Senin, 09 Juli 2012

MERBABU .DAN YOGYAKARTA DALAM VERSI KITA.....part 3

Berlima kami menata langkah.menjejaki tanjakan-tanjakan awal. Sebagai orang yang mengerti medan.kang udin bertindak sebagai front man.disusul.saya,fery bashor dan aris.malam semakin larut.dinginpun perlahan mulai terasa menyengat sum-sum tubuh..saya tidak dapat menggambarkan suasana pendakian malam itu.karena semuanya gelap gulita dan tertutup rimbunnya pepohonan alam.yang saya tahu adalah jalan awal yang cukup lebar,berganti dengan setapak kecil yang dilintasi pipa berdiameter sekitar 5 inci,yang dialiri air.yang terdengar jelas,aliran air yang mengalir..dan inilah bunyi lain yang menemani dan sangat dekat dengan pendengaran kami.sepanjang jalan dimalam pendakian itu..
Bila memutuskan untuk ngetrack pada malam hari,artinya bukan kondisi fisik saja yang harus di jaga dan mendapat perhatian ekstra. Tapi keamanaan,kewaspadaan dan kehati-hatian juga harus lebih ditingkatkan lagi.apalagi di gunung yang belum pernah kita kunjungi sebelumnya..dan saran saya.sebaiknya,ajak guide atau teman,atau siapalah yang mengerti medan…. 
Contohnya seperti kami,,,berkat kang udin,,banyak kemudahan yang kita peroleh,,dari jalur alternatif yang lebih gampang untuk dilalui,,pengetahuan tentang keadaan alam gunung merbabu,,,dan yang pasti karena kang udin kenal dan cukup akrab dengan keluarga di pos perijinan,,akhirnya berimbas pada kami yang mendapatkan jamuan tea hangat manis free tanpa bayar…manyus…… 
Semakin jauh dari pemukiman,,rute Semakin mendaki keatas,, semakin berat,,cuaca dingin yang menyerang tubuh memaksa untuk pandai-pandai mengatur napas..banyak pendaki lain yang sempat kami temui dalam perjalanan,,ada yang sudah duluan didepan kami,dan ada pula yang menyusul dari belakang,,bukan hanya pendaki cowok saja,,tapi lumayan banyak pendaki ceweknya,,saya sempat bingung dengan kehadiran orang-orang ini,,,setau saya,waktu pendakian tadi….sepertinya sepi..cuman kami berlima,,tapi sekarang sudah belasan orang bahkan puluhan….entah lewat mana jalur yang mereka tempuh….gapapalah,,semakin banyak orang,, semakin ramai,,biar suasana dingin yang mencekam ini tidak berjalan dengan mengerikan… Menurut kang udin(lagi-lagi kang udin menjadi sumber terpercaya)…ada dua tempat yang menjadi area tepat dan pilihan para pendaki untuk ngecamp,,pertama di pos dua,,karena ada sumber air yang bisa dimanfaatkan untuk masak,dan mencukupi kebutuhan air minum,,yang kedua adalah di pos tiga,,disana memang gak ada sumber air,,tapi paling tidak, karena letaknya sudah diatas ketinggian rata-rata.... otomatis,,landscapenya pun luar biasa keren,,,dari sana kita dapat menikmati sunrise dengan sepuas-puasnya….dengan berbekal informasi tersebut akhirnya kita memutuskan untuk ngecamp di pos tiga…
Baiklah kalo begitu ayo kita tarik lagi… 
Semua kembali diam menata langkah,,,,tetap waspada dengan rute setapak yang berair,,,mengurangi becandaannya,,,,berbicara seperlunya,,,dan kang udin tetap memimpin langkah di depan.. Saya mengambil posisi dibelakang, bersebelahan dengan aris yang kondisi tubuhnya mulai drop…mungkin pengaruh waktu istirahat yang kurang,,ditambah dengan jam makan yang tidak teratur akhirnya berimbas pada kondisi tubuh yang mulai melemah…. Dua jam lebih akhirnya sampai juga kami di pos dua…..lumayan ramai,,disana sini banyak tenda yang didirikan,,,,kami bertemu dengan kang hendrik dan kelompoknya sedang menikmati api unggun,,,tanpa mendirikan tenda,,kami sempat ngobrol dengan mereka,,dan rencananya mereka hanya beristirahat sebentar kemudian langsung melanjutkan perjalanan… 
Sebenarnya kami memiliki rencana yang sama,,tapi karena cuaca yang sudah tidak mendukung,,gerimis yang perlahan mulai turun,,dan kondisi tubuh yang tidak memungkinkan,,akhirnya dengan terpaksa,,kami memutuskan untuk ngecamp disini,,acara sunrisenya kita tunda,,besok pagi sebelum subuh …. 
Setelah mengitari daerah pos dua,akhirnya sebuah tanah lapang yang bersampingan dengan setapak adalah pilihan yang tepat untuk mendirikan tenda….tanpa membuang waktu,kami bergegas mempersiapkan segalanya,, ditengah ganasnya dingin malam itu.. selesai tenda didirikan saya langsung meringsek kedalam…..sumpah dinginnya malam itu sungguh sangat luar biasa,,bukan aris saja yang merasakan kondisi tubuh yang tidak fit,,tapi saya juga sama kepayahan…bahkan untuk sekedar makan malam dan menghangatkan tubuh dengan segelas kopi panas pun saya tak sanggup,,.jacket,,sarung tangan,,dan pelapis tubuh yang lain tidak cukup menghangatkan tubuh,,saya nyaris terserang hypotermia….untung sebelum berangkat kemarin saya sempat mendengarkan saran aris dan fery untuk membawa jacket buat jaga-jaga..kalo tidak entah sudah seperti apa nasib saya malam itu…alasan saya tidak membawa jacket karena pemikiran saya….pengalaman saat ke merapi kemarin, cuacanya tidak begitu dingin bahkan saya tidak sempat menggunakan jacket,,karena merbabu bertetangga dengan merapi otomatis cuaca dan iklimnya tidak jauh berbeda,,,dan ternyata prediksi saya salah total…saya salah besar…..tidak mudah ditebak,dan tidak dapat diduga….alam memang menyimpan banyak misteri .
Tubuh saya sudah tidak bisa diajak kompromi,,,perasaan lapar dan haus sudah berganti dengan tubuh yang menggigil gak karu-karuan,, Jacket…,,sarung tangan,,,,,,kaos kaki,,,,,,,sleeping bad…,,,,.dalam tenda,,,,…
Im gone……. 
Hampir tengah malam saya terjaga,,,perasaan saya sejak tadi tidur,,seperti ada hembusan angin yang membelai lembut wajah saya…posisi saya 69 dengan si aris (ojo ngeres)kepala saya di kakinya aris dan kepala aris dikaki saya..ternyata pintu tenda di buka separuh,,belakangan esok paginya,baru saya tahu bahwa yang membukanya adalah saudara bashor fiction monger….iiiihhhhh jancok iki…..nggarai mangkel ae…. 
Pukul empat pagi,,sesuai rencana kita sudah harus beranjak…. Ferry,,bashor,,kang udin sudah bangun dan teriak-teriak dari luar,,,,tapi tidak beranjak dari dalam tenda…..saya yang mulai terusik,,dan mengingat komitmen yang sudah dibuat semalam..dan menimbang bahwa jiwa laki bukan pengecut.. (gak nyambung)
akhirnya dengan berat hati,,melawan dinginnya pagi saya beranjak keluar,, dan ternyata saya tertipu saudara-saudara,,saya tidak menemukan batang hidung ketiga makluk tuhan yang paling seksi itu…
nothing…..akeh cangkem e,,tapi teko njeruh e tendo….jancok iki..(lagi dan lagi) 
Layaknya tradisi yang sudah mengakar di negeri tercinta kita indonesia ,....molor adalah hal yang wajar...perjanjian yang keluar dari mulut kita berempat,,semua baru terealisasi hampir jam 8 pagi.....waktu yang ada kami hanya habiskan untuk ngobrol-ngobrol,,ketawa-ketawa,,ngguyon-ngguyon gak jelas,,dan berakhir dengan misu-misu bareng....sama halnya dengan kang udin dia juga ketagihan dengan si jancok,,,,pokoknya ada kesempatan misu,,dia juga gak mau ketinggalan..pada akhirnya dia hanya mengucapkan syukur yang berulang kali..karena gak jadi ajak anaknya...karena tidak terbayangkan apa yang akan terjadi..seandainya kalo anaknya ikutan...
Pagi itu dibuka dengan Sebuah aksi konyol yang dilakukan aris,,membuat saya tidak tahan untuk mengupasnya,,tetangga tenda disamping kami,,kalo gak salah anak-anak jakarta,,salah satu dari mereka,sempat meminta obat perut sakit ke kami dan kebetulan karena saya bawa,,akhirnya saya berikan... Waktu berlalu dan aris yang tidak tahu duduk perkaranya,,diberikan obat sakit perut itu,,dengan maksud mengembalikkan... Aris dengan wajah lugunya menolak.... 
Ooh gak usah mas,,,,makasih,,,, 
Lah itu kan obat saya.....setelah diberi penjelasan,,dia ngangguk—ngangguk tanda mengerti...
oke kalo gitu.... 5 menit kemudian,,,,aris nanya lagi,, 
lah trus obat iki gawe opo???aku yo gak perut sakit,,sambil menunjukkan setablet obat di tangannya... jangkrik...
lapo bo juku iku,,,iku obatku.... 
mau di njalok arek e..saiki di balekno,,,, 
EALAH cok jancok iki....dingin membuat otakmu bego,,,,
Selesai prepare,,saatnya berangkat........... 
