Sabtu, 14 April 2012

Saya,kamu,kita dan si merapi........(kamu tau mulut...mulut itu cangkem..).... last Episode .........


15 menit berisirahat,perjalanan kembali dilanjutkan.dengan ritme yang semakin dipercepat.jalanan setapak berlubang,bercabang dan terjal kami taklukan dalam trek menurun yang lumayan curam.dengan rute seperti ini.jika tidak waspada maka terjeremus dalam lubang jalanan,dan terjerembab dalam labilnya setapak,takkan bisa terelakkan.satu persatu bergantian menjadi korban keganasannya..semua mendapatkan giliran,tanpa terkecuali..tergantung dari kitanya saja,untuk menentukkan gaya jatuhnya,biar tetap terlihat keren.
he he he.
jatuh,,,bangun lagi,,,jatuh lagi..bangun lagi..ketawa,diketawain.senang-senang sejenak lanjut lagi perjalanan.dan dari hasil survei dan jajak pendapat,yang menempati peringkat pertama rekor terbanyak jatuh dengan gaya ter asik diberikan kepada saudara resta satria nurahman. Plok..plok..plok.......
selamat anda berhasil mengalahkan kami semua,anda berhak mendapatkannya untuk apa yang sudah anda korbankan...ha ha ha.


Saya rasa faktor yang tepat,kenapa dia harus terjatuh bolak-balik adalah,disamping kurang waspada,dia selalu bertindak dan berbicara untuk hal-hal yang di anggap tabu oleh orang-orang saat melakukan pendakian...terutama dengan bahasanya...berulang kali dia mengucapkan kata cak..c.*k,..cak...c*k..diakhir kalimat,untuk semua kalimat yang penting maupun tidak penting..ha ha ha.
bahkan mulai berlangsung sejak awal pendakian kami kemarin..(sory maz ebrow resta,, heaven know lah.) Sebenarnya saya sedikit kuatir dan ingin mengingatkannya dari kemarin,tapi berhubung.saya juga menikmati setiap ucapannya,maka saya diamkan saja..
Ok back to story... 
masih tetap sama,setapak kecil dengan tanah sesekali bebatuan kecil menjadi pijakan...setengah dari rute gunung ini sudah kami lewati...tubuh terasa mulai kelelahan.persedian logistik yang terbataspun sudah mulai menipis...jalanan yang menurun ini memaksa kami untuk terus melangkah..perlahan saya,resta dan aris mulai terpisah dari yang lain..tapi masih tetap dalam pantauan satu sama lain..ditengah rasa capek dan kelelahan..kami diguyur hujan.dengan terpaksa,kami harus lebih bergegas untuk tidak basah yang lebih parah,tapi percuma,yang awalnya hanya gerimis,berubah menjadi hujan yang semakin lama,semakin deras..
Mau tidak mau turunkan carrier lagi.membongkar dan mencari mantel.saat saya sedang sibuk dengan urusan mantel,aris lewat dengan sudah bermantel.sambil berjalan mengikuti rute yang sedikit lebih curam. Tiba-tiba gubrak... 
Joe,lapo?tibo ta? 
Iyo.jawabnya dengan lemah.. 
Karena posisi jatuhnya yang sedikit kedalam.jadi saya tidak begitu memperhatikannya..
5 detik berselang dia bangkit.. 
Gapopo ta joe. 
Gak.gapopo.. 
Yowez nek ngunu ayo budal mane.

Setapak yang diguyur hujan bertambah semakin licin.saya,aris dan resta sedikit memperlambat gerakan..saya cukup miris melihat resta,ditengah hujan lebat dan dingin.dia nggak bermantel,hanya berlindungkan jacket yang sudah basah..
entah bagaimana dengan keadaan luqman,ridwan dan bj di belakang sana. Ditengah jalan kami berpapasan dengan pendaki yang lain,beberapa dari mereka kebetulan,adalah teman facebooknya aris.jadi yang awalnya tidak kenal jadi bisa tahu sosok orangnya langsung.lumayan bertemu dengan orang baru paling tidak ada cerita baru yang bisa dibahas,selama perjalanan turun yang disertai hujan yang tak juga redah ini.beberapa tingkah pola dari para pendaki itu juga cukup menghibur.ekspesi wajah mereka saat jatuh dengan berbagai gaya.membantu memulihkan stamina yang semakin menipis. Jalan setapak yang kami lalui perlahan mulai memasuki area perkebunan para warga.artinya bahwa rute sudah dekat dan sebentar lagi sampai..masih dalam hati-hati dan waspada,15 menit berselang,tibalah kami di new selo..hujan seperti tidak memberikan kesempatan untuk kami.masih tetap dengan itensitas yang sama.tidak bertambah, tidak juga berkurang..keadaan new selo,di penuhi oleh banyak orang.


bukan hanya para pendaki.tapi warga disekitarnya..setiap warung yang berjejer,tidak dibiarkan kosong.keadaan cuaca yang dingin.sangat tepat dengan segelas kopi panas dan gorengan.begitulah kira-kira yang saya lihat dari mereka yang cangkruk di sekitar warung-warung tersebut..posisi yang penuh mendesak,akhirnya kami mencoba untuk merapat ke rumah joglo yang terlihat lebih lengah.. Selesai menyimpan barang di tempat yang aman.sambil menunggu ketiga teman yang belum muncul,kami memutuskan untuk mencari sesuatu yang bisa mengenyangkan dan menghangatkan tubuh. Pilihan utama adalah soto dan teh hangat..tapi setelah di survei dari warung pertama hingga terakhir,, tidak ada yang menyediakan soto atau sejenisnya.yang ada hanya mie instant dengan beraneka rasa ya sudah kalo gitu,apa boleh buat yang penting ada sesuatu yang bisa mengisi perut yang mulai kroncongan.
rumah joglo kebanyakan di isi oleh para abg-abg baik yang berpasangan maupun yang berkelompok dengan teman-temannya,membuat suasana sore Berhujan dan dingin ini,menjadi ramai dengan tingkah laku dan gaya mereka yang heboh.dan dari mereka juga,kami mendapatkan informasi bahwa,ada seorang pendaki yang tewas terjatuh kedalam jurang.dan baru saja mayatnya dievakuasi oleh tim sar... 

