman si teman yang lagi ngobrol santai di sampingnya,juga tidak kalah hebohnya dengan saling misu.... Mereka lebih banyak diam,tapi kalo ada kesempatan untuk misui,,.mereka rebutan. 
 Ha ha ha. 
Gak isok c*k,
awakmu mrono dewe. 
G*teli kund iku? 
Ooohhh janc*k iki.as* raimu?keplaki ae arek 
'e.as* kund
janc*k,g*teli,as* kund pok. Wkwkwkwkwk. Bahasa itu di omöngi berulang-ulang,seperti mereplay kaset. Saya merasa seperti berada di sebuah sel tahanan yang di isi oleh para napi dengan kasus misu-misu.ha ha ha. Kami bertiga,hanya duduk diam,senyum-senyum,dan menyaksikan mereka saling berlomba memecahkan rekor misui terbanyak....damn.. 
eh jarene awakmu mari teko lawu?.tanya aris,pada si teman. 
Iyo c*k,.bulan wingi...ambe arek-arek.telas kabeh c*k teko puncak..awak'e ngecamp nang hargo dumilah,adem e poll c*k.. Jawab si teman.. 
Saya tidak begitu tertarik dengan penjelasannya.saya lebih senang bentuk penegasan di tengah dan diakhir kalimat...C*K! Inilah konsekuensi yang harus kami tanggung,jika merubah rencana secara mendadak..rame gak dapat,cewek gak ada.. Janc*k.yang di terima.ha ha.ha. 
Hal seperti tidak bisa didiamkan,saya tidak sabar untuk langsung berbicara dengan bung aris dan bung fery... Kalo langsung diomongin disini gak enak sama si teman dan teman-temannya...tapi kalo ditunggu sampe pulang.kelamaan. Akhirnya saya memutar otak.berpikir keras.dan mencari solusi.. Dan ahhhaaaaaaaaa 
i have idea.,.

Mana...... handphone saya mana....... mana handphone saya........ Saya akan membahasnya via short message service (sms).. 
Ketik...ketik...ketik...... 
Add phone number from phonebook...
already.....
send....... 1 detik,2 detik,3 detik. Dan.... Whahahahahahahahahahahaha.. c*k,,janc*ok iki.. 
Terdengar, Suara bung fery misu-misu dibelakang….saya rasa rencana ini berhasil..oke.langkah kedua..forward,....

addphone from phonebook..
already..
send... 1detik.2 detik,3 detik.
dan. 
Bwhaha ha ha ha...c*k,,,anc*k..kali ini giliran bung aris yang misui.. 
Sukses...


Akhirnya aksi kirim dan menerima sms adalah cara untuk mencurahkan isi hati saat itu. Masih ingat saya salah satu sms dari rekan fery,'iki suroboyo c*k,nangdi cewek e c*k..janc*k iki. Wkwkwkwkwkwk.sumpah ngakak luar biasa..sampe guling-guling..jatuh kedalam got,guling-guling lagi jatuh lagi..bangun..bangun langsung janc*k got eee..ha ha ha 
Saya berusaha menjaga untuk tidak dicurigai oleh si teman,dan rekan-rekannya.karena handphone kami bertiga,gantian bunyinya.sudah gitu aris dan fery.ketawa dan tingkah lakunya tidak bisa dijaga...ha ha ha., 
Setelah kenyang dengan kata-kata yang ‘romantis’ tadi sudah saatnya kita pulang.. 
Ayo c*k balik saiki ta? 
Iyo c*k mene wayae berpetualang nang penanggungan e... 
Nek wez ngomong muleh, ndang budal c*k, lapo sek lungguh mane,janc*k iki? 
Kami bertiga mengambil alih fungsi si janc*k...ha ha ha.

Tanpa banyak kata,dan kalimat kami berpamitan,.berusaha untuk meminimalisir percakapan dengan mereka,..5 langkah kedepan sebelum pulang,saya menoleh ke belakang.sambil menebar senyum yang manis dan lambaian tangan ke mereka,dalam hati,,saya teriak. JANC*K, AS* RAIMU KABEH C*K! Wkwkwkwkwkwk.. Puas.puas...puas., 
Ayo sobat-sobatku kita pulang... Selama perjalanan pulang,saling salip-menyalip sambil teriakki janc*k minggir o c*k. Tidak luput dari mulut busuk kami..ha ha ha... 
Waktu sudah jam 12 malam..untuk malam minggu kayak gini sepertinya ini masih sore.sepeda motorpun kami arahkan ke mesjid agung..dengan melewati komplek perumahan,dan biasanya jika melewati tengah malam,maka portal akses kedalam perumahan sudah ditutup.kenyataannya memang seperti itu, bahkan kami sudah ditegur oleh satpam perumahan,tapi tidak kami hiraukan..tetap dipaksakan untuk masuk.sampai didalam,ternyata kami terjebak,putar sana,putar sini semua jalan tertutup.tapi beruntung.tepat diujung kopleks,terdapat sebuah pintu kecil , dengan portalnya yang lumayan tinggi.,setelah dijajal,ternyata bisa dilewati.akhirnya kita bebas...