Kembali kami dihadapkan dengan setapak kecil berembun,,kang udin tetap menjadi frontman,dan kami beriringan mengikutinya,,,,sepanjang perjalanan pemandangan hutan lindung taman nasional gunung merbabu menjadi pemandangan indah yang memanjakan penglihatan kami,,,hari yang cerah dan jiwa yang cerah kami memantapkan langkah..ditengah perjalanan kami sempat berpapasan dengan para pendaki yang lain...lumayan ramai,,gunung merbabu hari itu,,saling melempar dan menangkap senyum adalah interaksi kekerabatan yang khas,,sesekali tidak lupa kami saling memberikan semangat ...sampai pos tiga hari sudah semakin siang,,lokasinya tidak begitu menunjukkan tentang sebuah pos,,orang awam yang belum pernah kesini mungkin tidak tahu akan lokasi pos tiga ini...yang ada hanya tumpukkan batu besar,,yang disampingnya terdapat tanah datar,,yang cocok untuk mendirikan tenda.. Sebentar kami beristirahat disini,,,rimbunan pepohonan tadi kini telah berganti dengan hamparan rumput luas yang menghijau,berbagai tanaman liar khas alam banyak ditemukan disini salah satunya adalah edelweis yang selalu jadi primadona pegunungan
dikejauhan sana deretan gunung melengkapi penglihatan disiang itu..menandakkan bahwa..posisi kami sudah semakin tinggi dan semakin jauh,,tapi bukan berarti semakin dekat.....informasi dari kang udin adalah rutenya mengitari bukit.. jadi,kita akan berjalan memutar, mengikuti jalur yang ada..... 
Ya sudah kalo gitu ayo kita kemon lagi.... Hampir setengah jam berjalan,kami sampai pada sebuah lokasi yang tidak jauh beda dengan pos tiga,,,yang membedakan hanyalah,,disebelah kiri setapak yang menanjak terdapat sebuah jurang,,yang terlihat seperti kupulan danau kecil yang disampingnya terdapat sebuah gua...pelatarannnya luas dengan lanscape yang tidak kalah kerennya...kami memutuskan untuk turun,,,tidak salah untuk menjajalnya,,,meskipun rute kebawah sedikit curam.. 
Mengikuti kang udin saya coba menjamah air yang tampak seperti mengeluarkan asap,,bau khas belerang tercium dengan sangat jelas,, 
 Kang iki opo toh????ko ambune koyok belerang??? Saya bertanya ke kang udin.. 
Iki sisa sumber air panas teko letusan gunung merbabu,,tapi saiki wes gak aktif.. 
Oooooohhhhh saya angguk-angguk tanpa mengerti... 
Setelah puas menikmati setiap panorama yang ada,,kami kembali melanjutkan perjalanan... 
Kang kira-kira masih lama gak perjalanan..????? 
Yah lumayan..jalur yang akan kita lewati,setapak yang dikelilingi jurang,,dengan tanjakan yang semakin naik keatas,,rutenya mengitari pegunungan,, Puncak yang akan kita tuju adalah kenteng songo,,
jadi bila sudah sampai di sebuah pertigaan,,ambil jalur kiri.....itulah arah sebenarnya..... 
Demikianlah sekilas info dari kang udin... 
Cukup jelas....... 
Karena jalurnya hanya ini saja,,Setiap orang berhak untuk mengambil alih posisi frontman...
Tapi ingat...awasi langkah,,tetap konsentrasi,,,jangan gegabah,,,,jika capek harus istirahat,,jangan paksakan untuk tetap berjalan.... 
Ditengah padang lapang gunung merbabu..dibawah sinar matahari siang yang menyengat..keempat anak manusia...terikat dalam komitmen perjalanan selanjutnya... 
Setapak-setapak yang dijejaki perlahan namun pasti,,,sudah mengantarkan saya pada posisi depan,..mulai memasang jarak dengan yang lain...sesekali saya sempatkan untuk menoleh kebelakang..sekedar memastikan bahwa semua baik-baik saja dan saya tetap dalam rute yang benar.... 
Semakin lama saya berjalan tidak ada tanda-tanda bahwa saya akan mendekati puncaknya,,,padahal perasaaan saya sudah benar dan semangat luar biasa saat melangkah..yang lainnya terlihat tampak sangat jauh tertinggal dibelakang bahkan bashor dan aris sudah tidak kelihatan,,, 
Ko gak sampe-sampe ya..persetan waelah gak usah dipikirkan..ntar malah jadi beban dan mengerutkan nyali..toh saya masih berpapasan dengan pendaki yang lain.. Akhirnya dengan tekad yang tersisa,,saya sampai pada pertigaan yang dimaksud''
Kesebelah kanan arah puncak sarip dan ke kiri puncak genteng songo..... 
Kemana ya...kekanan gak ya,,atau langsung aja kekiri,,
tapi gak seru kalo gak kekanan,,aahhhh begooo ahhh....amnesia gak jelas.....
udah tau kekiri kenapa harus kekanan...saya coba menghibur diri... 
Yuk tarik kekiri mang..... 
Bertemu dengan beberapa mas-mas, yang kalo gak salah dari yogya,,sekedar senyum-senyum dan bertegur sapa saya menyalib mereka,,,,perjalanan saya berujung pada setapak yang memilki dua arah....
yang satu, jalur memutari bukit dengan jalan datar dan yang satunya setapak menanjak melewati bukit tersebut... disinilah kegalauan saya yang sebenarnya terjadi..... 
saya bingung jalan mana yang harus dipilih,,,
dimanakah jalan yang benar arah tujuan hidup saya..memutarkah atau mendaki??? 
Somebody help me plis.....
saya membutuhkan informasi yang akurat,,
handphone mana handphone..mati......
GPS....gak punya.....
handtalking apa lagi....
internet,,online status facebook...
twitter .mention semua orang,,
yahoo messengers...
friendster udah gak zaman..............
Ujung-ujungnya saya harus menunggu mas-mas tadi.....saya harus bertanya kemana arah yang sebenarnya..kalo ada pepatah”malu bertanya sesat dijalan”..maka bagi saya ini bukan sekedar pepatah lagi,,tapi kenyataan real yang sedang saya hadapi.... Satu-persatu mereka mulai muncul,,dengan wajah inocent,saya mulai mengajukkan pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab... 
Mas,,iki jalur e sing bener sing endi???? Muncak ta? Opo muter iki??? 
Oh sama saja mas....kalo lewat bawah..jalurnya tidak begitu berbahaya,sedikit santai,,tapi kalo dari atas,,lebih terjal,disamping kiri kanannya jurang..jadi lebih hati-hati,tapi intinya sama saja... 
Oke kalo gitu mas matur tenkyu ya,,,
saya sudah berusaha mengakrabi diri dengan ngajak ngobrol menggunakan bahasa jawa saya yang pas-pasan,,dia malah jawab dengan bahasa indonesia yang baik dan benar..
indonesia lagi ni coy... 
Setelah lima menit membiarkan otak saya berpikir,akhirnya keputusan akhir,,saya mengambil jalur mendaki...tidak masalah saya harus menguatkan mental saya untuk menaklukkan yang satu ini.. 
ternyata benar..jalannnya super duper berbahaya.. bayangkan untuk menyebrang dari setapak satu ke setapak lainnya,,saya harus melewati bebatuan besar yang berdiri kokoh di tengah jalan...
untuk memanjatnya,,mata saya harus terus waspada dengan jurang dikiri dan kanan yang setiap saat,, siap menampung saya,jika saya lengah....
bukan itu saja,untuk bisa lepas dari bukit itu saya harus turun dengan gaya berpegangan diakar-akar pohon yang bergelantungan bebas..dengan jarak antara puncak bukit dan dataran dibawahnya lumayan jauh,,,saya jadi teringat dengan cerita para tim penyelamat,,saat mengevakuasi pesawat sukhoi yang menabrak tebing gunung salak...apresiasi yang tertinggi buat beliau-beliau itu...
sabtu 29 mei puncak genteng songo.... 
gunung merbabu.. 
setelah setengah jam saya terlepas dari bukit tadi,,sekarang didepan mata..terpampang dengan jelas tebing yang lainnya....yang ini kelihatan lebih terjal dan lebih tinggi..pegangan satu-satunya adalah akar-akar kayu yang bergelantungan dan bebatuan yang tertancap kokoh disana... ditengah rasa capek dan letih ini,, ada secercah harapan yang menanti,,ada hasrat yang besar untuk menaklukkannya,,ada ribuan motivasi yang siap untuk di buktikan.. didalam hati ini ada sebongkah doa yang tulus atas anugrah yang maha kuasa... semua terjadi begitu saja..karena saya tahu di balik 
“tembok ‘yang menghalangi ini,,mimpi itu akan segera terwujud.... genteng songo sudah didepan mata..... Kang saefudin ky yo udin.bashor fiction monger,aris daeng w dan fery puji nova. Maafkan saya,karena sudah lancang meninggalkan kalian jauh dibelakang. Kita punya tujuan yang sama.visi misi yang sama dan mimpi yang sama,tapi kecepatan dan faktor fisik kita tak sama. Saya akan menunggu kalian disana….Kita akan bertemu .dipuncak gunung merbabu.. 
ayo kakiku..temani saya melangkah....kita pasti bisa... . Injakkan pertama saya jejali. Bergantungan diranting yang satu dan lainnya.saya berusaha mencari pijakan yang kuat.diantara tebing bebatuan yang tertanam disana. Berat carrier yang saya pikul semakin menambah kesulitan untuk terus memanjat..... Disisa-sisa tenaga yang masih ada.akhirnya saya berhasil menggapai puncaknya... 