Benar saja,dengan kondisi seperti ini,apalagi hujan,jika tidak lebih berhati-hati maka nyawa taruhannya.. Satu jam lebih kami disini,hujanpun tidak ada indikasi untuk redah.satu-persatu para pendaki mulai meninggalkan new selo.memaksa diri untuk menerobos,derasnya hujan yang turun.teman-teman kami yang sempat menjadi tetangga semalam di pasar bubrah pun tengah bersiap-siap untuk check out.sambil melempar senyum,saya coba sedikit berbasa-basi dengan mereka,kebetulan salah satu dari mereka sudah cukup akrab dengan saya,tapi sayang saya lupa jenenge?ha ha ha ha. 
Loh balik sekarang ya mas?
Pertanyaan saya... 
Iya bro kami balik sekarang. 
Kan masih hujan.dengan apa emangnya? 
Tanpa suara dia menunjuk pada mobil patroli polisi berbentuk pick up yang sedang parkir... 
Oooohhh.. Wah disuruh balik ke rumah tahanan ya bro?
saya coba bergurau. 
Iya nih udah dijemput,disuruh balik sekarang. Ha ha ha. 
Ya udah kalo gitu hati-hati,jangan lupa titip salam buat teman-teman napi yang lainnya ya.salam lestari. 


Dengan lambaian tangan,mereka bergegas pergi.dan kitapun berpisah.sayup-sayup saya sempat mendengar mereka memanggil namaku..roooockyyyy..... 
Eehhmmm.ternyata cukup mudah untuk menjadi sosok yang terkenal. He he he. Memasuki jam empat sore,hujanpun mulai redah.para abg-abg tadi sudah tidak tampak wujud mereka.jadi saatnya juga kita harus pergi. Menuruni jalan new selo.ridwan memimpin di didepan, menyusul aris dan bj.saya di belakang mereka,dan tepat dibelakang saya,luqman dan resta menyusul..semua sibuk dengan langkahnya masing-masing.. 
Dan tiba-tiba..... Woy c*k....
Bj dan aris sontak menoleh kebelakang.saya tidak menoleh karena itu bukan nama saya... 
Arek ikiloh ket wingi sampe saiki ngomong e cak,,,c*k.,,cak...c*k ae.sambil melirik ke arah resta. Resta yang tertuduh hanya menampakkan ekspresi wajah tanpa dosa. Wkwkwkwkwkwkwkwkwk.
ternyata luqman juga terusik dengan kata-kata gaulnya resta.kasus ini di angkat lagi,kepermukaan.yang lain,hanya senyum-senyum dan melanjutkan perjalanan.tanpa ada yang menambahnya.
.berhubung sudah diangkat lagi.saya pun kembali penasaran untuk mengetahui.alasan utama sehingga kata ini selalu mengudara.. 
Awakmu lapo ko,seneng e ngomong kyok ngunu kuwi? 
Iku bentuk penegasan kalimat..gak srek nek ngomong tanpa kalimat iku....
oh ngunu ta?


luar biasa arek iki..tampang lugu tapi hati preman.ha ha ha..dan jawaban selanjutkan yang lebih mengagetkan dan menggemparkan dunia persilatan adalah' 
akuloh ngomong gak nang lanang tok,sing wedho yo ta cak,,, c*k,,,cak,,,c*k pisan..
Gubrrakkk...parah polll arek iki,ternyata baru saya sadar bahwa,yang lebih pantas untuk di ajari apa itu mulut,mulut itu cangkem adalah resta bukannya bj. Ha ha ha..
Ditengah keheranan dan rasa tidak percaya,(indikasi lebay) tanpa terasa kami telah sampai kembali di pos perijinan..sama dengan di new selo.disinipun cukup rame..
ridwan yang dari awal bertugas mendaftar..melapor ke petugas yang ada...kami yang lain hanya menunggu di jalan.setelah urusan registrasi selesai.lanjut lagi untuk turun.kembali melewati jalanan aspal lurus yang dapat terlihat kedua ujungnya.... Sampai pada pertigaan selo,waktu sudah menunjukkan setengah lima sore.. Karena belum memahami arah bis dan waktu keberangkatannya,kami sempat berbincang dengan seorang bapak2 disitu,katanya lumayan susah dan lama kalo menunggu dijam-jam seperti ini..memang benar apa yang dia ucapkan,tapi yang saya tangkap dari penjelasannya adalah dia ingin menawarkan jasa ojek.. 


Akhirnya setelah menunggu beberapa menit,bis yang kami nantikan datang juga.dengan hati gembira dan sukacita,sambil berlarian kecil,kami menyambutnya.tanpa di perintah,semua sudah mengisi kursi penumpang yang ada dengan sopan dan tenang..
saatnya kita meninggalkan selo... goodbye selo..selamat tinggal..sampai bertemu lagi ya... 
Cium hangat untuk orang-orang sekitarmu...
Bis mengantarkan kami sampe ke terminal kota boyolali..waktu menunjukkan setengah lima sore. Hujanpun tak kunjung redah. Disini kami akan berpisah..saya dan aris menuju ke jogja dan teman-teman yang lain memutuskan langsung balik ke surabaya. Diatas bis yang kami tumpangi, Tak ada banyak kata yang terucap,tak ada isak tangis dan pelukan hangat untuk mendramatisir sebuah perpisahan,yang ada hanyalah lambaian serta jabat erat tangan,sebelum kami pergi... 
Terima kasih sobat-sobatku..untuk liburan dan pengalaman Yang menyenangkan sekaligus mencekam ini.terima kasih untuk dua hari ini yang penuh cerita..
senang berkenalan dengan kalian semua..jika suatu saat nanti, sang waktu masih berkenan,ingin lagi mengulanginya,berpetualang bersama.habiskan waktu,melewati batas perbedaan,dan menciptakan kenangan yang takkan pernah hilang..... 
Akhirnya di ujung kalimat.from the bottom of my heart..aku njalok sepurane sing akeh yow..nek misale ada kata dan kalimat sing tidak menyenangkan dihati..ak cuman berusaha untuk menceritakan apa adanya kita. Oke dulur.......sayonara.......... 

Rookie Arnold’s........ pamit....
The...end... 

Nb:kalo ada diantara kalian,yg kebetulan bertemu sama si angkatan,nitip salam yo.salam cangkem..kamu tau mulut,,mulut itu cangkem...jaga tuh cangkem... Ha ha ha.. 

