Rabu, 16 Januari 2013

KITA dan si JANCOK......


Nb; coretan ke 50…




 Selamat pagi indonesia,selamat pagi kota pahlawan...Masih diawal bulan dan ditahun yang baru..
Banyak sekali yang sudah menumpuk dalam benak saya untuk merangkai lagi kepolosan saya akan hidup..dengan schedule yang lumayan padat, harus syuting ini,syuting itu, pemotretan sini, pemotretan sana. jumpa pers. ketemu fans, masak, nyetrika, ngepel, belanja (ini lagi omong apa sih) jadi ide-ide itu hanya bisa menumpuk..tepuk..tepuk...tepuk....Darrr.
Dan rhaggill-duniaku.blogspot.com Selalu teriak minta dijamah dan disentuh, akhirnya ditengah-tengah keterbatasan yang ada, saya harus tampil lagi, ngeeksis lagi,untuk memuaskan segala dahaga para penggemar saya.
#lempar sepatu.
So mari kita membuka lembaran baru di tahun yang baru ini,dengan kebegoan santai ala saya.
Lets play DJ.....
Kund nangdi cok..sms gak dibalas cok.gak budal ta cok.jancok raimu,cangkemuloh cok. Gateli arek iki cok...hahahaha.
Maaf teman-teman yang sering nongkrong di mesjid, gereja, wihara,kuil atau tempat-tempat ibadah lainnya.bukan maksud saya untuk mencaci maki kalian,tapi itulah kejujuran saya akan tradisi baru kami, genk nero(neko-neko kroyok) #gak nyambung...
Jadi ceritanya akhir-akhir ini si jancok mulai akrab dengan saya.bahkan di dalam pergaulan dengan sohib-sohib markotob, fery, bashor, aris, rhizky kang udin,lugman, resta.dan yang lainnya (yang tidak disebut jangan marah)…
Apa-apa harus jancok..ngomong dikit jancok,sms,fb,twitter,blog.juga dengan jancok.pokoknya jancok everywhere..
Padahal alkisah dahulu kala(dongeng).saat pertama kali saya menginjakkan kaki di bumi surabaya, kakak saya selalu mewanti-wanti, kalo  jancok itu kata yang tidak sopan,haram,dan sebuah bentuk makian, kalo di kupang setara dengan kata p*kim*i.(sensor).
Akhirnya, karena sering di doktrin seperti itu, sayapun menjadi antipati dan timbul stigma negatif terhadap si jancok..bukannya so suci, saya bukan orang yang jahat, tapi bukan juga orang yang baik, sayapun sering mengucapkan kata-kata kotor, tapi ada alasan untuk itu(yang ini jujur)…
jadi setiap kali mendengarkan orang mengucapkan kata jancok saya selalu memandang dengan sinis, nie orang bisa tidak berbicara yang lebih baik, lebih sopan dan gak usah pake jancok….

*_*
hari berganti bulan  menuju ke tahun dan pandangan ini tidak pernah berubah,,hingga pada bulan februari setahun yang lalu, 
saat melakukan ekspedisi ke gunung merapi,(baca;http://rhaggill-duniaku.blogspot.com/2012/04/sayakamukita-dan-si-merapikamu-tau_4.html). 
salah satu teman yang ikutan, sebut saja RESTA ( bukan nama sebenarnya)hahahaha…selalu pasang aksi dengan jancok,,setiap kalimat yang dia ucapkan tidak pernah lepas dengan cok, cak,cok….mendengar seperti itu saya sedikit terganggu,dan timbul aksi protes,.nie anak parah banget,,tampang kalem tapi hati preman…berkali-kali dia ucapkan dan berkali-kali pula saya harus menahan napas,pengen langsung negur, tapi gak enak karena kita belum begitu akrab waktu itu..jadi saya hanya membiarkan saja,,dan imbas dari cok,,,cak,,cok itu dia harus terguling bolak-balik, dengan gaya yang luar biasa keren..hahahahahaaaa….
selepas dari merapi sebulan kemudian, saya,aris dan fery,janjian untuk melakukan pendakian kecil-kecilan (kalo yang besar kayak gimana bro) ke gunung penanggungan yang menurut si aris, berada di belakang rumahnya..(ckckck sejak kapan medaeng punya gunung)..
tapi malam sebelum keberangkatan,kita mutar-mutar dulu nikmati kota Surabaya di malam minggu..dan dari sinilah awal kisah kita menjadi akrab dengan si jancok (baca http://rhaggill-duniaku.blogspot.com/2012/04/penanggungan-asal-mula-salam-juanda-dan.html)..
aris janjian dengan salah satu temannya dari dunia antah berantah, sebut saja bashor (yang ini memang nama sebenarnya..hahahah sory guys)..kita ketemuan di salah satu warung kopy di daerah juanda..dan ketika pertama kali bertemu dengan bashor and the genk,,kita langsung disambut dengan cok,,cak,,cok penuh mulut…bushet,yang ini sumpah lebih parah..bahkan saya dan fery cukup terkesima dengan fenomena jancok ala bashor,,disetiap ujung kalimat sudah pasti ada si jancok,,si aris santai saja,karena mungkin sudah terbiasa,,tapi bagi saya dan mungkin fery ini T.O.P banget…