Huhuhuy...aloha....caiyo.... Saya berhasil....saya berhasil.... 
Capek yang sejak tadi saya rasakan nyaris merenggut asa..berganti dengan luapan kegembiraan khas anak SD.saat disuruh bermaen seharian gak usah belajar. 
Dataran luas tidak begitu besar. ditengah-tengahnya.tergeletak tanda berupa plat berbentuk anak panah berwarna kuning. Berukuran tidak begitu besar.dengan tulisan puncak genteng songo...
Beberapa pohon kecil,tumbuh mengitari dataran puncak.... Puas menikmati setiap detail suasana puncak.saya mencari tempat berteduh yang nyaman dan yang pasti terlindung dari matahari yang bersinar terang siang itu. Bukannya takut hitam.karena dari sananya memang sudah iman (itam manis) 
Tapi pengaruh sinar ultraviolet disiang hari.sangat tidak baik untuk kulit. 
Lapisan Uv A nya dapat menggelapkan kulit. 
Dan lapisan uv B dapat merusak kulit.
dan akibat fatalnya adalah kanker kulit… Disisi puncak yang lain kang hendrik dan kelompoknya sedang berteduh dan lagi masak-masak.. kang hendrik sempatkan untuk,samperin saya,,, 
Aris ambe arek-arek masih dimana?? 
Oooh masih dibelakang mas… 
Sampean sudah dari tadi ta kang?? 
Udah…itu sama anak_anak sedang masak… 
Trus ntar mau pulang lewat jalur mana kang??? 
Rencana e paling lintas alam,,lewat jalur selo…. 
Oooohhh ya udah kang…paling ntar kita-kita juga lewat selo… 
Kang hendrik balik ke teman-temannya dan makan.. saya lagi-lagi ditinggalkan sendiri……. Disini…… Setengah jam berlalu yang ditunggu-tunggu belum juga nongol,,mas-mas tadi yang bersama saya,,setelah foto-foto.dan beristirahat sebentar,mereka sudah pada turun,,trus dimana guys-guys saya…
gak lucu tau sendirian disini,,,,masa saya harus menikmati pemandangan indah ini sendirian..
saya butuhkan kalian semua…… Pikiran negatif saya tiba-tiba menyeruak..jangan-jangan mereka sudah gak kuat,,atau jangan-jangan mereka memutuskan untuk gak muncak..atau jangan-jangan mereka tersesat dan tak tau arah muncak,,,tapi opsi yang terakhir kayaknya gak mungkin…kan ada kang udin…. Ah sudahlah…mereka adalah para pendaki sejati,,,generasi muda yang memiliki dedikasi yang tinggi akan negeri dan alamnya...mereka pasti datang…
dan dari pada kebanyakan jangan-jangannya..... 
just smoke one cigerette and huuuurrssssttt………… 
mp3…file…indonesiaku indah…..coklat….bendera……..play…… enjoy this moment….. 
gak pake lama…ditengah suasana damai ini sayup-sayup saya sempat mendengar,,ada suara yang memanggil-manggil saya..bergegas saya beranjak..mencari sumber suara…dan akhirnya saya melihat mereka dikejauhan sana….. sobat-sobat saya…orang-orang yang sudah menemani saya dalam suka dan duka merbabu ini…sobat-sobat yang gokil..gak ada matinya,,,
super duper koplak…dan untuk sesaat saja..saya sangat merindukan kalian…… woooooooyyyyyyyyyyy………… ayooooooooo………. 
Ngapain disitu…..sini………….Kita kumpul-kumpul disini…. Saya teriak sekencang-kencangnya dengan kemampuan yang luar biasa………. 
Tapi percuma…yang diteriaki gak ada respon,….lempeng….
gak menghargai saya,,yang hampir putus urat sarafnya hanya karena teriakin mereka… 
Mereka lebih memilih untuk foto-foto disana dan meninggalkan saya mati gaya sendiran disini… 
Ya sudahlah…saya akan menanti kalian disini,,,walaupun sedikit kecewa,,tapi saya lega bisa liat kalian lagi dan berkumpul lagi….. 
Ayo mangan sek yo..luwe aku….dari tadi ak udah lapar guys,,,,
(sesaat setelah kita berkumpul di puncak) 
Yowes masak-masak sek… 
Kali ini yang bertugas untuk masak,,,adalah saudara bashor… Gak usah di perkirakan sudah pasti berujung dengan nasi galau… 
Shor ojo keakehan banyu e engko dadi bubur,,duduk segok…. 
Gak..nambah mane,,,kurang iku… 
Wes..wes..pas iku… 
Gak…gak sek kurang iku….ditambah dikit sek…. 
Nasinya belum matang,,saya dan bashor sudah 'ramai' duluan… Dan memang benar..bubur gak jelas ,,,nasi gak jelas….dan bashor sudah kabur…..lari dari tanggung jawab….
woooy cookk..segok e loh…kund iku ngawuran… 
Dia melenggang pergi tanpa dosa… 
Aris,,fery dan kang udin sibuk dengan urusannya masing-masing.. 
Ditengah-tengah keributan dan kerepotan kami,,puncak kedatangan tamu yang lain..kali ini pengunjungnya adalah, dari sebuah ikatan pecinta alam yang anggotanya terdiri dari orang-orang keturunan chines rata-rata dari mereka sudah tidak muda lagi….cukup friendly mereka ngobrol dengan kami…. Salah satu dengan mereka yang sampai sekarang masih terekam jelas dalam otak saya dan kami berempat adalah pak hua.. Awal keakraban kami dengan beliau adalah saat moment dia pengen boker….
(awal perkenalan yang tidak sopan)
Dia blusukan kearah kami,,sudah gitu hampir jatuh pula.. 
Mas..mas ada tisu basah gak,,saya pinjam sebentar mau boker… 
Oh ada pak… Sebelum dia pergi,,,diasempat melihat saya hampir menghisap rokok 
(ingat!!!!… HAMPIR….) 
Aduh mas..saya sarankan untuk tidak merokok,,sumpah rokok gak baik buat kesehatan… 
Dengan perlahan namun pasti,,dan menimbang faktor usia, dengan terpaksa saya menggeletakkan kembali rokok yang hampir bercokot di mulut saya.. Lima menit kemudian, pak hua muncul lagi mengembalikan tisu basah yang dipinjam tadi..tapi tidak sampai disitu saja,,dia semakin lancang menasehati kami… Sambil makan dia mulai berpidato… 
Gini loh mas,,,percaya sama saya..rokok itu tidak baik untuk kesehatan….
sampean-sampean susah –susah cari uang hanya untuk merusak kesehatan… 
Lebih baik digunakan untuk hal yang berguna…. Saya pernah bahas masalah ini dengan teman-teman saya yang angkatan..
mereka ngomong,,kan bapak belum pernah coba makannya gak tau rasanya… 
Untuk apa mencoba,,barang-barang yang tidak sehat…..???saya kadang dikatai suka menggurui,,
tapikan itu kenyataannya,,, 
Saya diam saja..saya tahu bahwa apa yang dikatakan beliau tadi memang benar….saya tidak perduli,,dari siapa yang memberikan nasehat,,selama bermanfaat monggo saja….. 
Kalian tau saya ini orang suroboyo,,
lahir disuroboyo,,besar disoroboyo dan menikah disuroboyo,,,,nek misu-misu yo juancoooookkkk 
(dia mulai menceritakan riwayat hidupnya dan saya sempat tertegun dengan kalimat terakhir) 
Kalian kalau cari cewek itu,,,harus kayak luna maya… Loh kok luna maya???/ Iya luna maya..yang cantik sekalian..setelah kalian pacaran langsung dihamili…… 
Juancooookkkk,,sing iki gak mboiss blassss……………. 
Teman-temannya yang lain sudah pada turun tapi pak hua masih sibuk menasehati kami..bener kata temannya…… 
beliau ini kalo makan satu jam..ngomongnya dua jam….dan itu terus berlanjut….. 
Kalian ini masih muda,,,masa kalah dengan saya yang sudah berusia tua,,saya saja sampai sekarang masih aktif naik gunung..kalian gak mikir..saat usia sudah seperti saya apakah masih bisa naik gunung….????pertanyaan yang membuat saya berpikir dua kali….bener juga ya…….. 
Bashor yang mulai terusik,, mulai berdebat kusir dengan pak hua 
Gini loh pak sampean jangan samakan sampean dengan orang yang merokok..
iku masalah pilihan hidup…. Sampean gak merokok ya itu urusan sampean….sampean dengan umur sekarang naik gunung,,tapi gak bawa apa-apa kan??..cuman jalan tok,,…ya sama saja..
bashor mulai ngotot..
aris fery dan kang udin hanya sesekali nambah dan ketawa-ketawa..saya memilih untuk menghindar… 
Kamu itu ngomong ojo ngawur..saya ngomong ini buat kebaikan kalian,.,.kamu itu ngomongnya PINPINTOL(pintar-pintar tolol)bahasa baru ni…
diakhir perdebatan,,jabatan tangan dan salam perpisahan mengiringi kepergian pak hua…
yang tersisa dari jejak pak hua adalah nasehat bermanfaat dan gurauan-guruannya yang segar…apa yang dia katakan akan menjadi pertimbangan bagi saya untuk kedepannya…..saya gak janji tapi saya akan mencoba dan berusaha… 
 jam menunjukkan setengah tiga sore…
sudah cukup lama kita menghabiskan waktu di puncak,,,,kini saatnya kita pulang …yuk ngepak-ngepak barang lagi…. 
Jadi gimana??? Mau balik arah yang sama..atau lintas alam….kang udin memberikan pilihan sebelum berangkat…. (lintas alam adalah jalur yang sama dengan kang hendrik dan teman-temannya,,lewat selo) 
Setelah berunding ,,keputusan terakhir adalah lintas alam….. Oke kalo gitu…. 
Ayo…………… kita berangkat sekarang,,,,,,,….
to be continue..........