  Ekstra... Setelah dari merapi,rencana selanjutnya,adalah menghabiskan liburan ke jogja..bayangan saya waktu itu adalah,semua tempat-tempat indah yang akan kami sambangi nanti.dengan borobudurnya,malioboronya,keratonnya...begitu senangnya saya membayangkan,sampe-sampe capek yang masih tersisa sudah tidak terasa... Tapi begitulah,tidak semua hal-hal indah yang kita bayangkan,berjalan sesuai dengan yang diharapkan.waktu,kondisi,fisik,dan psikis,harusnya.juga termasuk bahan pertimbangan yang perlu dipikirkan...karena dari faktor-faktor inilah.semangat kita tetap ada,niat kita tetap terpacu..tekad kita tetap fokus..tapi nevermind.setiap masalah selalu ada hikmahnya.. Pelajaran yang saya ambil adalah.jika kamu dalam keadaan tertekan,bukan karena lingkungan,bukan karena orang-orang yang ada disekitarmu.atau apapun itu,,,, tekanan yang lebih banyak datang dari dirimu sendiri...satu hal yang penting adalah belajar untuk mengendalikan diri..berusaha untuk menguasainya..dan tetap berpikir positif.jangan pernah mencoba untuk mencari kambing hitam..salahkan lingkungan,salahkan orang-orang disekitarmu,dan salahkan dirimu sendiri.memperparah situasi dan membuat orang lain merasa serba salah... 
semua akibat yang terjadi selalu ada sebabnya.jika kamu tidak menghendakinya,maka sejak awal kamu punya hak untuk menghentikannya... 
 Ingatlah Kamu tidak pernah sendiri sobat..bila kamu merasa capek...kita sama-sama capek...kamu kedinginan.kita rasakan bersama..kamu merasa dibohongi.aku juga iya.... 
deritamu...deritaku juga..... 
Jadi keingat sama lagu wajibnya kita...belum ada judul.... iwan fals.. Pernah kita sama-sama susah Terperangkap didingin malam Terjerumus dalam lubang jalanan Digilas kaki sang waktu yang sombong Sahabat masih ingatkah kau........

Kamis, 12 April 2012

Saya,kamu,kita dan si merapi........(kamu tau mulut...mulut itu cangkem..) Part 4....

Minggu pagi 12february 2012 puncak garuda merapi……. 
Kesan pertama yang saya dapatkan pagi ini adalah suasana ramai…bukan saja dari kami tapi dari para pendaki yang lainnya.. Hari masih gelap..terdengar suara aris sudah terjaga,,sedang asyik ngbrol dengan lukman dan ridwan,,disamping saya masih tertidur resta,,dengan gaya melingkar,,,kita harus segera bergegas ke puncak karena berhubung matahari belum menunjukkan tampangnya,,maka kita punya kesempatan untuk menikmati sunrise di puncak nanti..saat mendengar bahwa kita akan muncak sekarang perasaan pertama saya adalah lets do it…

Luqman,ridwan,dan bj,,masih pengen berleyeh-leyeh,,resta,kondisi tubuhnya tidak memungkinkan,jadi memutuskan untuk tidak ikutan..saya dan aris bergerak duluan.. Mengikuti jejak para pendaki lain yang sudah mendahului kami,,dengan rute memutari punggung puncak,,sebelah kiri..tanjakan pertama adalah bukit pasir yang lumayan luas dan terhampar mengilingi punggungan ini,,berjalan bukan saja dengan melangkah tapi sekalian merangkak,sulit tapi tidak begitu sulit,,sampai diujung rute berpasir ini kami dihadapkan dengan tanjakan batu-batu vulkanik yang terjal…yang ini benar-benar sulit karena memang benar-benar sulit,,harus dua kali hati-hati dan dua kali waspada..mata tetap memandang keatas melihat jalur dan pendaki yang sudah mendahului,,dan insting harus lebih tajam,untuk merasakan batu yang kami pijak karena dengan kondisi bebatuan yang labil dan mudah longsor ini,sangat berbahaya untuk keselamatan kami,dari atas, dan untuk teman-teman yang ada dibawah


Satu-persatu mulai bergerak naik,,perlahan namun pasti,bebatuan ini kami jejali,,matahari belum tampak keluar dari peraduannya,,masih ada harapan untuk mendapatkan sunrise di puncak…bertemu dengan pendaki yang lain,,senyum sapa lagi,istirahat sebentar kembali melanjutkan perjalanan,,saya didepan dan aris masih dibawah,perlahan mengatur langkah,,sampai ditengah –tengah perjalanan cahaya matahari mulai menjilati langit sekitarnya,,,wahhh….kita telat,harapan untuk bersunrise di puncak tidak kesampaian,,saya coba mempercepat langkah,,namun terlambat,saya kalah cepat dengan sang mentari..yah sudah dari sini saja,,,tidak jauh beda juga kok,,yang penting bisa melihat sunrise dengan total..saya coba menghibur diri… The show time..


Si panas perlahan namun pasti mulai menunjukkan kemegahannnya,,,,cahaya terang disekitarnya seolah-olah mempertegas kekuasaannya…cahaya-cahaya itu seperti mempersiapkan jalan keagungan bagi sang mentari,,, Kemarin saat masih dibawah sana,kami menikmatimu pulang ke peraduanmu walau jelas namun tampak jauh,tapi sekarang di sini,,di ketinggian ini,,saya masih diberi anugerah untuk menikmatimu lagi..tapi kali ini beda,,kamu datang dengan kehidupan baru,, semangat baru,dengan harapan baru akan hari ini,,semua tampak jelas semua tampak dekat,,thanks god… Dengan susah payah akhirnya berhasil juga kami menggapai puncaknya,, 
Wuuuuuiiihhhhhhhhhh lega akhirnya misi kita untuk menaklukan puncak garuda berhasil juga…. Tapi tunggu dulu,,, Kenapa puncaknya seekstrim ini.

Tepat di depan kami jurang dalam mengangah,dengan mengeluarkan asap,space yang sangat minim.membuat ruang gerak harus dibatasi.setiap sisi dari puncak,sudah diisi dengan pendaki yang lain.kami dikelilingi jurang di kiri dan kanan. keadaan yang seperti ini tidak mengurangi ketertarikan para pendaki untuk berpose ria.masing-masing berusaha memberikan gaya yang semenarik dan semaksimal mungkin.meskipun ada yang harus sampai ke ujung-ujung batu yang langsung berhubungan dengan maut..dan ini,juga tidak menutup kemungkinan dengan kami..he he he,setelah membaca situasi.saatnya saya dan aris beraksi..jepret sini.jepret sana,narsis sini narsis sana. Puas? belum.masih ada edisi kedua.