nangdi ae cok,,di enteni ket mau loh cok,ndang lungguh o cok,gak ngopi ta cok,,pesen nang warung ngarap loh cok..ayo di srumput kopinya cok..hahahahaha (raimu cokkkk)….
Dulu waktu mendengarkan si resta ngomong jancok,,saya tidak begitu menyukainya,,,tapi yang ini beda,,jancok ala bashor memang tidak ada duanya..dengan ekspresi muka kayak gateli itu..membuat saya tidak habis-habisnya untuk ketawa ngakak gak karu-karuan.,begitu pula dengan fery dan aris..hahahahahaaaaaa….
akhirnya dari si bashorlah muncul istilah SALAM JUANDA yang cetar membahana….dan awal mula kita menjadi akrab dengan si JANCOK…
Kalo dulu saya,aris dan fery setiap kali bercanda, cukup dengan kalimat-kalimat yang gokil saja, akhir-akhir ini si jancokpun menjadi kata inti dari guyonan kita…tidak lengkap tanpa jancok ada didalamnya…dan kita sangat menikmatinya…hahahahahahaa….dan semuanya semakin lengkap saat melakukan pendakian ke merbabu medio mei tahun lalu bareng bashor(baca; http://rhaggill-duniaku.blogspot.com/2012/06/merbabu-dan-yogyakarta-dalam-versi.html),,kita kompak berjancok ria bersama kang udin yang dikenal kalem dan lugu..hahahahaha….
Begitulah kita……terutama saya, pandangan negative tentang si jancok pun berubah 180 derajat..saya sangat menggilai si jancok,,,bukan hanya dalam guyonan khas kita bertiga saja, tapi dalam setiap keseharian sayapun tidak pernah luput dengan jancok,,liat ada yang tidak beres langsung eehh jancok iki,liat teman bikin salah, ehh jancok arek iki,,kadang tidak langsung diomongin tapi dalam hati iya….dan terus berulang seperti itu,,kadang saya tersadar,,ko kayak gini sekarang omongan saya, khilaf,,tapi terulang lagi…dari yang dulunya sangat membenci jadi berbalik menyukai,,saya jadi teringat akan kalimat keren’ kalo mencintai seseorang jangan berlebihan,nanti akan berbalik membencinya dan jika membenci seseorang jangan pula berlebihan,karena akan berbalik mencintainya…dan itulah yang saya rasakan dengan si jancok..hahahahaahahahaaaaaa..


Tapi tidak selamanya jancok memiliki konotasi negative, untuk kalangan arek-arek suroboyo atau dalam grup jancuk Surabaya di facebook..jancok adalah kalimat penghubung pertemanan…dalam hubungan persahabatan diantara arek-arek suroboyo,,kata jancok sangat terkenal….sahabat tanpa jancok bukan sahabat..dan tidak ada niat untuk mencaci maki sahabatnya,,justru semakin mempererat persahabatan itu…..dan tidak ada yang boleh tersinggung apalagi marah…karena yang namanya sahabat harus tampil apa adanya…termasuk dalam urusan jancoklisasi…jadi makna ini yang saya pegang, saat mengucapkan kata jancok dikalangan teman-teman saya..apalagi sama aris, fery, bashor, lukman, resta,rhizky,dan  yang lebih senior kang udin…
Sooo….jangan marah teman-temanku,,jika saya selalu berjancok ria,,karena tanpa si jancok keakraban kita tidak akan seperti sekarang ini,,dan untuk mereka yang bukan teman saya, tapi sering mendapatkan jancok dari saya,,anggap saja kita sudah berteman saat jancok itu berkibar diantara kita….hahahahahahahahahaaaaa.

The end
Rookie Arnold’s pamit coookkk….