Rabu, 27 Juni 2012

MERBABU .DAN YOGYAKARTA DALAM VERSI KITA.....part 2

Dua jam perjalanan dengan menumpang bis umum, yang berkapasitas lebih kecil dan bertarif sekitar 8000 rupiah akhirnya sampe juga kami di terminal kota ini. Terminal bis sukarno hatta atau yang lebih akrab dikenal dengan terminal bis tidar.


kalo dibandingkan dengan terminal bis lainnya,terminal bis kota magelang ini memiliki area yang tidak cukup besar dan aktifitas yang berlangsung juga tidak terlalu ramai..saya tidak tahu apakah memang seperti ini keadaannya setiap hari atau cuma kebetulan saja..tapi paling tidak ada keuntungan buat kami untuk tidak berdesak-desakkan dengan penumpang lain,berhubungan dengan para calo tak berlisensi dan meningkatkan pengawasan terhadap semua barang bawaan ke level tingkat yang lebih tinggi..... 
 Dari pusat terminal kami merapat ke pinggir jalan besar.,.suasana dijalan utama pun tidak jauh berbeda,meski banyak kendaraan yang berlalu lalang tapi.tetap saja terlihat lengah.terasa lebih tenang jauh dari gambaran saya sebelumnya..
15 menit nongkrong di depan pintu gerbang terminal.tiba-tiba kami disamperin oleh sebuah sepeda motor,dan tentu saja ada pengendaranya.awalnya saya tidak ngeh,dengan si mas,mas ini.tapi setelah di perhatikan ternyata dia adalah kang saefudin ky yo udin... 
Ealah din...udin... Ta pikir sopo.,,,, Soale kuloh pangling.wong pertama ketemuan ndek merapi sampean sek unyu-unyu dengan potongan rambut pendek klimis.tapi saiki ganti model ala.-ala. Ali topan anak jalanan.kesannya kayak preman,preman gimana gitu.sok cool gak jelas. Piece love kang udin.


Kang udin berencana untuk menderek kami satu persatu kerumahnya.,tapi diliat dari kondisi kami berempat dengan beban yang dibawa sudah Merepotkan.Akhirnya kami memutuskan untuk jalan kaki saja.walau sempat diperingati kang udin bahwa lumayan jauh, Tapi kami cukup pede untuk menjajal pedestrian..anggap saja ajang pemanasan dan sekalian pengenalan awal kami dengan kota magelang.. 15 menit berlalu,rasanya sudah hampir satu kilo,kami berjalan,tapi ko belum sampe-sampe. melewati sebuah tempat parkir truk-truk Yang lagi nganggur..tepat didepannya berdiri beberapa polisi berseragam yang sedang patroli.salah satu dari mereka sempat bertanya ke kami. 
Pak polisi.: Mau kemana mas.,??? 
Kami.; : Mau ke merbabu pak... 
Pak polisi.: Wah kalo ke merbabu pake jalan kaki dari sini, ya gak sampe-sampe maz,numpang bis aja. 
Kami : ?!^_^+/:.¿§ €$.... 
Sebenarnya saya ingin menjawab pertanyaan si bapak polisi tadi.tapi berhubung saya memiliki sejarah kelam dengan angkatan,jadi saya mengurungkan niat.karena emang gak berani juga. 
Dan 100 persen apa yang dikatakan pak polisi tadi memang benar..ini masih dimagelang bukan di wekas.. Jarak dari magelang-wekas saja.hampir menghabiskan waktu 2 jam,itupun menggunakan bis.apalagi kita dengan jalan kaki....enoughlahhh... 
Perjalanan kamipun berujung pada sebuah pertigaan.sesuai arahan kang udin jika sudah sampe pertigaan yang ada lampu merah,kuning,dan hijau(kenapa orang-orang hanya menyebut lampu laluLintas itu hanya lampu merah.padahal ada kuning dan hijau..diskriminasi terhadap lampu dan warna.) 
Kita langsung menggunakan jalur ke arah kiri.dan disitulah kediaman kang udin.
tampak dari dalam rumah seorang bapak-bapak.. Melambaikan tangan kearah kami. .
tapi ko beda ^¤^???
apakah itu kang udin??? 
karena nunggu terlalu lama akhirnya dia berubah wujud?
atau jangan-jangan itu sosok kang udin yang sebenarnya... 
Tapi yang pasti itu bukan udin yang kami kenal tadi..
(ini saya tulis dalam kondisi sedang nonton tutur tinular versi 2011..) 
Setelah dipersilahkan masuk.dan bercakap-cakap dengan si udin,jadi-jadian ini..akhirnya kami menemukan fakta,bahwa beliau ini bukan kang udin..kang udin yang sebenarnya sedang keluar untuk ngisi ulang galon air minum.


Dan beliau inilah orang yang diminta tolong oleh kang udin untuk menyambut kami.. saya tidak tahu nama aslinya,tapi biasa dipanggil mbah pathok..
partner kang udin setiap kali ada event trakking.
dan dari cerita-cerita itu juga ternyata mbah pathok ini adalah orang. yang pada waktu eksepedisi merapi kemarin.sempat mencuri perhatian saya dan sempat saya sapa. 
ditanjakkan menuju puncak garuda,beliau sedang sibuk menenangkan seorang cewek yang berderai airmata,nangis-nangis karena takut untuk turun.dan waktu itu si mbah pathok berkostum lapis baja tahan serangan..maksud saya tertutup semua..jadi saya gak ngeh sama si mbah pathok... 
Percakapan berlanjut ke lantai dua rumah ini...cukup nyaman untuk bersantai disini.dengan pandangan dari atas balkon terlihat jelas keadaan kota magelang siang Itu,dan bukan itu saja tapi pesona alam dengan deretan gunung yang terlihat di kejauhan sana sungguh luar biasa.entah gunung apa namanya..bentuk rumah kang udin ini lebih menyerupai ruko.dengan lantai dasar di ruangan depan dipenuhi oleh beberapa lemari etalase dengan barang-barang jualan yang masih ada,di ruangan tengah tempat kumpul keluarga,dan di lantai 2 lebih dikhususkan sebagai area beristirahat..lumayan bisa menghabiskan beberapa jam kedepan untuk memulihkan stamina yang loyo,sebelum petualangan sebenarnya dimulai. 
Ditengah asyik-asyiknya ngobrol kami sempat dikagetkan dengan bunyi serine mobil patroli polisi.yang semakin lama semakin mendekat,sempat bingung dengan kondisi ini.akhirnya kami putuskan untuk langsung ke TEKAPE.ditengah keramaian kota magelang siang itu mobil dan motor kepolisian tampak mengawali beberapa bis dengan model yang lumayan keren dan terlihat elegan.dengan spanduk yang ditempelkan tepat disamping badan bis.para penumpang bis pun terlihat asing. Dari kaca depan bis,tampak bahwa mereka adalah sekawanan turis.. Dan dari penjelasan kang udin dan mbah pethok,sebenarnya bis-bis itu sedang mengantar para peserta event INTERHASH 2012.semacam event lintas alam bertaraf international dengan peserta utamanya komunitas tionghoa,yang biasanya dilakukan dalam periode 2 tahun sekali.dan setiap negara anggota bergiliran menjadi tuan rumah.dan kebetulan tahun ini indonesia yang mendapatkan kesempatan itu.... 
Setelah menyaksikan parade bis-bis itu.saatnya masuk kedalam dan istirahat.. Tapi belum sempat 5 menit masuk kedalam. Tiba-tiba ada lagi yang lain... Jreng...jreng...jreng...jreeeeeng... 
Waduh event apalagi ini,yang tadi udah lintas alam,trus yang sekarang lintas apalagi..bunyi knalpot motor.menggonggong,bergantian gak ada mati.terdengar jelas kalo suara itu hasil modifikasi untuk meramaikan sebuah perhelatan..saut menyaut.tarikan racing semakin membisingkan magelang siang itu. 