Puncak garuda adalah misi kami selanjutnya..setelah bertanya pada pendaki yang lain,dia menunjuk kepada,sebuah bongkahan besar.lebih tepatnya seperti batu yang memang posisinya lebih tinggi dari yang lain.. Disebut sebagai puncak garuda,karena bentuknya yang mirip seperti kepala garuda. Ooohhh.terus dimana letak kawah yang mengeluarkan awan panas atau glowing avalanches,atau bahasa kita wedhus gembel saat terjadi letusan?tangannya diarahkan jauh kedalam jurang yang sedang berasap.pikiran saya waktu itu,apa yang akan terjadi.jika terkena awan panas hingga 1000'c.dengan radius sedekat ini. 
Only god know. 
makin ramai,pendaki silih berganti datang dan pergi.bj.luqman dan ridwan pun sudah tiba. Dengan cuaca yang cerah.semua yang terhampar di depan mata.tampak jelas terlihat.di sebelah kanan, Sebuah bukit berbentuk persegi,yang ditumbuhi jutaan pepohonan,menghijaukan bukit barisan itu,pasar bubrah yang semalam hanyalah misteri terlihat jelas,betapa lapang dan luasnya area pasar bubrah..tenda-tenda yang dipasang disana beraneka warna,seakan kontras dengan bebatuan dan pasir merapi.semua berbaur menjadi satu,begitupun para pengunjung gunung merapi.datang dari berbagai lapisan masyarakat,dan bangsa..ada beberapa turis mancanegara,yang sempat kami ajak ngobrol.walau terdengar ngawur tapi nevermindlah.. 3 orang turis,kalo tidak salah dari korea atau cina..2 cowok dan satu cewek.dengan menenteng SLRnya.
Kami ; this is you first eksperience???. 
Mereka ; yes.this is a first time for me.. 
Kami ; how do you feel? 
Mereka. Very eksited. 
Sambil mengeluarkan rokok,luqman coba menawarkan ke cewek tersebut(karena dari tadi cuman si cewek aja yang komunikatif)... 
You like cigerette? Seven six.you like seven six.
(maksudnya rokok djarum 76) 
Si cewek ; no no no.thanks. 
Mikir kami oh mungkin dia tidak merokok. 
Tapi tiba-tiba,dari tasnya dia mengambil sesuatu. Dan ternyata.eng...ing...eng...jarum kelas atas. Damn..rokok yang lebih mentereng.dengan gaya yang santai dia menghembus asapnya,khas perokok ulung..oh rokoknya gituan,makanya nolak waktu di tawarin rokok kita,wong gak selevel...



Hampir sejam lebih kami dipuncak,matahari mulai meninggi,dan cuaca semakin ramai dan gerah.sudah saatnya kita turun.saya mendahului yang lain.kembali menjejaki tanjakan bebatuan vulkanik tadi,saya bertemu dengan pendaki cewek dan teman cowoknya.tapi yang aneh si cewek lagi nangis.
bertanyalah saya ketemannya.
loh kenapa mas, mbaknya ko nangis? 
Oh dia takut turun maz.gak berani sama rute kayak gini,
oh ya udah alon-alon wae maz.sing penting slamet.saya duluan mas. 
Turun lagi kebawah,saya bertemu dengan 3 pendaki turis.seorang cewek berjilbab dan 2 lainnya cowok.dari perawakannya mereka dari arab saudi.walaupun dalam keadaan 'sengsara'mereka tetap saja semangat mengobrol.entah apa yang diceritain.dan si cewek yang paling banyak mengoceh. Jauh di sebelah kiri sana.seorang cewek bule,merangkak turun,tapi sambil terus berbicara dengan temannya yang berada di puncak berpasir,saya rasa mereka salah jalur.

Setelah melewati dinding bebatuan tadi,kembali lagi berhadapan dengan hamparan pasir,didepan pendaki yang lain,memberikan contoh dengan cara berlari,saya rasa perlu di coba,apalagi rute pasir yang menurun ini tidak terlalu berbahaya. Siap siaga Ambil posisi star,,,satu,,,dua,,,tiga.,,,,,
Wuuush....saya pun meluncur sedikit zig-zag dengan kecepatan di atas rata-rata,saya berhasil menyalip para 'pembalap' yang lain.masih dengan kecepatan yang konstan.pada tikungan di lap terakhir saya terjatuh... Bruuukkk..huhuy,wenak tenan.. 
Ini pengalaman jatuh yang paling menyenangkan... 
Sampai ditenda.resta masih terlelap dalam tidur indahnya.satu,dua gerakan yang saya lakukan dia sudah terjaga.permintaan pertama yang dia katakan adalah minta di foto.ha ha ha.


okelah tidak muncak,yang penting eksis di pasar bubrah.
Keadaan pasar bubrah pagi ini sangat ramai,tenda ada dimana-maAda yang di dataran tinggi,dataran rendah,dan menengah.hari ini adalah waktu yang tepat bersosialisi dengan pendaki yang lain,saling menyapa,bertegur sapa satu dengan yang lain.termasuk dengan kang udin.orang yang memiliki event ini,dia start trekking malam sekitar jam 7an bareng keluarga dan teman-temannya.oh jadi arek cilik tadi sekitar usia enam tahunan itu anak sampean kang?iyo bener iku anakku. Wah keren yo.sek cilik,tapi termasuk fisik e kuat.bakal calon pendaki gunung sejati.apalagi sejak kecil sudah di ajari untuk dekat dengan alam. Dari informasi teman yang lain.karena erupsi gunung merapi,keadaan pasar bubrah dan sekitarnya sudah banyak berubah.tidak sama lagi seperti setahun yang lalu dia kesini.. Begitulah kalau mengunjungi gunung yang aktif.selalu tidak pernah menentu lokasi dan kondisinya.akhir dari cerita-cerita tadi,kami di hadiahi stiker yang di antar langsung oleh istrinya. Thanks kang saefuddin ki yo udin.

Cuaca hari ini lumayan terik dengan letak pasar bubrah di daerah lapang tanpa pelindung apapun.jadi sengatan matahari yang langsung mengenai tubuh dan posisi kami di ketinggian ini terasa 2 kali lebih panas. Selesai sarapan,kembali packing-packing,dan turun..beberapa pendaki yang lain juga sudah pada bergegas meninggalkan pasar bubrah,termasuk 'tetangga' camp kami yang sudah berbaik hati berbagi tempe goreng.matur tenkyu teman-teman dari jogja,lupa kita tidak berkenalan sebelumnya. Setelah selesai membereskan semuanya.sampah-sampahpun sudah diamankan..pamitan sebentar dengan kang udin sekeluarga.saatnya kita bergerak.kembali bebatuan berpasir hitam kami lalui...perlahan namun pasti kami mulai meninggalkan pasar bubrah..meninggalkan jejak dan kenangan semalam bersamanya... Pandangan mata kembali menatap jauh ke atas puncak garuda..dia masih tampak kokoh siang ini. 
Terima kasih untuk semuanya puncakmu yang megah telah mengijinkan kami untuk menjejakinya.pasar bubrahmu,telah memberikan tempat,untuk kami sandarkan beban dan rasa capek ini..terima kasih merapiku.jika masih ada waktu berkenan,ijinkan kami untuk mengunjungimu lagi. 
Goodbye puncak garuda,goodbye pasar bubrah...



Jalan akhirnya berujung pada tanjakan tinggi,yang semalam sudah kita lewati..siang ini tampak jelas seperti apa tanjakan ini sebenarnya..disamping rute sebelum menanjak terdapat tiang pemancar cukup tinggi,dan tepat dibawahnya,alat pendeteksi gempa,tertanam disana.alat yang berfungsi untuk mendeteksi sekaligus mencatat jumlah dan tingkat kegempaan tektonik dan vulkanik ini.bentuknya tidak begitu besar...setelah mengatur nafas.mengumpulkan energi,tanjakan ini kami libas.terseok-seok dan merangkak..dengan susah payah,akhirnya sampai juga di atasnya..beberapa monument,para teman-teman pendaki yang tewas ada di disini.satu yang lebih mencolok tepat di tengah-tengahnya dengan ukuran yang lebih besar. jadi teringat semalam.saat Istirahat disini sebelum menemukan pasar bubrah.perasaan sedikit mencekam dengan tekanan rasa capek.membuat saya,berhayal ke hal yang tidak-tidak...