Sampe di mesjid agung,suasana sudah lengah.keramaian yang biasanya terlihat hampir disetiap malam minggu.sudah tidak tampak,mungkin karena malam sudah larut,jadi yang tertinggal,hanyalah beberapa pedagang yang masih setia berjualan.. Akhirnya kami memutuskan untuk ngopi-ngopi sebentar disini.kembail mematangkan rencana besok. cerita-cerita konyol tadipun tidak lupa dibahas lagi..terutama batalnya kita tebar pesona di jatim expo dan kenekatan kita untuk mendengarkan dan ambil bagian dalam acara misu-misu bareng di juanda. Huffft.malam minggu,yang abu-abu,,,,hitam,,,kelabu,,,coklat,,.mendung,,,malam hari,,,gelap gulita..,lampu mati...kurang pencahayaan,,,,tengah hutan,,...
semua campur aduk menjadi satu. . 
Dan dari peristiwa itulah muncul istilah salam juanda dan salam jatim expo.... 
Hari sudah semakin larut..untuk hari ini petualangan berakhir sampai disini.. Besok hari kita akan melanjutkan dengan petualangan yang baru,menggapai puncak penanggungan..setengah jam sudah kita habiskan disini..its time to go home...pulang rumah... 
To be continue..

Sabtu, 14 April 2012

Saya,kamu,kita dan si merapi........(kamu tau mulut...mulut itu cangkem..).... last Episode .........


15 menit berisirahat,perjalanan kembali dilanjutkan.dengan ritme yang semakin dipercepat.jalanan setapak berlubang,bercabang dan terjal kami taklukan dalam trek menurun yang lumayan curam.dengan rute seperti ini.jika tidak waspada maka terjeremus dalam lubang jalanan,dan terjerembab dalam labilnya setapak,takkan bisa terelakkan.satu persatu bergantian menjadi korban keganasannya..semua mendapatkan giliran,tanpa terkecuali..tergantung dari kitanya saja,untuk menentukkan gaya jatuhnya,biar tetap terlihat keren.
he he he.
jatuh,,,bangun lagi,,,jatuh lagi..bangun lagi..ketawa,diketawain.senang-senang sejenak lanjut lagi perjalanan.dan dari hasil survei dan jajak pendapat,yang menempati peringkat pertama rekor terbanyak jatuh dengan gaya ter asik diberikan kepada saudara resta satria nurahman. Plok..plok..plok.......
selamat anda berhasil mengalahkan kami semua,anda berhak mendapatkannya untuk apa yang sudah anda korbankan...ha ha ha.


Saya rasa faktor yang tepat,kenapa dia harus terjatuh bolak-balik adalah,disamping kurang waspada,dia selalu bertindak dan berbicara untuk hal-hal yang di anggap tabu oleh orang-orang saat melakukan pendakian...terutama dengan bahasanya...berulang kali dia mengucapkan kata cak..c.*k,..cak...c*k..diakhir kalimat,untuk semua kalimat yang penting maupun tidak penting..ha ha ha.
bahkan mulai berlangsung sejak awal pendakian kami kemarin..(sory maz ebrow resta,, heaven know lah.) Sebenarnya saya sedikit kuatir dan ingin mengingatkannya dari kemarin,tapi berhubung.saya juga menikmati setiap ucapannya,maka saya diamkan saja..
Ok back to story... 
masih tetap sama,setapak kecil dengan tanah sesekali bebatuan kecil menjadi pijakan...setengah dari rute gunung ini sudah kami lewati...tubuh terasa mulai kelelahan.persedian logistik yang terbataspun sudah mulai menipis...jalanan yang menurun ini memaksa kami untuk terus melangkah..perlahan saya,resta dan aris mulai terpisah dari yang lain..tapi masih tetap dalam pantauan satu sama lain..ditengah rasa capek dan kelelahan..kami diguyur hujan.dengan terpaksa,kami harus lebih bergegas untuk tidak basah yang lebih parah,tapi percuma,yang awalnya hanya gerimis,berubah menjadi hujan yang semakin lama,semakin deras..
Mau tidak mau turunkan carrier lagi.membongkar dan mencari mantel.saat saya sedang sibuk dengan urusan mantel,aris lewat dengan sudah bermantel.sambil berjalan mengikuti rute yang sedikit lebih curam. Tiba-tiba gubrak... 
Joe,lapo?tibo ta? 
Iyo.jawabnya dengan lemah.. 
Karena posisi jatuhnya yang sedikit kedalam.jadi saya tidak begitu memperhatikannya..
5 detik berselang dia bangkit.. 
Gapopo ta joe. 
Gak.gapopo.. 
Yowez nek ngunu ayo budal mane.