Magelang digoyang...mana suaranya

dipojokkan atas, yang dipinggir jalan.. 
bapak-bapak sopir mana jempolnya,,, 
yow everybody,,, yow semuanya tangan diatas., yang masih didalam rumah mana teriakannya.., saya,fery,bashor dan juga si aris yang baru saja balik menjemput kang hendrik merasa terpanggil bergabung....bergegas kepintu depan dan tanpa diperintah langsung membentuk formasi DUGEM.duduk gembel...dengan tatapan mata tertuju ke keramaian kota.... 
Dan apa yang terjadi saudara-saudara...belasan anak sma cewek dan cowok yang berseragam putih abu-abu berkonvoi dengan motor racingnya dengan warna seragam sudah beragam.dan warna rambut dan kulitpun bersaing hebat dengan variasi warna seragamnya..tampak berjuta warna,cerah ceria siang itu...
ternyata hari ini bertepatan juga dengan pengumuman kelulusan SMA.okelah kalo begitu sebuah kebetulan yang menguntungkan.dan kami berempat mulai menikmati moment gratis ini...waktu istirahat di tunda dulu..mungkin liat aksi konvoi anak sma yang merayakan kelulusan itu sudah biasa.karena sudah jadi tradisi di negeri tercinta ini setiap tahunnya.tapi menyaksikan Pawai kayak gini di kota orang,apalagi di magelang lain lagi ceritanya.kata wong jowo siji mane perkarae mas bro. 
Jadi langsung saja kita update dan cekidot ke tekape... Tempat yang strategis.rumah kang udin terletak di pinggir jalan dipertigaan yang menghubungkan kota yogya,semarang dan salatiga..dan posisi kami berada disalah satu pertigaan lampu lalulintas yang sedikit menanjak..okelah guyz mari kita beraksi.. 
Bashor pertahanan depan.dia selalu beraksi diluar batas rasa malu manusia,ikut sorak menyoraki.teriak teriak gak jelas.dan ugal ugalan gak mau kalah dengan anak anak sma yang sedang mabuk kelulusan..dan pada suatu moment yang tidak diduga duga. Sebuah mobil pick up yang lewat di depan kami,tanpa ba bi bu langsung di uber sama si bashor. 
Woi bonek woi.. Jancok woy mlayu gak ngomong-ngomong cak. Saya,fery dan aris.cukup kaget dengan spontanitas si bashor..waduh kalo seandainya kejadian trus menerus kayak gini dan tidak di antisipasi.saya rasa tragedi kamu tau mulut.mulut itu cangkem bisa berlanjut ke episode ke 2.dan tidak menutup kemungkinan meningkat ke kekerasan fisik...
arek e di umbehno obat sek joe.ben isok berkurang.ngomong saya sama aris. 
iki duduk nang suroboyo iki,nek dikeplaki wong,njalok tolong nang sopo?..gak ono bonek ndek kene iki.opo mane celuki komet....^_^ 
Semakin siang suasana semakin Menggeliat aksi para siswa yang berkonvoi semakin menggila..arak arakkan datang silih berganti.tetap dengan bunyi knalpot yang dipaksa seracing mungkin entah motor pinjeman atau punya orangtua. Yang penting eksis.gak mau kalah satu sama lain.yang paling kenceng yang akan menjadi pusat perhatian.aksi-aksi heboh dengan gayanya semakin diexplore, cewek cewek sma yang berboncengan maupun yang sendiran pun tidak kalah menantang dengan seragam kurang bahan mereka.kami yang merasa ditantang dipaksa untuk menantang pemandangan keren yang tertantang itu..luar biasa minim... 
aris dengan SLR dan bashor dengan pocketnya berlomba mengabadikan pemandangan 17 tahun keatas itu.generasi muda e kelakuane koyok ngene iki.mau jadi apa nantinya.
senang senang sedino iki tok,mene mulai bingung dengan hidup e.goleki pekerjaan.calon calon pengangguran masa depan iki.. 
beberapa suara sumbang tentang perlakuan anak anak sekolah ini.saya tidak bisa mengiyakan atau membantahnya.karena saya juga pernah mengalaminya bahkan lebih parah.
setiap orang punya masanya masing masing tergantung bagaimana dia menghandlenya.jadi nikmati saja perpisahanmu dengan putih abu abumu. Berusahalah untuk mewujudkan mimpi mimpimu jika kamu yakin,,maka aksi hura huramu saat ini tak akan sia sia... 
Jam sebelas siang saatnya beristirahat.saya butuhkan asupan energi untuk perjalanan sore nanti.didepan tivi saya tergeletak dengan pulas.setengah jam berlalu saya mendengar seperti suara seseorang sedang sibuk berbicara sendirian.dengan nada serius. 
Iyo bu.aku saiki nang jogja iki. 
Ambe arek arek Kate nang merbabu. 
Yo ndulen bu,sumpek nang kos kosan. 
Iyo paling balik e seloso.(seloso ini selasa.) 
Fery sedang beradu argumentasi dengan ibunya. Via handphone.. Bayangan saya,respon ibunya waktu itu..mencak mencak sambil pegang ijuk atau apa saja yang bisa dijadikan senjata;,
anak kurang ajar,katanya di malang bersih bersih kos kosan.tapi kenapa sekarang tiba tiba di telpon dan posisinya sudah dijogja...cari apa dia disana?rumahnya di lumajang kenapa bablasnya ke jogja?
lupa rumahnya kah?atau kabur dengan cewek pujaan hatinya.atau dibawa kabur orang.. 
Dan kalo dia naik gunung atas persetujuan siapa dia pergi. 
Lagian gunung ko dinaiki..
ntar dia pulang sudah pasti subsidinya akan saya potong 25%.liat saja nanti.
(sambil matanya penuh kelicikan khas peran peran antagonis). 
Dan kira kira begitulah bayangan saya tentang respon ibunya.dan saya memang benar benar lebay. 
Bangun tidur perut terasa lapar.dengan posisi mata yang masih 5 watt.saya berusaha makan sebanyak banyaknya, makanan yang sudah di sediakan kang udin. Kenyang... Saya merapat ke pintu depan.dan semua ternyata masih tetap eksis di tempat yang sama.semakin rame dengan kang hendrik dan teman-temannya.si bashor,fery dan aris pun semakin lincah dan lihai menguasai kondisi magelang siang itu yang sangat ramai.
yang lain berpindah kedudukan.dan saya tanpa dosa mengambil posisi tepat di samping bashor. 
Santai santai…… slow slow…… asyik asyik……. saya dan bashor menikmati rokok sambil senyum senyum…. diam diam….. tanpa suara siang siang ….. itu.. 
Didepan kami melintas sebuah sepeda motor yang tidak begitu saya perhatikan.. Dan di sibashor refleks,, Lulus ta ndut....,????????? 
Luluuuussss...,,,,,,,,,,,,,.. Balas si cewek yang lewat tadi... 
Saya langsung kaku… Cangkem saya jadi mingkem,rai saya jadi merah.otot tubuh saya seketika mati rasa...lidah saya tiba tiba muncul tulangnya.dengan sekuat tenaga saya melirik ke bashor.tapi yang dilirik masih tetap dengan gaya cool gak mbois blasnya iku. 
Woooy cok..sejak kapan kund kenal ambe arek iku? Ngawur ae. 
Untung arek e jawab e apik..masio de,e lemuk ojo dibengoi ndut cok.
sok akrab kund iku. Arek e ngomong konco koncone,kund wani tanggung jawab ta di keplaki wong. 
Laen kali jogo cangkemmu loh cok.
nek pengen bengo'i wong ngomong sek,ben kita bengo 'i bareng bareng.
semakin banyak yang bengo'i semakin ramai... 
Setelah puas mengungkapkan uneg uneg saya.saya putuskan untuk meninggalkan bashor sendirian.lebih baik mencari aman dan selamat terlebih dahulu.
mencegah lebih baik daripada mengobati..saya tidak tahu sejak kapan dia bertindak lancang seperti itu...tapi yah sudahlah.itu urusannya dia,paling gak kalo terjadi apa-apa gue kagak ikutan...tatut cyinnnn.. 
Jam 2 siang,aris ajakin saya dan fery mensurvei lokasi sungai yang letaknya tidak seberapa jauh dari rumah kang udin.untuk sampai ke sana,kami harus melewati sebuah bangunan yang tanpa diberitahupun.sudah terasa dari aromanya..ya memang aroma tidak pernah bisa bohong.itulah tempat pemotongan hewan. Tepatnya tempat pembantaian si sapi..
sampai disungai.beberapa warga sekitar,terlihat sedang sibuk membangun wadah dari bebatuan sejenis bendungan.entah untuk apa tujuannya,tapi sepertinya bendungan bendungan itu berfungsi untuk menambang pasir sungai..sekitar ada empat atau lima Kelompok warga sedang bergotong royong mewujudkannya.
setelah puas dengan keindahan sungai magelang dan aktivitas warga sekitarnya.kami balik ke rumah kang udin.ternyata hendrik dan teman temannya sudah duluan ke wekas. Ya sudah kalo gitu,mungkin karena terlalu lama menunggu.atau ada urusan lain setelah ke merbabu.jadi mereka tidak bisa berlama-lama.





Waktu yang ada kami maksimalkan untuk mandi sambil menunggu istri kang udin yang belum pulang kerja.si bashor lebih betah jual tampang dipinggiran jalan.saya rasa dia telah menemukan place yang tepat untuk menyalurkan bakat bakatnya,
bakat teriakin orang,bakat menarik perhatian.
bakat menjadi pusat perhatian.
bakat buat ngelucu,bakat bangkitkan mood 
dan bakat untuk di keplaki... 
itulah keunikan si bashor yang membuat saya,fery,aris dan kang udin suka itu... Sampe sekarang gue masih suka ketawa-ketawa sendiri guys,kalo keinget tingkah pola loe yang bedebah itu ha ha ha.raimu....cok juanda... 
walau kadang sedikit berlebihan dan mengerikan.... Saya senang dan cukup terhibur untuk bergabung dengan bashor setiapkali dia mulai beraksi di pinggir jalan....tapi sebagai seorang bijaksana yang belajar dari pengalaman.saya selalu mengantisipasi setiap gerakan yang mencurigakan..
setiap kali dia mulai buka mulut saya kabur....setiap kali dia teriak saya sembunyi.....
setiap kali cangkemnya aktif berlebihan saya ngacir.....
begitu terus menerus sampai akhirnya berujung pada Cok jancok iki...meneng o cok raimu asu kirik.... 
Selalu berakhir dengan m3 (misu-misu manja)…. 