Jalur tetap sama,.perjalanan pulang lumayan lancar abadi,sesekali berpapasan dengan para pendaki yang lain,baik yang sudah turun,maupun baru saja mendaki..bertegur sapa,saling memberi semangat..tarik lagi..wajah-wajah pendaki yang akan naik,menunjukkan keletihan kami kemarin.ini sudah payah,tapi belum seberapa,diatas sana,masih ada tanjakan-tanjakan 'keren'yang siap menantimu..jadi bersemangat! Perjalanan turun kami libas tanpa ampun.durasi istirahat hanya berkisar antara 5-10 menit,kemudian lanjut lagi.. Diantara tikungan-tikungan yang berkelok,kami bertemu dengan 3 orang turis yang sempat kami jumpai di puncak tadi..semakin kebawah,segerombolan anak-anak 'gaul' sedang beristirahat..diantara yang sedang beristirahat itu,salah satunya ada turis pria.dan saya mencoba membangun komunikasi dengannya..secara garis besarnya seperti ini' Dia adalah temannya para turis yang sedang beristirahat tadi diatas. Dia adalah mahasiswa UGM.yang baru pertama kali melakukan pendakian.. Dia adalah warga negara myanmar. Dan sayang sekali,saya tidak mengetahui siapa nama DIA.. Dia adalah Dia Dan Dialah Dia..


Di salah satu batu besar yang ada disitu terdapat tulisan ALLAH dalam lafal arab..dari bentuknya terlihat bukan seperti hasil karya manusia,tapi kalo seandainya itu asli buatan alam,maka saya rasa itu sebuah bukti kekuasaan dan rahasia ilahi,karena ukirannya yang sangat rapi dan nyaris sempurna..... 
  
To be continue......

Rabu, 11 April 2012

Saya,kamu,kita dan si merapi.(kamu tau mulut...mulut itu cangkem..) Part 3....

kami Kembali melanjutkan perjalanan.menghadapi tanjakan lagi.masih dengan rutenya yang menantang. 10 menit waktu berselang,kami tiba di sebuah tempat peristirahatan..dengan papan baliho ukuran cukup besaran. NEW SELO.keren.udah kayak tulisan di amerika sono. HOLLIWOOD.

Ajep......
papan ini sebenarnya dari pintu gerbang pendakian sana sudah terlihat.jadi hanya mengobati penasaran akan lokasi new selo ini.tepat dibawahnya berjejer warung-warung.yang menjajakan aneka makanan,serta keperluan logistik pendakian lumayan ramai.didepan warung-warung,halaman luas yang digunakan sebagai area parkir,mampu mengisi 5 sampai 6 mobil.dan sebuah rumah joglo dengan ukuran besar,mengisi posisi pojok arena new selo. Kami tidak berniat mengunjunginya. Bisa kami lakukan pas balik nanti. Dari posisi kami berdiri, tepat didepan area parkir ini,pandangan mata luas mengitari seisi alam raya yang terlukis didepan sana.keadaan kota selo.tampak jelas.gunung merbabu terlihat kokoh,menjulang tinggi dengan megahnya. Sungguh tak dapat di ungkapkan keindahan alam ini..setelah puas dengan semua yang kita nikmati,saatnya melanjutkan perjalanan.

Rute sudah berubah,tidak lagi tanjakan lurus atau jalan yang lebar,jalan aspalan berganti dengan setapak bertanah..melewati ladang para petani,masih menemani kami.obrolan dan canda tawa kami,menyusuri pendakian ini.sahut-sahutan Avlka.. Iya.. Aku ada yang baru ini. Apa? Ha ha ha ha. menjadi pemacu semangat kami.itulah alasan saya menamakan grup ini avika fansclub. Kemon. Jalan setapak kami libas dengan Perlahan.jalan setapak yang sedikit becek,bekas curahan air hujan,membuat langkah harus lebih waspada.memutar sesekali melewati jurang-jurang kecil menjadi santapan yang penuh resiko..kondisi ini tidak menyulutkan semangat kami untuk tetap ngobrol.banyak hal-hal yang tidak penting di utarakan.dan akibat,kurangnya konsetrasi melangkah.pada sebuah trek yang sedikit curam dan lobang kecil mengangah di tengahnya.resta jatuh di situ. Gubrakkk...brakk...brak..waduh what the hell guyz. Suasana sunyi..tanpa suara..tanpa bicara..Pertanyaan-pertanyaan ada ular gak disini sejenis anaconda?atau macan kek.buaya mungkin.yang bisa nya beracun dan bisa menambah kegantengan ada gak?semuanya berganti dengan rintihan rintihan si resta.dan hembusan angin merapi.semua mata tertuju padanya. Are u okay.ono sing loroh.bagian ndek endi.ada darahnya gak?sobek-sobek,atau lecet parah.p3k,ambulance,IGD. Tim SAR.pak polisi.dukun beranak atau totok akupuntur,pake paku kalo gak mempan linggis juga boleh.saya panik,lainnya santai.si resta mencium tanah..wkwkwkwkwk.(lebay polpolan)..resta bergegas bangun.dan bertindak seolah tidak terjadi apa-apa.saya tahu itu pasti sakit banget,tapi si korban mengatakan tidak masalah,walau tampak lecet-lecet di sekitar sikunya.
ya sudah kita lanjutkan perjalanan lagi.tapi ingat lebih waspada dan awas. 2 jam perjalanan rute semakin berat,setapak bertambah kecil dan terbagi dalam beberapa ruas jalan yang ujungnya berakhir pada rute yang sama.tergantung dari kita mau mengikuti jalur yang mana.sampai di pos satu,yang ada hanya sebuah tugu,tidak ada bangunan permanen disitu.kita hanya beristirahat sejenak.melepaskan dahaga.dan memulihkan stamina.dari sini tamPak luar biasa pemandangan alamnya.rimbunan pepohonan berjjr dimana-mana,memenuhi hamparan luas dibawah sana,dikiri kanan pun tidak kalah rimbunnya. Green everywhere.dan jauh didepan sana berdiri dengan kokoh dan angkuhnya tetangga si merapi.sang merbabu.

Saat istirahat usai.yuk kita kemon lagi.waktu sudah beranjak magrib kita harus cepat sampai ke pasar bubrah.lokasi ngecamp nanti.di tengah jalan kami sempat di salipi beberapa pendaki yang lain,ritual bertegur sapa menjadi kewajiban bagi setiap pendaki.beberapa dari mereka memutuskan untuk bergabung dengan kami. Rute sebelum memasuki pos dua.hari mulai menjelang malam.tapi tunggu dulu.ada sebuah pesona indah yang sayang untuk dilewati. Yeaahhh its sunset time...