Setapak yang diguyur hujan bertambah semakin licin.saya,aris dan resta sedikit memperlambat gerakan..saya cukup miris melihat resta,ditengah hujan lebat dan dingin.dia nggak bermantel,hanya berlindungkan jacket yang sudah basah..
entah bagaimana dengan keadaan luqman,ridwan dan bj di belakang sana. Ditengah jalan kami berpapasan dengan pendaki yang lain,beberapa dari mereka kebetulan,adalah teman facebooknya aris.jadi yang awalnya tidak kenal jadi bisa tahu sosok orangnya langsung.lumayan bertemu dengan orang baru paling tidak ada cerita baru yang bisa dibahas,selama perjalanan turun yang disertai hujan yang tak juga redah ini.beberapa tingkah pola dari para pendaki itu juga cukup menghibur.ekspesi wajah mereka saat jatuh dengan berbagai gaya.membantu memulihkan stamina yang semakin menipis. Jalan setapak yang kami lalui perlahan mulai memasuki area perkebunan para warga.artinya bahwa rute sudah dekat dan sebentar lagi sampai..masih dalam hati-hati dan waspada,15 menit berselang,tibalah kami di new selo..hujan seperti tidak memberikan kesempatan untuk kami.masih tetap dengan itensitas yang sama.tidak bertambah, tidak juga berkurang..keadaan new selo,di penuhi oleh banyak orang.


bukan hanya para pendaki.tapi warga disekitarnya..setiap warung yang berjejer,tidak dibiarkan kosong.keadaan cuaca yang dingin.sangat tepat dengan segelas kopi panas dan gorengan.begitulah kira-kira yang saya lihat dari mereka yang cangkruk di sekitar warung-warung tersebut..posisi yang penuh mendesak,akhirnya kami mencoba untuk merapat ke rumah joglo yang terlihat lebih lengah.. Selesai menyimpan barang di tempat yang aman.sambil menunggu ketiga teman yang belum muncul,kami memutuskan untuk mencari sesuatu yang bisa mengenyangkan dan menghangatkan tubuh. Pilihan utama adalah soto dan teh hangat..tapi setelah di survei dari warung pertama hingga terakhir,, tidak ada yang menyediakan soto atau sejenisnya.yang ada hanya mie instant dengan beraneka rasa ya sudah kalo gitu,apa boleh buat yang penting ada sesuatu yang bisa mengisi perut yang mulai kroncongan.
rumah joglo kebanyakan di isi oleh para abg-abg baik yang berpasangan maupun yang berkelompok dengan teman-temannya,membuat suasana sore Berhujan dan dingin ini,menjadi ramai dengan tingkah laku dan gaya mereka yang heboh.dan dari mereka juga,kami mendapatkan informasi bahwa,ada seorang pendaki yang tewas terjatuh kedalam jurang.dan baru saja mayatnya dievakuasi oleh tim sar... 

Benar saja,dengan kondisi seperti ini,apalagi hujan,jika tidak lebih berhati-hati maka nyawa taruhannya.. Satu jam lebih kami disini,hujanpun tidak ada indikasi untuk redah.satu-persatu para pendaki mulai meninggalkan new selo.memaksa diri untuk menerobos,derasnya hujan yang turun.teman-teman kami yang sempat menjadi tetangga semalam di pasar bubrah pun tengah bersiap-siap untuk check out.sambil melempar senyum,saya coba sedikit berbasa-basi dengan mereka,kebetulan salah satu dari mereka sudah cukup akrab dengan saya,tapi sayang saya lupa jenenge?ha ha ha ha. 
Loh balik sekarang ya mas?
Pertanyaan saya... 
Iya bro kami balik sekarang. 
Kan masih hujan.dengan apa emangnya? 
Tanpa suara dia menunjuk pada mobil patroli polisi berbentuk pick up yang sedang parkir... 
Oooohhh.. Wah disuruh balik ke rumah tahanan ya bro?
saya coba bergurau. 
Iya nih udah dijemput,disuruh balik sekarang. Ha ha ha. 
Ya udah kalo gitu hati-hati,jangan lupa titip salam buat teman-teman napi yang lainnya ya.salam lestari. 