Jam setengah empat sore waktu indonesia bagian barat. 
Setelah packing terakhir dan pamitan dengan istrinya kang udin saatnya kita capcuzzz. Daerah selanjutnya adalah WEKAS.tempat terakhir sebelum kami mendaki... 
Tumpangan kali ini adalah bis antar kota dengan tarif 7500 rupiah per orang dan kapasitas lebih kecil serta jumlah penumpang yang juga lebih sedikit.... itu normalnya saja,belum kehitung dengan penumpang yang bergelantung sepanjang pintu depan,badan bis sampai ke pintu belakang bis. 
Dan itulah standar penuhnya bis versi pak sopir.. Tanpa memperdulikan kenyamanan penumpang.....bergelantungan.... 
(lebih menyangkut ke rana hukum perdata...ilmu lagi guyz ^_^) 
Bashor didepan disamping pak sopir yang sedang bekerja.. Saya disamping kiri deretan ketiga dari pintu belakang,berdampingan dengan sesosok makluk tuhan yang sedang galau..memandang jauh kehamparan alam luas diluar sana,dari balik kaca jendela tempat dia meletakkan kepalanya.tanpa memperdulikan sang arjuna yang duduk manis disampingnya.seorang cewek sma.yang pasti masih kelas satu atau kelas dua.karena gak mungkin kalo kelas tiga tampangnya masih wajar seperti ini.. 
Dikursi paling belakang fery yang disampingnya ditemani cewek sma, yang sekilas tampak seperti keturunan chines,matanya.warna kulitnya.rambutnya dan lain sebagainya.ternyata dia juga gak mau kalah dengan saya..ayo kita bersaing secara sportif..siapa yang akan mendapatkan nomer hapenya mereka...ha ha ha (bahkan sampai kita turunpun,hanya ajak kenalan aja kita tidak bernyali.)
Posisi kang udin sedikit galau..kadang dia.. Duduk,kadang dia berdiri. Duduk lagi,berdiri lagi.bingung dengan posisi hidupnya..
kalo dengan aris,beda lagi perkaranya.dia lebih memilih ngegandol di pintu depan.menggantikan tugas kenek..tapi saya rasa dia sukses menjalankan tugas freelance sore itu.
(coba tanyakan ke aris apa itu freelance.^_^). 
Beberapa cewek-cewek smp sempat terkecoh dengan si kenek tampan ini....ha ha ha ha..(pertanyaan yang sempat loe ajukan ke gue waktu di malioboro,masih ingat gak loe guyz)


Hampir sejam perjalanan,akhirnya sampe juga kita di wekas. Desa terakhir untuk perjalanan kita sesungguhnya... 
Berlima kami menata langkah menapaki jalan panjang yang Tersedia didepan mata. Menurut kang udin.perjalanan dari pintu gerbang pendakian sampe ke pos perijinan membutuhkan waktu sekitar 45 menit.artinya kalo di kalkulasikan dalam itung-itungan matematika jaraknya mencapai 1 kilometer.. Jika ingin lebih cepat dan tidak membuang-buang waktu banyak,kita bisa menggunakan ojek..beberapa menit berjalan,kami memasuki sebuah desa....  
Inilah yang disebut desa genikan. Desa terakhir arah selatan.lereng gunung merbabu..aktivitas penduduk sore ini tidak beda jauh dengan aktivitas pedesaan pada umumnya.berkebun dan bertani adalah sumber penghasilan warga desa genikan..sesekali berpapasan dengan warga sekitar.saling sapa dan tegur adalah sebuah identitas manusia indonesia yang terkenal ramah tamah.kepolosan dan ketulusan dari senyuman mereka mengajarkan tentang indahnya sebuah keakraban, kebersamaan..
Melewati perkampungan warga,kami dihadapkan dengan ribuan pohon beraneka ragam yang tertata rapi.. Di kiri dan kanan jalan.sepanjang mata memandang,kerimbunan dan keperkasan alam menghiasi setiap tatapan mata...hutan ini begitu hijau,hutan ini begitu sejuk,hutan ini begitu rapi..hutan yang termasuk didalam taman nasional gunung merapi-merbabu(TNGMM) ini.adalah contoh nyata,salah satu sumber oksigen alam yang perlu dijaga dan dilestarikan... 
dan kita yang harus bertanggung jawab atas itu semua.. anak-anak bangsa…... para pecinta alam.. calon masa depan indonesia..  
hari menjelang magrib.dari jauh terdengar suara adzan memecah kesunyian ditepi hutan itu.kita memutuskan untuk rehat sejenak..selalu ada waktu untuk bergurau selalu ada waktu untuk becanda.dan itulah kami.'keistimewaan' kami. 
Shor.awakmu gak ngerti ta,arek-arek biasane ngomong salam juanda iku,nyinggung awakmu. 
Saatnya saya memberikan pengakuan. 
Lapo emange? 
 Kund gak ngerti ta pas ngopi-ngopi bareng nang juanda iku.kund iku misuk misuk tok cak cok,cak cok bolak balek. Makane aku aris ambe fery.ganti istilah e ambe salam juanda. Sek iling ta kund? Yang ditanya cuman bengak-bengok kayak sapi ompong..
dan fery yang gak puas dengan responnya bashor.akhirnya melanjutkan pertanyaan saya. sek...sek...awakmu sek iling ta?pertama kali ketemu ambe aku?
 Kembali lagi si bashor amnesia.dan ternyata gak ngerti apa-apa. 
Yowezlah nek ngunu.timbange rame.ayo ndang budal.jancok'i arek iki.sok.sok lupa ingatan barang. 
Yuk capcus. 
Semakin jauh melangkah.hari pun semakin gelap.berpisah dari rimbunan pohon dan alam luas,kami bertemu dengan perkampungan lainnya. kampung kedakan.salah satu bagian dari desa genikan...tak ada aktifitas berlebihan dari warga disini.keadaan sunyi,sepi .ditambah lagi dengan cuaca yang semakin dingin.membuat penghuninya lebih memilih berkumpul dengan keluarga didalam rumah.setelah bekerja seharian.
cerminan khas suasana desa pada umumnya..dengan jarak yang lumayan jauh dari jalan utama dan pusat keramaian kota.saya rasa warga disini berpikir dua kali untuk kesana kalo bukan urusan mendesak atau keperluan penting,apalagi malam hari..selain harus memiliki kendaraan pribadi,untuk melewati hutan rimbun yang tak ada penerangan sama sekali,butuh keberanian ektra.
gak jauh beda sama penakut kayak gue ^_^ .............
pertama kali memasuki perkampungan ini, pemandangan dan suasana pedesaan yang kental semacam ini terasa asing.bagi saya bahkan untuk kita berlima,yang sehari-hari harus berhubungan dengan kerasnya kehidupan,bertarung dengan waktu ditemani dengan ramainya kota yang penuh dengan hiruk pikuk manusia dan debu jalanan. 
One thing for us,to looking another place to rest...


Selanjutnya,tibalah kami di pos perijinan.sebuah rumah warga lumayan besar..karena keadaan malam yang minim penerangan,saya tidak bisa menggambarkan posisi rumah itu secara mendetail,yang jelas.kami melewati teras samping menuju ke ruangan utama dari rumah ini.kang udin yang sudah cukup akrab dengan pemilik rumah,langsung melenggang santai kedalam ruangan lain..suasana ruangan utama tidak jauh beda dengan pos perijinan pada umumnya.area yang luas dengan minim perabotan… 
Setengah jam berlalu.saatnya kita ngetrack.tapi sebelumnya sebagai pendaki yang baik dan benar.urusan perijinan harus diutamakan..setiap orang dikenai biaya sebesar 4 ribu rupiah.dengan rincian 1500 untuk biaya masuk taman nasional gunung merapi-merbabu (TNGMM),dan sisanya 2500 untuk kas kampung dan penyelamatan atau bahasa kerennya rescue…
CONTINUE.....

Selasa, 26 Juni 2012

MERBABU .DAN YOGYAKARTA DALAM VERSI KITA.......PART 1

Saat memutuskan untuk menulis cerita ekspedisi ke merbabu ini sebenarnya ada keengganan untuk memulainya........tidak ada yang salah semuanya sangat luar biasa cerita unik dan yang pasti gak akan habis kelucuannya jika di kupas satu persatu dan keren ,gak kalah kerennya dengan cerita ekspedisi ke lawu, merapi maupun ke penanggungan....banyak waktu luang yang ada saya hanya bisa membayangkan sambil senyum-senyum dan gak jarang harus ketawa-ketawa sendiri mengingat kembali semua perilaku dan tindakan koplak dan gak karu-karuan yang terjadi....
Jadi bingung untuk memberikan nama apa atas tulisan ini....

MERBABU SEJUTA CERITA,,,,,,
MERBABU SEJUTA KENANGAN........
MERBABU IM IN LOVE,,,,,,
LOVE IS MERBABU.....
PETUALANGAN MERBABU.... 
ADA APA DENGAN MERBABU.....
MENGEJAR MERBABU............
MERBABU SEBUAH KISAH KLASIK UNTUK MASA DEPAN............
GUYS.......MASALAH BUAT LOE,,,,,,,
LULUS TA NDUT,,,,,,,,
ADA GAK PERUBAHAN DALAM HIDUP LOE BUAT GUE......................
EMPAT BACKPAKERS KOPLAK........
LEMPUYANGAN TRUS OPO’O..............
DISITULAH LETAK KEBODOHANMU..............
AWAL PERTEMUAN DENGAN FERA AND THE GANK PARA GADIS LUMAJANG........................
KARENA MERBABU TERJADILAH KDRT ......
MASALAH DENGAN MY DAD......
BOHONGI IBUKU DEMI MERBABU....
JOKJAKARTA TEBAK LAGU.....
PARA GEMBEL MALIOBORO...............
THE NEXT INDONESIA IDOL MILIKNYA JOKJAKARTA...... 
AS* KIRIK........JANC*K AS* RAIMU................. 
SOK TAU.................
ATAU KENANGAN KITA BERSAMA PETUALANGAN KITA.................