Jauh di ufuk barat sana.sang mentari kembali ke peraduannya.cahaya merah tampak jelas melingkupi langit di sekitarnya.. Waowww.ini yang namanya menyatu dengan alam. Hari sudah berangsur malam,,masing-masing mulai mengaktifkan senternya..tetap melangkah dan mendaki,,tapi kini lebih berhati-hati,,tanjakan semakin curam dan berbahaya..jika kondisi tubuh mulai kelelahan kami putuskan untuk istirahat,,,di gunung merbabu,,juga ada yang sedang melakukan ekspedisi ke sana,tampak,lampu-lampu senter menyala kecil dipunggungan gunung itu,sambil terus bergerak..kami coba memberikan isyarat dengan mengarahkan sinar senter kesana,

Di pos dua.badan yang mulai kelelahan dan capek.kami memutuskan untuk ngecamp disini.tapi percuma,tidak ada lagi tempat strategis untuk mendirikan tenda.berulangkali kami ubengi,tapi tetap saja nihil.sampe-sampe mas-mas yang tadi gabung dengan kami,terperosok jatuh kedalam jurang,yang untung saja tidak begitu dalam.ya sudah kalo gitu,tidak ada pilihan lain,alternative yang terakhir diambil.pasar bubrah.setelah diberi informasi dari teman pendaki yang ngecamp disitu.kami beranjak lagi.waktu hampir jam 8 malam.

Rute menuju pasar bubrah.ternyata lebih berat dari yang saya bayangkan tanah berpasir dengan batu-batu kecil-besar menghiasi tanjakan ini,,,tubuh yang mulai kelelahan,ditambah berat carrier yang semakin membebani,memaksa kami untuk sering-sering beristirahat..10 menit berlalu akhirnya sampai juga dipuncaknya,,suasana gelap dan asing membuat kami tidak banyak melakukan aksi.. Tanya sana-sini ada yang tahu gak pasar bubrah letaknya dimana???? Gak ada jawaban,semua menerka-nerka dan meraba-raba,ini sudah semakin malam,,dengan bentuk tanah datar yang minim,tidak mungkin lokasi ini dijadikan tempat ngecamp,sangat berbahaya dan rawan di terjal badai.. aris berinsiatif mensurvei letak pasar bubrah,,berjalan kearah kiri,,jauh disana dia teriak sebagai kode kepada para pendaki lain yang mungkin sudah berada di pasar bubrah..dan ternyata dengan cara itu berhasil,,terdengar sahutan balasan,dari bawah,ada kehidupan disana,,kita tidak tersesat,,kita diselamatkan,,kita beruntung,,semangat bangkit lagi,,yuk kita kemon…


rute menuju pasar bubrah,,juga cukup menantang,,turunan terjal,masih sama dengan pasir,kerikil dan batu-batunya,,,be carefull,,be awas-awas…he he heh bj,ridwan dan resta memutuskan untuk,menjajalnya duluan,,dengan senter yang dibawa,kami tetap memantau keberadaan mereka..setelah sampai dibawah,teriakkan aman…kami yang masih diatas beranjak turun,,injakan-injakan yang labil mengantarkan kami sampai ketujuan….. gelap-gulita tidak ada yang bisa diprediksi disini malam ini,,sekarang yang utama adalah mencari lokasi yang tepat untuk ngecamp

.beberapa tenda pendaki sudah berdiri aman,kami yang tiba sudah kemalaman sedikit disusahkan untuk mendirikan tenda dengan lokasi yang penuh dengan batu-batu vulkanik,,ingin bergerak lagi ketempat lain yang mungkin lebih layak,tapi situasi dan lingkungan tidak memungkinkan, kami tidak mau mengambil resiko..akhirnya kami memutuskan untuk mendirikan tenda di tempat yang apa adanya,dengan tingkat kenyamanan yang apa adanya pula…ridwan,bj,dan luqman setenda,saya,aris dan resta di tenda yang lain…. Setelah selesai.jam menunjukkan pukul setengah sembilan malam…tidak ada lagi pikiran untuk masak besar,,, kami menikmati apa saja yang ada..meskipun cuaca udara menurut saya tidak begitu dingin,tapi karena kondisi tubuh yang sudah tidak memungkinkan,,roti yang masih tersedia itulah dinner saya malam ini,,

Resta dan aris masih memanaskan air untuk ngopi,,luqman,bj,dan ridwan melakukan hal yang sama sambil ngobrol..,,sayup-sayup dari tenda ;tetangga’ terdengar,,obrolan disertai canda tawanya,tapi tak terlihat wujud mereka..baiklah acara perkenalan dengan tetangga baru akan saya lakukan pada besok hari,,saatnya selimuti diri dengan sleeping bed..dan im gone………
good nite everyone,,disambung besok pagi ya….
to be continue...............

Sabtu, 07 April 2012

Pendudukan gedung DPR/MPR oleh mahasiswa Tahun 1998


Dalam keadaan yang mulai terkendali setelah mencekam selama beberapa hari sejak tertembaknya mahasiswa Trisakti dan terjadinya kerusuhan besar di Indonesia, tanggal 18 Mei 1998 hari Senin siang, ribuan mahasiswa berkumpul di depan gedung DPR/MPR dan dihadang oleh tentara yang bersenjata lengkap, bukan lagi aparat kepolisian. Tuntutan mereka yang utama adalah pengusutan penembakan mahasiswa Trisakti,penolakan terhadap penunjukan Soeharto sebagai Presiden kembali, pembubaran DPR/MPR 1998, pembentukan pemerintahan baru, dan pemulihan ekonomi secepatnya. Kedatangan ribuan mahasiwa ke gedung DPR/MPR saat itu begitu menegangkan dan nyaris terjadi insiden.       
Suatu saat tentara yang berada di depan gedung atas tangga sempat mengokang senjata mereka, sehingga membuat panik para wartawan yang segera menyingkir dari arena demonstrasi. Mahasiswa ternyata tidak panik dan tidak terpancing untuk melarikan diri sehingga tentara tidak dapat memukul mundur mahasiswa dari gedung DPR/MPR. 
Akhirnya mahasiswa melakukan pembicaraan dengan pihak keamanan selanjutnya membubarkan diri pada sore hari dan pulang dengan menumpang bus umum. 
Keesokan harinya mahasiswa yang mendatangi gedung DPR/MPR semakin banyak dan lebih dari itu mereka berhasil menginap dan menduduki gedung itu selama beberapa hari. 
Keberhasilan menduduki gedung DPR/MPR mengundang semakin banyaknya mahasiswa dari luar Jakarta untuk datang dan turut menginap di gedung tersebut. Mereka mau menunjukkan kalau reformasi itu bukan hanya milik Jakarta tapi milik semua orang Indonesia. Soeharto akhirnya menyerah pada tuntutan rakyat yang menghendaki dia tidak menjadi Presiden lagi, namun tampaknya tak semudah itu reformasi dimenangkan oleh rakyat Indonesia karena ia meninggalkan kursi kepresidenan dengan menyerahkan secara sepihak tampuk kedaulatan rakyat begitu saja kepada Habibie. 
Ini mengundang perdebatan hukum dan penolakan dari masyarakat. Bahkan dengan tegas sebagian besar mahasiswa menyatakan bahwa Habibie bukan Presiden Indonesia. Mereka tetap bertahan di gedung DPR/MPR sampai akhirnya diserbu oleh tentara dan semua mahasiswa digusur dan diungsikan ke kampus-kampus terdekat. Paling banyak yang menampung mahasiswa pada saat evakuasi tersebut adalah kampus Atma Jaya Jakarta yang terletak di Semanggi. 
Sumber: Semanggi Peduli.com