Dengan lambaian tangan,mereka bergegas pergi.dan kitapun berpisah.sayup-sayup saya sempat mendengar mereka memanggil namaku..roooockyyyy..... 
Eehhmmm.ternyata cukup mudah untuk menjadi sosok yang terkenal. He he he. Memasuki jam empat sore,hujanpun mulai redah.para abg-abg tadi sudah tidak tampak wujud mereka.jadi saatnya juga kita harus pergi. Menuruni jalan new selo.ridwan memimpin di didepan, menyusul aris dan bj.saya di belakang mereka,dan tepat dibelakang saya,luqman dan resta menyusul..semua sibuk dengan langkahnya masing-masing.. 
Dan tiba-tiba..... Woy c*k....
Bj dan aris sontak menoleh kebelakang.saya tidak menoleh karena itu bukan nama saya... 
Arek ikiloh ket wingi sampe saiki ngomong e cak,,,c*k.,,cak...c*k ae.sambil melirik ke arah resta. Resta yang tertuduh hanya menampakkan ekspresi wajah tanpa dosa. Wkwkwkwkwkwkwkwkwk.
ternyata luqman juga terusik dengan kata-kata gaulnya resta.kasus ini di angkat lagi,kepermukaan.yang lain,hanya senyum-senyum dan melanjutkan perjalanan.tanpa ada yang menambahnya.
.berhubung sudah diangkat lagi.saya pun kembali penasaran untuk mengetahui.alasan utama sehingga kata ini selalu mengudara.. 
Awakmu lapo ko,seneng e ngomong kyok ngunu kuwi? 
Iku bentuk penegasan kalimat..gak srek nek ngomong tanpa kalimat iku....
oh ngunu ta?


luar biasa arek iki..tampang lugu tapi hati preman.ha ha ha..dan jawaban selanjutkan yang lebih mengagetkan dan menggemparkan dunia persilatan adalah' 
akuloh ngomong gak nang lanang tok,sing wedho yo ta cak,,, c*k,,,cak,,,c*k pisan..
Gubrrakkk...parah polll arek iki,ternyata baru saya sadar bahwa,yang lebih pantas untuk di ajari apa itu mulut,mulut itu cangkem adalah resta bukannya bj. Ha ha ha..
Ditengah keheranan dan rasa tidak percaya,(indikasi lebay) tanpa terasa kami telah sampai kembali di pos perijinan..sama dengan di new selo.disinipun cukup rame..
ridwan yang dari awal bertugas mendaftar..melapor ke petugas yang ada...kami yang lain hanya menunggu di jalan.setelah urusan registrasi selesai.lanjut lagi untuk turun.kembali melewati jalanan aspal lurus yang dapat terlihat kedua ujungnya.... Sampai pada pertigaan selo,waktu sudah menunjukkan setengah lima sore.. Karena belum memahami arah bis dan waktu keberangkatannya,kami sempat berbincang dengan seorang bapak2 disitu,katanya lumayan susah dan lama kalo menunggu dijam-jam seperti ini..memang benar apa yang dia ucapkan,tapi yang saya tangkap dari penjelasannya adalah dia ingin menawarkan jasa ojek.. 


Akhirnya setelah menunggu beberapa menit,bis yang kami nantikan datang juga.dengan hati gembira dan sukacita,sambil berlarian kecil,kami menyambutnya.tanpa di perintah,semua sudah mengisi kursi penumpang yang ada dengan sopan dan tenang..
saatnya kita meninggalkan selo... goodbye selo..selamat tinggal..sampai bertemu lagi ya... 
Cium hangat untuk orang-orang sekitarmu...
Bis mengantarkan kami sampe ke terminal kota boyolali..waktu menunjukkan setengah lima sore. Hujanpun tak kunjung redah. Disini kami akan berpisah..saya dan aris menuju ke jogja dan teman-teman yang lain memutuskan langsung balik ke surabaya. Diatas bis yang kami tumpangi, Tak ada banyak kata yang terucap,tak ada isak tangis dan pelukan hangat untuk mendramatisir sebuah perpisahan,yang ada hanyalah lambaian serta jabat erat tangan,sebelum kami pergi... 
Terima kasih sobat-sobatku..untuk liburan dan pengalaman Yang menyenangkan sekaligus mencekam ini.terima kasih untuk dua hari ini yang penuh cerita..
senang berkenalan dengan kalian semua..jika suatu saat nanti, sang waktu masih berkenan,ingin lagi mengulanginya,berpetualang bersama.habiskan waktu,melewati batas perbedaan,dan menciptakan kenangan yang takkan pernah hilang..... 
Akhirnya di ujung kalimat.from the bottom of my heart..aku njalok sepurane sing akeh yow..nek misale ada kata dan kalimat sing tidak menyenangkan dihati..ak cuman berusaha untuk menceritakan apa adanya kita. Oke dulur.......sayonara.......... 