bingung........sudah pasti,banyak opsi yang akhirnya membuat saya galau dengan identitas cerita. tapi tidak masalah,semua yang saya utarakan diatas adalah bagian dari pengalaman indah ini yang takkan tergantikan............ 
air mata pertama..... 
Setelah melewati pergolakan dan perdebatan batin yang luar biasa menguras emosi dan amarah yang berakibat pada terjadinya aksi adu argumentasi antara pikiran, hati dan perasaan saya, akhirnya dengan sangat bijaksana dan sebagai pemilik SAH raga ini saya mengambil keputusan yang sangat kruisial dalam menentukaan judul cerita ini.......
ehm,,ehm..ehm......eng,..ing...eng...disertai pelepasan merpati dan pemotongan pita..........................  
MERBABU .DAN YOGYAKARTA DALAM VERSI KITA..... 
Yah......inilah cerita saya selanjutnya......perlahan namun pasti akan menjadi sebuah rangkaian menarik dan konyol untuk di cekidot... Dalam sebuah alur cerita novel,sinetron, film atau apapun itu, step pertama yang dilakukan adalah pengenalan tokoh, berlanjut ke awal cerita, konflik dan prahara yang terjadi, dan endingnya adalah penyelesaian.....terserah,,,,yang happy ending atau yang sad ending(nulis sambil noleh ke Rudy Sudjarwo) 
Untuk pengenalan tokoh, saya rasa tidak perlu berpanjang lebar untuk menjelaskan tentang saya,Aris Daeng W,dan Fery Puji Nova..karena di cerita-cerita saya sebelumnya tentang lawu dan penanggungan....mereka dan saya adalah tokoh utamanya(sebentar saya cek ulang) 
Jadi pengenalan tokoh kali ini saya akan memfokuskan kepada saudara Bashor Fiction Monger dan saudara Saefudin Ki Yo Udin dua personil baru yang akan bergabung dalam trio kami (rival beratnya trio macan he he he)..... 
Sebenarnya beliau-beliau(yang bentuknya seperti ular disebut belut-belut) ini tidak asing lagi dalam perjalanan blog saya, kang saefudin ki yo udin sudah pernah saya singgung sebelumnya dicerita tentang merapi sedangkan bashor fiction monger (sampai sekarang saya masih penasaran dengan nama aslimu guys) adalah tokoh penting pencetus istilah salam juanda,...dalam cerita saya tentang penanggungan..asal muasal salam juanda dan salam jatim expo.... 
Oke.......selesai pengenalan tokoh........tarik.................. 
Gunung merbabu adalah target rencana kami selanjutnya...gunung yang termasuk dalam komunitas lima gunung (KLM)lain diantaranya adalah Merapi,Sumbing,Sandong dan Menoreh ini memiliki dua puncak dengan ukuran yang berbeda, lebih pendek dikenal dengan puncak sarip 3119 mdpl dan yang satunya yang lebih tinggi dikenal dengan puncak kenteng songo 3142 mdpl (belakangan baru saya tahu bahwa ternyata merbabu memiliki dua puncak dengan ketinggian yang berbeda)....
Untuk rencana kali ini kami pastikan untuk terealisasi, karena sebelumnya rencana untuk bernostalgila lagi mengenang cerita kami bertiga,saya aris,dan fery di penanggungan harus gugur di tengah jalan,masalah yang bersumber dari saya karena berbenturan dengan urusan lain yang juga tidak kalah penting......Aris Daeng W dan Fery Puji Nova..untuk kesekian kalinya saya minta maap....maapin yo.....
26 mei adalah jadwal keberangkatan kami. sehari sebelumnya fery sudah tiba di surabaya dia memutuskan sehari lebih cepat biar bisa liburan di surabaya dan karena tidak ada lagi yang bisa dia lakukan di malang selain nganggur dan menghabiskan waktu dengan hayalan tingkat dewa...ha hah hah.. H-1 sebelum hari keberangkatan kami berkumpul di rumah aris lokasi yang strategis dan tepat untuk melakukan prepare terakhir semua kebutuhan yang diperlukan saat ekspedisi nanti…..
setelah menyaksikan babak awal pertandingan persahabatan internazionale inter milan versus tim indonesia. saya dan fery menghabiskan jedah waktu yang ada untuk ngobrol di beranda depan rumah aris. dari ajang ngobrol santai inilah saya mendapatkan kepastian bahwa teman aris, sang juanda si bashor maksudnya, juga akan ikutan. kabar yang sudah sempat saya dengar sebelumnya..
baiklah kalo begitu,artinya perjalanan kali ini akan menjadikan sebuah Pengalaman yang bombastis,fantastis,spektakuler,dasyat,faktual,berimbang,terpercaya.muktahir. teraktual dan luar biasa.(mas tukul dan mbak marcela trimakasih untuk kata-kata inspirasinya)
karena yang berangkat bukan orang-orang biasa tapi orang-orang luar biasa,apalagi bertambahnya seorang tokoh pencetus sebuah istilah yang fenomenal.salam juanda…..dalam bayangan saya waktu itu adalah kita akan berusaha memecahkan rekor berlomba untuk membuktikan siapa yang mendapatkan poin tertinggi untuk misu-misu terbanyak….lolongan asu kirik akan sering-sering mengudara. Bengo-bengoan jancok raimu. Jancok cangkemmu..asu kund,,,,.adalah santapan segar yang akan menemani kami...dan saya rasa ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan aksi balas dendam…...
saat pertama kali bertemu dengan bashor di juanda, kami tepatnya saya dan fery di beri sambutan dengan cangkemnya yang penuh dengan jancoktanpa kami bisa membalasnya.
sekarang keadaannya sudah berbeda, di juanda si bashor mungkin hebat bangga menunjukkan kelihaiannya untuk bermisu-misu ria. Tapi nanti, di alam bebas sana,tidak ada yang hebat, Kita semua sama. Jadi kalau dia minta kita beri.dia jual kita beli..dia pisui, kita pisui balik.asal ingat satu hal gak usah ngajak-ngajak komet. he he he. 
Kalo Dia ngomong jancok.kita balas cucok..karena pada intinya tidak ada perbedaan yang berarti antara jancok dan cucok. Sama-sama cok,di akhir kata. Bedanya jancok dengan kepalan tangan sedangkan cucok dengan melambai.....yuk mari...lanjuuuttt.. 
perhatian:setiap kalimat dalam bahasa jawa,,tidak akan saya terjemahkan kedalam bahasa Indonesia yang baik dan benar…disamping tidak lazim untuk di perbincangkan…terlihat sangat kasar dan tidak ada nilai edukasinya sama sekali,,jadi jika ada yang mengerti maksudnya maka silahkan mengartikan sendiri sedangkan yang tidak mengerti,,,, anggap saja itu sebuah kalimat kiasan yang mengharu biru,,,menyayat kalbu resah gelisah,,galau dan ,terserahlah……
 15 menit berlalu...yang sedang di bahas tiba..setelah memarkirkan sepeda motornya di pekarangan rumah aris dengan gagahnya dia melangkah menghampiri kami bertiga.dan saya bisa memprediksi kalimat apa yang di ucapkan bashor pertama kali.... 
Hitung mundur... Tiga.......dua........satu....... 
Eh jancok rokokku keri cok.. Tepat sekali tidak meleset...aris dan fery yang sudah menunggu moment itu,,langsung tanpa permisi pecah dalam ngakak……aris masih sesekali ngobrol dengan bashor,,tapi berbeda terbalik dengan saudara fery….dia hanya bisa berusaha mengumpulkan tenaga dan tertawa sekuat-kuatnya…saya yang selalu menjaga perasaan orang lain bergolak dengan perasaan saya sendiri untuk tidak tergoda dengan ngakaknya mereka….saya hanya bisa senyum-senyum sambil berharap si bashor lengah dan saya bisa menumpahkan isi dalam perut saya…dan ternyata tuhan menjawab doa saya,,,bashor berbalik badan menuju ke warung depan dan 
bwakakakakakaakakakakkaakkk….jancoookkkkkk…..asu…..saya langsung berhamburan ketawa sampai gak karu-karuan…..guling-guling dilantai…nyungsep disamping tembok terasnya aris,,jungkir-balik..tumpah-tindih sampai berujung ke air mata kebahagiaan yang tertumpah…aris dan ferypun tidak kalah ancurnya dengan peristiwa parah yang baru saja terjadi….semuanya dimulai dengan kebiasaan keren si bashor…… 
Dua jam lebih setelah rapat paripurna ini diselenggarakan…persiapan segala keperluan yang akan dibawa sudah matang dirancang termasuk kebutuhan logisticnya….untuk rencana rute pendakian setelah melakukan konfirmasi dengan kang udin di magelang via esemes akhirnya jalur terbaik adalah tetap melalui wekas. arah selatan dari gunung merbabu tepatnya sebuah daerah diwilayah magelang….setelah merampungkan persiapan malam ini,,saatnya bergegas pulang..beristirahat….
menyiapkan kondisi fisik dan formula-formula serta amunisi baru untuk menjegal si bashor di merbabu nanti…….. 