Rabu, 04 April 2012

Saya,kamu,kita dan si merapi.(kamu tau mulut...mulut itu cangkem..) Part 2....


setelah sarapan pagi ini kami memikirkan tentang perjalanan selanjutnya,karena kita mengikuti rute sebelah utara dari gunung merapi, otomatis..arah berikutnya adalah boyolali..bergegas kami selesaikan masalah administrasi..cara pembayaran selama perjalanan ke merapi,juga dilakukan system yang sebelumnya pernah saya dan aris lakukan bersama arek-arek metal,yaitu totalan mburi,,kami merapatkan barisan menuju ke pusat terminal,,karena belum memahami betul kondisi dan jadwal serta bentuk kendaraan kearah boyolali,kami sempatkan bertanya ke beberapa orang bapak-bapak yang ada disitu,,dari tampangnya mereka seperti calo..(maaf kalo saya salah)…tapi semakin banyak kami bertanya,semakin kami dibingungkan dengan informasi yang diberikan,menurut pandangan saya,banyak alternative pilihan kearah boyolali,,tapi tidak ada yang pasti dari omongan mereka... Hal yang sama juga kami temukan saat bertanya kepada pegawai DLLAJR (dinas lalu lintas angkutan jalan raya)sama saja tidak memberikan jawaban yang memuaskan….sama-sama memuat bingung..sepertinya mereka harus diajarkan apa itu cangkem..
he heh he he...
 saya yang tidak begitu memahami apa yang diperbincangkan hanya bisa ngangguk-ngangguk dan mengikuti cara mainnya,,walaupun kita harus dibingungkan dengan pembayaran loket masuk ke terminal,,padahal tidak perlu,, karena setelah itu karcis loket tersebut tidak dipakai,,karena akhirnya kita keluar juga…
lagi-lagi kita di permainkkan….
Lanjut.. Bis arah boyolali,,bentuknya tidak begitu besar,,sederhana,standard bis dengan rute tidak begitu jauh.setelah semua mengisi bis yang ada,,kami menikmati perjalanan ,pandangan kota-kota di provinsi jawa tengah ini menjadi sebuah gambaran aktifitas, hari-hari biasanya,, beberapa penumpang diantaranya anak sekolah bergelantungan di pintu bis sambil sesekali bercanda dengan teman-teman nya yang lain,dengan gayanya masing-masing..kami berenam sibuk dengan mata yang terus menikmati indahnya pesona kota pagi hari..kurang lebih 2jam perjalanan kami telah sampai pada perempatan rsud boyolali,,dari sinilah perempatan yang biasa digunakan oleh para pendaki gunung merapi dan merbabu..dari sini kami akan menumpang bis yang selanjutnya akan mengantarkan kami ke selo,,

Bis yang kami tuju sebenarnya sudah ada,,tapi kebiasaannnya sang sopir akan berangkat kalau penumpang sudah terisi penuh,,dan dari informasi yang saya dapatkan bahwa jadwal bis ini hanya ada sampai pukul 5 sore,,jadi sambil mengisi waktu yang ada kami coba,mengontrol lagi barang dan membeli beberapa keperluan logistic yang sudah mulai menipis,,ada lagi kejadian lucu disini,,,luqman kehilangan handphonenya..dicari-cari..ditanyakan ke kami berlima jawabannya nihil,,coba di ingat-ingat lagi terakhir kali disimpan,,tetap saja tidak ditemukan..resta yang dikira menyimpan handphonenya,juga tidak tahu…wah dimana handphonenya,,,,siapa pelakunya..barang bukti tidak ada,,mau menuduh siapa..luqman panic,saya ikutan panic…coba di cek ke tempat kita turun bis tadi,,barangkali saja dia jatuh disana,,luqman berlari secepatnya ke TKP..
dan ternyata eng….ing..eng..handphonenya disana tergelatak tidak berdaya dengan posisi terlepas komponen-komponennya….wah alhamdulilah ya sesuatu banget…15 menit ditinggalkan disana,,tapi tidak ada yang mengambilnya…walaupun handphonenya tidak jelek,,tapi juga tidak bagus-bagus amat..he heh he he(sory man)

Perjalanan kemudian dilanjutkan,,sebelum sampai ke selo,kami akan melewati sebuah daerah yang bernama cepogo,,kota kecamatan yang ada disitu yang terdapat pasar..nah dari pasar ini kami di over lagi ke bis yang lain,,untuk selanjutnya diantar ke selo,,dan yang pasti tidak lagi di kenai tagihan tambahan,,harga tetap 7000 rupiah,,harga yang sudah kita bayarkan sebelumnya ke bis pertama.. Dari cepogo perjalanan ke selo akan menempuh waktu kurang lebih 30 menitan sepanjang perjalanan yang semakin menanjak ,berkelok,,sesekali seperti mengitari bukit-bukit ini,kami disuguhi landscape merapi dan merbabu yang menjulang tinggi di kejauhan sana,,keren banget…
Akhinya sampai juga kami diselo ,,,dari sinilah pendakian akan dilanjutkan… .huuffffffffffft..lihat diatas sana.jalan menanjak lurus tanpa bebas hambatan,,sudah siap menunggu kita…Tanjakan ini adalah awal langkah perjuangan kita. Lurus.panjang tak tampak ujungnya.tanpa belokan dan terus semakin menanjak dan meninggi. Dari sinilah petualangan kita sesungguhnya dimulai.dari sini pengorbanan,tekad dan kesabaran kita di uji. Semua yang sudah kita lewati,dan kita alami,hanyalah pelengkap sempurnanya petualangan kita. Tanjakan ini memang terlihat berat untuk dilalui.tapi ini belum seberapa,,,
diatas sana,masih banyak tanjakan dan rute terjal menanti kita dengan segala pesonanya, sebagai generasi bangsa,sebagai orang-orang yang mengaku pecinta alam.ini tidak masalah. bukankah inilah yang kita cari.?