Rookie Arnold’s........ pamit....
The...end... 

Nb:kalo ada diantara kalian,yg kebetulan bertemu sama si angkatan,nitip salam yo.salam cangkem..kamu tau mulut,,mulut itu cangkem...jaga tuh cangkem... Ha ha ha.. 

  Ekstra... Setelah dari merapi,rencana selanjutnya,adalah menghabiskan liburan ke jogja..bayangan saya waktu itu adalah,semua tempat-tempat indah yang akan kami sambangi nanti.dengan borobudurnya,malioboronya,keratonnya...begitu senangnya saya membayangkan,sampe-sampe capek yang masih tersisa sudah tidak terasa... Tapi begitulah,tidak semua hal-hal indah yang kita bayangkan,berjalan sesuai dengan yang diharapkan.waktu,kondisi,fisik,dan psikis,harusnya.juga termasuk bahan pertimbangan yang perlu dipikirkan...karena dari faktor-faktor inilah.semangat kita tetap ada,niat kita tetap terpacu..tekad kita tetap fokus..tapi nevermind.setiap masalah selalu ada hikmahnya.. Pelajaran yang saya ambil adalah.jika kamu dalam keadaan tertekan,bukan karena lingkungan,bukan karena orang-orang yang ada disekitarmu.atau apapun itu,,,, tekanan yang lebih banyak datang dari dirimu sendiri...satu hal yang penting adalah belajar untuk mengendalikan diri..berusaha untuk menguasainya..dan tetap berpikir positif.jangan pernah mencoba untuk mencari kambing hitam..salahkan lingkungan,salahkan orang-orang disekitarmu,dan salahkan dirimu sendiri.memperparah situasi dan membuat orang lain merasa serba salah... 
semua akibat yang terjadi selalu ada sebabnya.jika kamu tidak menghendakinya,maka sejak awal kamu punya hak untuk menghentikannya... 
 Ingatlah Kamu tidak pernah sendiri sobat..bila kamu merasa capek...kita sama-sama capek...kamu kedinginan.kita rasakan bersama..kamu merasa dibohongi.aku juga iya.... 
deritamu...deritaku juga..... 
Jadi keingat sama lagu wajibnya kita...belum ada judul.... iwan fals.. Pernah kita sama-sama susah Terperangkap didingin malam Terjerumus dalam lubang jalanan Digilas kaki sang waktu yang sombong Sahabat masih ingatkah kau........

Kamis, 12 April 2012

Saya,kamu,kita dan si merapi........(kamu tau mulut...mulut itu cangkem..) Part 4....

Minggu pagi 12february 2012 puncak garuda merapi……. 
Kesan pertama yang saya dapatkan pagi ini adalah suasana ramai…bukan saja dari kami tapi dari para pendaki yang lainnya.. Hari masih gelap..terdengar suara aris sudah terjaga,,sedang asyik ngbrol dengan lukman dan ridwan,,disamping saya masih tertidur resta,,dengan gaya melingkar,,,kita harus segera bergegas ke puncak karena berhubung matahari belum menunjukkan tampangnya,,maka kita punya kesempatan untuk menikmati sunrise di puncak nanti..saat mendengar bahwa kita akan muncak sekarang perasaan pertama saya adalah lets do it…