Jumat malam 26 mei 2012 Kediaman aris. 
Jam menunjukkan 8 malam lebih,karena aris sedang kedatangan tamu jadi masalah pembelian logistik.akan menjadi tanggung jawab sepenuhnya saya dan rekan fery. 
On the way on the mall(istilah saya) Tidak butuh lama untuk membeli perlengkapan logistik.berbekal secarik kertas daftar belanjaan. Kita tinggal zig-zag..gowez.tikung kiri,cikar kanan.kami mendapatkan segala kebutuhan...minus beras, telur+ gula. Yuk capcus pulang. 
Balik ke rumah aris sudah sekitar jam 9 malam.si bashor ternyata belum tampak batang cangkemnya.dia telat, padahal sesuai jadwal kurang sejam lagi kita sudah harus berangkat,,,,.jika dia datang nanti sebaiknya harus diajarkan bagaimana berurusan dengan arek-arek metal...dan biar itu menjadi urusan bung aris sebagai rekan sejawatnya karena salah satu syarat arek metal adalah gak muntah gak metal. Peace guyz. 
Jam sepuluh lebih packing-packing dan persiapan terakhir kelar. Si bashor juga sudah bergabung, Setelah pamitan dengan keluarga aris  Saatnya kita berangkat. 
Ayo cok ndang budal...cangkem e tok sing akeh. Ha ha ha. 
Bungurasih..... 
hampir tengah malam tetap saja seperti biasa selalu ramai…dan kami kembali lagi disini,memulai semuanya dari terminal ini ,entah mengapa jika menginjakkan kaki disini dengan berat dan besarnya carrier semuanya terasa berbeda, ada yang lain, perasaan semangat yang luar biasa, keinginan dan hasrat akan cerita-cerita yang tercipta dari pengalaman ini adalah gambaran betapa besar passion para pecinta alam. dari wajah-wajah penumpang yang terlihat kelelahan dan ngantuk menghiasi pemandangan kami disini diseputaran ruangan tunggu....tampak beberapa dari mereka menoleh ke arah kami ada yang dengan mimik biasa saja,ada yang tersenyum penuh arti,dan tidak jarang ada yang melihat kami dengan tatapan mencurigakan.
kita sih biasa aja,selain udah sering berhadapan dengan khalayak ramai.. Sebagai para idola muda yang sangat di gilai oleh abege labil yang galau hampir gila.untuk mengatasi para fans skala kecil seperti ini kita cukup sedikit berjoged kucek jemur,kucek jemur ala boyband Dan tetap bergaya cool, maka alhasil mereka akan klepek-klepek gak karu-karuan. Bener gak guys.eh salah bener gak shor,tanya aja sama si bashor,dia paling pakar soal gituan. hahahahahaaaaaa....

Akhir-akhir ini jika berhubungan dengan perjalanan jauh.apapun itu jenis alat transportasinya.saya selalu bermasalah dengan mabuk perjalanan..kondisi yang baru mulai saya rasakan 3 bulan terakhir saat perjalanan ke merapi.entah karena semangat yang luar biasa namun tidak diimbangi dengan kondisi tubuh yang kurang fit atau salah satu syndrom yang mulai berakar dalam tubuh saya. Entahlah.
tapi belajar dari pengalaman-pengalaman yang tidak mengenakan itu,akhirnya membawa saya kepada beberapa ritual yang  
absolutely you must to do that...^_^ ^_^ 
Pertama.berdoa dulu sebelum berangkat. 
Kedua jangan lupa makan 
Ketiga obat anti mabuk perjalanan adalah barang wajib untuk dibawa...bukan dibawa saja tapi di minum...
2 tablet sekali minum siap action (mengutip katanya mbak KD) 
Keempat.meminimalisir segala tindakan dan omongan yang tidak perlu selama diatas bis. 
Kelima berbaik hati dan murah senyumlah kepada pak sopir dan pak kondektur.dan yang terpenting dengan tetangga disebelah kursimu..biar ntar kalo loe muntah.gak bakal di caci maki,disumpah serapah dan dilempar keluar dari dalam bis dengan tidak sopan. 
Keenam.tidur……. 

   Sabtu Setengah enam pagi terminal bis giwangan yogya.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih enam jam .akhirnya sampai juga kami disini di terminal kesayangan masyarakat yogya. GIWANGAN.
lebih tepatnya,bukan di terminal,tapi di perempatan jalan berseberangan dengan arah pintu gerbang terminal. Padahal Setelah kita habiskan malam bersama dengan si sopir dan si kenek merasakan suka duka terombang ambing dan dipermainkan oleh kerasnya jalanan yang dilindas ban bus ,ternyata nasib kami berujung dipinggir jalan.
mereka mencampakkan kami di sana...dipinggir jalan itu….
dalam hubungannya dengan hukum perikatan istilahnya kewajiban kami sebagai penumpang sudah kami tunaikan.. Disaat kami menuntut hak kami, malah ketidakpuasan yang diterima..secara perdata bisa saja di adukan sebagai tindakan wanprestasi karena tidak tunainya memenuhi prestasi....(ada nilai edukasinya kan? ^_^. Tapi ya sudahlah tidak usah diperpanjang,saya dan mungkin teman-teman yang lain menyadari bahwa sesama pria.kita memiliki sifat dasar yang sama yaitu EGOIS. Dan itu tidak dapat di elakkan lagi. Bahkan sifat egois bukan hanya milik manusia semata. Tapi kendaran sejenis sepeda motor berkarakter pria pun.memiliki sifat yang sama egois. Mau liat buktinya..silahkan perhatikan dengan seksama gambar di bawah ini.

Setelah berkejar-kejaran dengan lampu merah dan ramainya kendaran kota akhirnya kami menginjakkan kaki juga di pusat terminal giwangan.deretan warung makan yang berjejer disertai gaya marketing penjualnya yang agresif adalah kesan awal kami disini..sedikit risih tapi mau tidak mau kami harus sarapan.dan dari sebuah warung sederhana terletak sedikit di pojokkan adalah pilihan kami. dan mau tidak mau lagi kami harus makan walau menurut bondan winarno kurang manyuz. Tapi apa boleh buat karena sudah dipesan dan harus dibayar...jadi hajar saja. 
Setelah sarapan sudah hampir jam 7 pagi kami memutuskan untuk beristirahat lebih lama disini,karena sesuai rencana kami akan bertemu dengan kang hendrik dan teman-temannya yang sedang on the way kesini(coba tanyakan ke aris,masih ingat gak dia dengan arti on the way) Dan mereka akan ikut bersama-sama dalam ekspedisi kali ini.. 
sambil menunggu dari pada gak ada kerja dan akhirnya mati gaya.yuk cerita-cerita yuk. Bashor yang merupakan seorang inisiator unggul paham benar dengan kondisi ini..cerita-cerita yang dia ungkapkan perlahan namun pasti,tanpa di sadari mengungkapkan karakter dan sifat aslinya.saya,aris dan fery hanya menimpali sambil senyum-senyum. Dan ceritapun bergulir sampai ke komet.
komet disini adalah nama orang..saya tidak tahu tulisan yang benar seperti apa tapi secara verbal kurang lebih seperti itu. Komet ini anak kampungnya bashor.memiliki ciri fisik tinggi besar dan kekar(saya langsung ngebayangin agung hercules) Dari cerita si bashor katanya dia bukan preman kampung,tapi dari catatan peristiwa yang penuh tindakan anarkis.saya rasa dia cukup disegani di kalangan para pendekar dunia perpremanan. Aris sedikit banyak tahu tentang si komet.jadi dia nyambung kalo di ajak ngobrol. biarpun saya dan fery tidak mengenal komet secara personal,tetapi kami cukup tertegun dengan riwayat hidup si komet.dikalangan anak-anak kampung,siapa sih yang gak kenal dengan si komet.orang yang gak perlu berpikir dua kali untuk keplaki orang lain. cepat marah kalo dibuat marah dan cepat tersinggung kalo berlebihan disinggung bahkan dari ceritanya bashor juga dia gak segan-segan untuk berantem dengan sodara sendiri, pernah kejadian berantem sama kakaknya yang seorang angkatan disiang bolong hanya karena ditegur yang menurut si komet gak enak didengar..adu jotos kedua kakak beradik gak bisa di elakkan.dan gak ada yang berusaha melerainya waktu itu. bukannya apa-apa tapi berani berhubungan dengan komet artinya berani berhubungan dengan maut. Dari pertarungan bersaudara diatas tadi,akhirnya si komet berhasil mengantarkan kakaknya pulang dalam kondisi berderai airmata....( loe bayangin aja gimana bentuknya seorang angkatan pulang rumah dalam keadaan nangis-nangis abis ditabok...) 
Beda si kakak beda pula dengan si adik.dikalangan umum dan mungkin kakaknya.komet adalah harimau yang siap menerjang siapa saja.Tapi tidak dengan perlakuan terhadap adiknya.didepan adiknya, komet adalah tipe kakak yang idola, pengayom,pelindung.penyayang,selalu ada buat adiknya. the most favorite brotherlah... Saya tidak tahu mengapa terjadi kontras perilaku yang signifikan kayak gitu.kadang baik tapi kadang pula jahat..dan itulah manusia.bentuk kepribadian yang semua orang sudah pada tahu dan yang pasti memilikinya Karena baik dan buruk adalah gambaran normal sifat manusia yang sebenarnya. mereka selalu berdampingan,mereka selalu beriringan.seperti ying dan yang, hidup adalah keseimbangan.. dua karakter berbeda yang sulit untuk dipisahkan,hitam dan putih kehidupan adalah bukti bahwa gak ada manusia di dunia ini yang jahat selamanya jahat dan baik selamanya baik gak ada yang salah dengan itu,karena manusia punya hati punya perasaan..loe hidup di dunia ini gak selamanya loe di support,didukung,dihargai,disayang,dicintai,diutamakan dan dielu-elukan. kadang loe juga diperlakukan gak adil. yang ujung-ujungnya pasti loe ngerasain sakit,gak dianggap,disepelekan, disia-siakan dan gak pernah mau dimengerti.disitulah sisi negatif yang loe sadar atau gak sadar bekerja... 
Sama juga dengan si komet..ada alasan kenapa dia memiliki sifat bertolak belakang saat menghadapi kakaknya dan adiknya.saya yakin bashor dan aris tidak tahu akan itu,apalagi saya.tapi menurut saya  ada kekurangan dari sifat kakaknya yang gak bisa di terima oleh si komet dan ada sisi kepolosan adiknya yang membuat komet berubah menjadi sosok yang lemah lembut dan penyayang.karena komet juga manusia,punya hati dan punya rasa...(bener gak bang candil) 
Setengah jam lebih waktu istirahat membahas tentang si komet yang fenomenal itu.kang hendrik yang sejak tadi ditunggu belum muncul- muncul. Akhirnya atas kesepakatan bersama,kami berangkat duluan. Kota tujuan berikutnya adalah magelang..., CONTINUE.....................