Jadi mari kita bulatkan tekad,tajamkan niat.dan mengharapkan ridho dari yang maha kuasa. karena butuh perjuangan lebih untuk menaklukkan dan menggapai puncak sang merapi... sebelum berangkat,berpose sebentar,mengabadikan keberadaan kami. Tanjakan pertama dijejali.perlahan namun pasti kami memantapkan langkah.10 menit,15 menit,istirahat sebentar,dan lanjut lagi.berenam kami mulai terbagi dalam kelompok-kelompok.kecil..keadaan fisik dan stamina,tidak mungkin kami paksakan untuk selalu menjaga ritme gerakan yang sama…rumah-rumah penduduk yang menunjukkan keciri khasannya,menjadi tontonan kami selama perjalanan.sesekali bersua dengan warga.tersenyum manis sambil mengucapkan salam,adalah bagian indah dari sebuah sikap keramahtamahan orang-orang negeri ini.bocah-bocah dengan seragamnya tampak ceria dengan senyum polos menyapa kami.sebuah suntikan spirit untuk tetap mengayunkan kaki ini.

Kurang lebih setengah jam perjalanan,akhirnya,sampai juga kami di pos perijinan.sebuah rumah berbentuk huruf L.tidak cukup besar,.dengan bangunan panjangnya dijadikan rumah tinggal,serta tempat beristirahatnya para pendaki,sedangkan siku yang mempertegas bentuk L nya digunakan sebagai,tempat berjualan souvenir,sekaligus tempat pendaftaran bagi para pendaki.. setelah menunggu aris dan Bj tiba..kami coba masuk ke dalam rumah tersebut.keadaan rumah lapang,disebelah kanan,terdapat tempat lesehan yang lumayan besar,disana terdapat beberapa pendaki yang baru saja turun sedang beristirahat.,disebelah kiri dibiarkan kosong tidak ada sekat,tujuannya,agar pendaki yang datang dengan kendaraan bermotor,bisa dititipkan disitu,dan terbukti sedikitnya ada 3 atau 4 sepeda motor bertengger disitu.


Kami memutuskan untuk istirahat disini,,,masak untuk makan siang kami,,sekalian menunggu bang udin dari magelang yang merupakan penggagas acara pendakian ini…di sela-sela aktifitas kami,,acara perkenalan dengan para pendaki yang lain menjadi sebuah kegiatan yang menarik,,berbagi pengalaman serta Tanya jawab menambah pengetahuan kami,terutama pengalaman saat mereka menaklukan si merapi tadi,,bagaimana rutenya,,seterjal apakah tantangannya,serta tempat alternatif untuk mendirikan camp diatas nanti,,,ada yang berhasil mencapai puncak,tapi, ada juga yang memutuskan untuk langsung balik sebelum menyelesaikan misinya..dengan berbagai alasan,cuaca tidak memungkinkan,logisitik yang semakin menipis,,serta kondisi yang tidak fit….baiklah paling tidak kami sudah memiliki gambaran tentang rute nanti,,artinya kami bisa mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi..dari hasil ngobrol-ngobrol santai tadi sebelum para pendaki pamit pulang,kami dihadiahi minuman mineral dalam ukuran 5 literan bukan hanya satu tapi tiga..terima kasih para mas ebrow buat minuman mineralnya serta roti dan makanan ringan yang udah mau berbagi dengan kami para pecinta avika…he he heh heh


Ada yang pergi dan ada pula yang datang,,,beberapa pendaki baru bermunculan dengan sepeda motor,,langsung memarkir sepeda motornya.istirahat sebentar,,kemudian langsung berangkat mendaki..kebanyakan dari mereka berasal dari daerah-daerah seputaran jawa tengah,,solo,dan jogja..mendominasi pendakian merapi kali ini….dan kami masih eksis disini di pondok perijinan… 
Masakan mulai di racik,,nasi putih mie instant,,dan ikan kaleng menjadi menu siang ini..kebetulan si pemilik rumah pendakian, sedang melakukan panen wortel dan sawi yang kelihatan segar-segar banget,,kami memutuskan untuk mengkolaborasikan dengan mie,,sekresek kecil wortel dihargai 2000 perak,,lumayan banyak..sisanya bisa dijadikan salad… Setelah makan,, waktu menunjukkan jam 2 siang,,sudah nggak tahu mau ngapain,,nyaris mati gaya…ide tercetus, kita lakukan totalan mburi sekarang saja,, karena setelah kita turun nanti,,kita memiliki rencana yang berbeda-beda.. Yuk konferensi di buka tok-….tok…..tok…… Semua nota pembayaran di keluarkan, yang tidak bernota kami coba mengingat-ngingatnya lagi..sedikit terjadi perbedaan pendapat,,serta perselisihan dana,,,ditarik lagi diulur lagi,,saya dan aris yang sudah berpengalaman dalam urusan totalan mburi,,lupa dengan aturan maennya si totalan mburi…tapi tidak butuh waktu lama urusan totalan mburi mendapatkan solusi yang terbaik..meskipun si ridwan harus membongkar celengan recehannya dan luqman harus ‘ribut’dengan resta,karena adanya indikasi luqman menggelapkan uang resta 5000 perak..
sampai harus memata-matainya ke kamar mandi.ha…ha.ha..ha
 Waktu berlalu dengan percuma,,yang dinanti belum juga nampak kehadirannnya..dimana-..dimana..dimana..kang udin…sekarang… dimana(alamat palsu ayu ting-ting.he he heh heh)…


Aris memutuskan untuk menghubungi lagi kang udin,,dan dari informasi terakhir yang didapat,ternyata dia baru bisa datang,setengah tujuh malam setelah magrib…masih menunggu temannya yang lain….waduuuuhhhhhhhhh masih lama nyakkk..sekarang baru jam 3 sore berarti,waktu tunggu masih 3 jam setengah,,trus waktu yang ada ini kita ngapain???/////
gak enak sama si tuan rumah,udah lama kita disini,ntar kami dikira mau macem-macem lagi,,normalnya orang istirahat paling lama setengah jam,,eeeehhh kita malah hamper seharian penuh,,gapapa kalo di curigai saja,,tapi kalo kita dilaporkan kepada pihak berwajib....bisa tambah ribet masalahnya,,baru aja selesai masalah dengan angkatan yang lain,, masak harus kembali berurusan lagi….ane nyerah dehhhhh.he.he heh hehh heh

Setelah melewati perundingan yang rumit,,kami memutuskan untuk ngetracckk sekarang saja,mumpung cuaca mulai kondusif dan masih sore,,kami masih bisa menikmati pemandangan sore ini dari atas sana,,dan sebelum di usir… Tarik…………
To be continue...