Luqman,ridwan,dan bj,,masih pengen berleyeh-leyeh,,resta,kondisi tubuhnya tidak memungkinkan,jadi memutuskan untuk tidak ikutan..saya dan aris bergerak duluan.. Mengikuti jejak para pendaki lain yang sudah mendahului kami,,dengan rute memutari punggung puncak,,sebelah kiri..tanjakan pertama adalah bukit pasir yang lumayan luas dan terhampar mengilingi punggungan ini,,berjalan bukan saja dengan melangkah tapi sekalian merangkak,sulit tapi tidak begitu sulit,,sampai diujung rute berpasir ini kami dihadapkan dengan tanjakan batu-batu vulkanik yang terjal…yang ini benar-benar sulit karena memang benar-benar sulit,,harus dua kali hati-hati dan dua kali waspada..mata tetap memandang keatas melihat jalur dan pendaki yang sudah mendahului,,dan insting harus lebih tajam,untuk merasakan batu yang kami pijak karena dengan kondisi bebatuan yang labil dan mudah longsor ini,sangat berbahaya untuk keselamatan kami,dari atas, dan untuk teman-teman yang ada dibawah


Satu-persatu mulai bergerak naik,,perlahan namun pasti,bebatuan ini kami jejali,,matahari belum tampak keluar dari peraduannya,,masih ada harapan untuk mendapatkan sunrise di puncak…bertemu dengan pendaki yang lain,,senyum sapa lagi,istirahat sebentar kembali melanjutkan perjalanan,,saya didepan dan aris masih dibawah,perlahan mengatur langkah,,sampai ditengah –tengah perjalanan cahaya matahari mulai menjilati langit sekitarnya,,,wahhh….kita telat,harapan untuk bersunrise di puncak tidak kesampaian,,saya coba mempercepat langkah,,namun terlambat,saya kalah cepat dengan sang mentari..yah sudah dari sini saja,,,tidak jauh beda juga kok,,yang penting bisa melihat sunrise dengan total..saya coba menghibur diri… The show time..


Si panas perlahan namun pasti mulai menunjukkan kemegahannnya,,,,cahaya terang disekitarnya seolah-olah mempertegas kekuasaannya…cahaya-cahaya itu seperti mempersiapkan jalan keagungan bagi sang mentari,,, Kemarin saat masih dibawah sana,kami menikmatimu pulang ke peraduanmu walau jelas namun tampak jauh,tapi sekarang di sini,,di ketinggian ini,,saya masih diberi anugerah untuk menikmatimu lagi..tapi kali ini beda,,kamu datang dengan kehidupan baru,, semangat baru,dengan harapan baru akan hari ini,,semua tampak jelas semua tampak dekat,,thanks god… Dengan susah payah akhirnya berhasil juga kami menggapai puncaknya,, 
Wuuuuuiiihhhhhhhhhh lega akhirnya misi kita untuk menaklukan puncak garuda berhasil juga…. Tapi tunggu dulu,,, Kenapa puncaknya seekstrim ini.

Tepat di depan kami jurang dalam mengangah,dengan mengeluarkan asap,space yang sangat minim.membuat ruang gerak harus dibatasi.setiap sisi dari puncak,sudah diisi dengan pendaki yang lain.kami dikelilingi jurang di kiri dan kanan. keadaan yang seperti ini tidak mengurangi ketertarikan para pendaki untuk berpose ria.masing-masing berusaha memberikan gaya yang semenarik dan semaksimal mungkin.meskipun ada yang harus sampai ke ujung-ujung batu yang langsung berhubungan dengan maut..dan ini,juga tidak menutup kemungkinan dengan kami..he he he,setelah membaca situasi.saatnya saya dan aris beraksi..jepret sini.jepret sana,narsis sini narsis sana. Puas? belum.masih ada edisi kedua.


Puncak garuda adalah misi kami selanjutnya..setelah bertanya pada pendaki yang lain,dia menunjuk kepada,sebuah bongkahan besar.lebih tepatnya seperti batu yang memang posisinya lebih tinggi dari yang lain.. Disebut sebagai puncak garuda,karena bentuknya yang mirip seperti kepala garuda. Ooohhh.terus dimana letak kawah yang mengeluarkan awan panas atau glowing avalanches,atau bahasa kita wedhus gembel saat terjadi letusan?tangannya diarahkan jauh kedalam jurang yang sedang berasap.pikiran saya waktu itu,apa yang akan terjadi.jika terkena awan panas hingga 1000'c.dengan radius sedekat ini. 
Only god know. 
makin ramai,pendaki silih berganti datang dan pergi.bj.luqman dan ridwan pun sudah tiba. Dengan cuaca yang cerah.semua yang terhampar di depan mata.tampak jelas terlihat.di sebelah kanan, Sebuah bukit berbentuk persegi,yang ditumbuhi jutaan pepohonan,menghijaukan bukit barisan itu,pasar bubrah yang semalam hanyalah misteri terlihat jelas,betapa lapang dan luasnya area pasar bubrah..tenda-tenda yang dipasang disana beraneka warna,seakan kontras dengan bebatuan dan pasir merapi.semua berbaur menjadi satu,begitupun para pengunjung gunung merapi.datang dari berbagai lapisan masyarakat,dan bangsa..ada beberapa turis mancanegara,yang sempat kami ajak ngobrol.walau terdengar ngawur tapi nevermindlah.. 3 orang turis,kalo tidak salah dari korea atau cina..2 cowok dan satu cewek.dengan menenteng SLRnya.
Kami ; this is you first eksperience???. 
Mereka ; yes.this is a first time for me.. 
Kami ; how do you feel? 
Mereka. Very eksited. 
Sambil mengeluarkan rokok,luqman coba menawarkan ke cewek tersebut(karena dari tadi cuman si cewek aja yang komunikatif)... 
You like cigerette? Seven six.you like seven six.
(maksudnya rokok djarum 76) 
Si cewek ; no no no.thanks. 
Mikir kami oh mungkin dia tidak merokok. 
Tapi tiba-tiba,dari tasnya dia mengambil sesuatu. Dan ternyata.eng...ing...eng...jarum kelas atas. Damn..rokok yang lebih mentereng.dengan gaya yang santai dia menghembus asapnya,khas perokok ulung..oh rokoknya gituan,makanya nolak waktu di tawarin rokok kita,wong gak selevel...



Hampir sejam lebih kami dipuncak,matahari mulai meninggi,dan cuaca semakin ramai dan gerah.sudah saatnya kita turun.saya mendahului yang lain.kembali menjejaki tanjakan bebatuan vulkanik tadi,saya bertemu dengan pendaki cewek dan teman cowoknya.tapi yang aneh si cewek lagi nangis.
bertanyalah saya ketemannya.
loh kenapa mas, mbaknya ko nangis? 
Oh dia takut turun maz.gak berani sama rute kayak gini,
oh ya udah alon-alon wae maz.sing penting slamet.saya duluan mas. 
Turun lagi kebawah,saya bertemu dengan 3 pendaki turis.seorang cewek berjilbab dan 2 lainnya cowok.dari perawakannya mereka dari arab saudi.walaupun dalam keadaan 'sengsara'mereka tetap saja semangat mengobrol.entah apa yang diceritain.dan si cewek yang paling banyak mengoceh. Jauh di sebelah kiri sana.seorang cewek bule,merangkak turun,tapi sambil terus berbicara dengan temannya yang berada di puncak berpasir,saya rasa mereka salah jalur.

Setelah melewati dinding bebatuan tadi,kembali lagi berhadapan dengan hamparan pasir,didepan pendaki yang lain,memberikan contoh dengan cara berlari,saya rasa perlu di coba,apalagi rute pasir yang menurun ini tidak terlalu berbahaya. Siap siaga Ambil posisi star,,,satu,,,dua,,,tiga.,,,,,
Wuuush....saya pun meluncur sedikit zig-zag dengan kecepatan di atas rata-rata,saya berhasil menyalip para 'pembalap' yang lain.masih dengan kecepatan yang konstan.pada tikungan di lap terakhir saya terjatuh... Bruuukkk..huhuy,wenak tenan.. 
Ini pengalaman jatuh yang paling menyenangkan... 
Sampai ditenda.resta masih terlelap dalam tidur indahnya.satu,dua gerakan yang saya lakukan dia sudah terjaga.permintaan pertama yang dia katakan adalah minta di foto.ha ha ha.


okelah tidak muncak,yang penting eksis di pasar bubrah.
Keadaan pasar bubrah pagi ini sangat ramai,tenda ada dimana-maAda yang di dataran tinggi,dataran rendah,dan menengah.hari ini adalah waktu yang tepat bersosialisi dengan pendaki yang lain,saling menyapa,bertegur sapa satu dengan yang lain.termasuk dengan kang udin.orang yang memiliki event ini,dia start trekking malam sekitar jam 7an bareng keluarga dan teman-temannya.oh jadi arek cilik tadi sekitar usia enam tahunan itu anak sampean kang?iyo bener iku anakku. Wah keren yo.sek cilik,tapi termasuk fisik e kuat.bakal calon pendaki gunung sejati.apalagi sejak kecil sudah di ajari untuk dekat dengan alam. Dari informasi teman yang lain.karena erupsi gunung merapi,keadaan pasar bubrah dan sekitarnya sudah banyak berubah.tidak sama lagi seperti setahun yang lalu dia kesini.. Begitulah kalau mengunjungi gunung yang aktif.selalu tidak pernah menentu lokasi dan kondisinya.akhir dari cerita-cerita tadi,kami di hadiahi stiker yang di antar langsung oleh istrinya. Thanks kang saefuddin ki yo udin.

Cuaca hari ini lumayan terik dengan letak pasar bubrah di daerah lapang tanpa pelindung apapun.jadi sengatan matahari yang langsung mengenai tubuh dan posisi kami di ketinggian ini terasa 2 kali lebih panas. Selesai sarapan,kembali packing-packing,dan turun..beberapa pendaki yang lain juga sudah pada bergegas meninggalkan pasar bubrah,termasuk 'tetangga' camp kami yang sudah berbaik hati berbagi tempe goreng.matur tenkyu teman-teman dari jogja,lupa kita tidak berkenalan sebelumnya. Setelah selesai membereskan semuanya.sampah-sampahpun sudah diamankan..pamitan sebentar dengan kang udin sekeluarga.saatnya kita bergerak.kembali bebatuan berpasir hitam kami lalui...perlahan namun pasti kami mulai meninggalkan pasar bubrah..meninggalkan jejak dan kenangan semalam bersamanya... Pandangan mata kembali menatap jauh ke atas puncak garuda..dia masih tampak kokoh siang ini. 
Terima kasih untuk semuanya puncakmu yang megah telah mengijinkan kami untuk menjejakinya.pasar bubrahmu,telah memberikan tempat,untuk kami sandarkan beban dan rasa capek ini..terima kasih merapiku.jika masih ada waktu berkenan,ijinkan kami untuk mengunjungimu lagi. 
Goodbye puncak garuda,goodbye pasar bubrah...



Jalan akhirnya berujung pada tanjakan tinggi,yang semalam sudah kita lewati..siang ini tampak jelas seperti apa tanjakan ini sebenarnya..disamping rute sebelum menanjak terdapat tiang pemancar cukup tinggi,dan tepat dibawahnya,alat pendeteksi gempa,tertanam disana.alat yang berfungsi untuk mendeteksi sekaligus mencatat jumlah dan tingkat kegempaan tektonik dan vulkanik ini.bentuknya tidak begitu besar...setelah mengatur nafas.mengumpulkan energi,tanjakan ini kami libas.terseok-seok dan merangkak..dengan susah payah,akhirnya sampai juga di atasnya..beberapa monument,para teman-teman pendaki yang tewas ada di disini.satu yang lebih mencolok tepat di tengah-tengahnya dengan ukuran yang lebih besar. jadi teringat semalam.saat Istirahat disini sebelum menemukan pasar bubrah.perasaan sedikit mencekam dengan tekanan rasa capek.membuat saya,berhayal ke hal yang tidak-tidak...

Jalur tetap sama,.perjalanan pulang lumayan lancar abadi,sesekali berpapasan dengan para pendaki yang lain,baik yang sudah turun,maupun baru saja mendaki..bertegur sapa,saling memberi semangat..tarik lagi..wajah-wajah pendaki yang akan naik,menunjukkan keletihan kami kemarin.ini sudah payah,tapi belum seberapa,diatas sana,masih ada tanjakan-tanjakan 'keren'yang siap menantimu..jadi bersemangat! Perjalanan turun kami libas tanpa ampun.durasi istirahat hanya berkisar antara 5-10 menit,kemudian lanjut lagi.. Diantara tikungan-tikungan yang berkelok,kami bertemu dengan 3 orang turis yang sempat kami jumpai di puncak tadi..semakin kebawah,segerombolan anak-anak 'gaul' sedang beristirahat..diantara yang sedang beristirahat itu,salah satunya ada turis pria.dan saya mencoba membangun komunikasi dengannya..secara garis besarnya seperti ini' Dia adalah temannya para turis yang sedang beristirahat tadi diatas. Dia adalah mahasiswa UGM.yang baru pertama kali melakukan pendakian.. Dia adalah warga negara myanmar. Dan sayang sekali,saya tidak mengetahui siapa nama DIA.. Dia adalah Dia Dan Dialah Dia..


Di salah satu batu besar yang ada disitu terdapat tulisan ALLAH dalam lafal arab..dari bentuknya terlihat bukan seperti hasil karya manusia,tapi kalo seandainya itu asli buatan alam,maka saya rasa itu sebuah bukti kekuasaan dan rahasia ilahi,karena ukirannya yang sangat rapi dan nyaris sempurna..... 
  
To be continue......