Selasa, 11 Desember 2012

2 jam bareng Michael Learns To Rock (MLTR)





Detik berganti ke menit berlalu ke jam, jam menyambut hari, minggu berganti bulan dan TARRAAAAAAAA…………4. esember datang juga, hari yang dinanti itu telah tiba dan menunggu untuk sore itu terasa lama bagi saya, untuk memanaskan suasana, sejak pagi hingga siang hari MLTR mengudara tanpa  jedah waktu. pokoknya selesai satu album direplay lagi, begitu seterusnya sampai si jascha teriak-teriak minta ampun karena kelelahan. hahahah.
Imbas dari perlakuan saya atas personil MLTR lewat seperangkat sound system, berakhir dengan saya yang  terkapar gak berdaya,
TIDUUURRRRR…
Karena kecapekan dan terlelap dalam tidur, saya lupa bahwa sebenarnya jam 3 sore saya sudah harus capcus on the way dan sekarang jam sudah menunjukkan kurang 10 menit jam tiga, oohhh gosh gua late.
cekidot ke hape dan resta mengirimkan pesan-pesan mistis ke saya, ‘pripun kang’. jadi ketika  membaca pesan itu pikiran saya langsung tertuju pada pertanggalan, hari ini malam jumat legi apa jumat kliwon? kita lagi diajak buat itung-itungan primbon ya?(bingung)….
Oh, sek bro ak berangkat sekarang.
Dan hari menjelang sore, di selasa 4 desember itu hujan menghajar Surabaya tanpa ampun, tapi niat untuk berangkat ini tidak berkurang sama sekali. demi idola saya, demi MLTR. saya berangkat...

GRAMEDIA EXPO,  SURABAYA.
Hampir setengah lima sore dan kami berdua sudah berdiri manis di depan mbak-mbak buat tukarin ticket. beberapa crew dari event orginizer konser dengan handtalking(HT) ditangannya,terlihat sibuk berlari kesegala arah sambil ID card yang digantungpun ikutan berlari. ternyata banyak calo  yang berkeliaraan disini, sampai bingung saya, si calo memang gak liat kondisi, dimanapun kesempatan itu ada pasti mereka eksis. 2 jempol deh.
belum ada tanda-tanda  penonton dan yang pasti belum ada antrian panjang. ujung-ujungnya masuk dulu ke gramedia. an setiap kali kalo berhadapan dengan deretan buku, naluri untuk membawa pulang itu luar biasa besarnya, tapi belum sempat niat itu terealisasi, dompet saya langsung teriak’’
Woy ingat woy. udah minus...ya udah gak jadi. diliat boleh, dibawa pulang jangan.
Setengah enam balik lagi ke TKP dan formasi antrian itu sudah terbentuk. tanpa banyak kompromi, saya dan resta ikutan nimbrung.
FESTIVAL B, blok paling kiri. sepanjang mata memandang, rata-rata penonton yang antri lebih banyak didominasi oleh mereka yang sudah berusia diatas rata-rata(ngertikan maksud saya) kalo mau dibilang mereka yang tidak bisa disebut abege atau remaja lagi Tapi bukan berarti anak mudanyapun tidak banyak.
75% berbanding 25%
 Keterangan :
75%  untuk kaum dewasa
25%  untuk kaum muda..

*-*
berdiri, diam, tenang, beberapa petugas keamanan berseragam kaos hitam, dengan tulisan BIG GUARD CREW hilir mudik ditengah –tengah antrian. kita berdua masih tampak santai, tapi kepanikan itu muncul saat dari meja pemeriksaan terpajang tulisan dengan sangat jelas NO CAMERA ALLOWED. sudah pasti panik, karena dalam tas saya memang ada kamera. untuk memastikan bahwa aturan ini  berlaku, saya coba cek lagi ke lembaran ticket yang dipegang. dan ternyata benar, disitu diutarakan dengan sangat jelas, beberapa barang yang dilarang  masuk  ke arena konser dan kamera berada diurutan kedua setelah makanan dan minuman…
Mantap…
Resta langsung mengusulkan agar kamera yang saya bawa disimpan dulu ditempat parkir(di sepeda motor maksudnya), kebetulan antriannya belum panjang. tapi saya tidak menghiraukannya, paling pemeriksaannya cuman bentuk formalitas doang, di buka, liat bentar, selesai.
#alibi awal..


Jam 6 sore, pintu antrian dibuka dan satu-persatu penonton mulai meringsek masuk, dari cara pemeriksaan yang dilakukan oleh para panitia, jauh dari apa yang saya pikirkan, tentang dibuka, liat bentar, trus selesai. sangat ketat dan teliti, kalo mau dibilang tidak ada celah dari kita yang bebas dari pemeriksaan. bahkan melewati 3 tahap pemeriksaan. digeledah tasnya hingga kedalaman yang paling maksimal, pemeriksaan badan dan yang terakhir alat pendeteksi…LENGKAP…
Otomatis saya langsung gugup, liat si resta pun sama. ditambah lagi arahan dari para crew pengawas yang dengan sigap teriak ’dilarang membawa kamera kecuali handphone’ tapi saya coba menguasai keadaan ini, kalo seandainya bentar ketahuan, ya udah, saya balik buat simpan, selesaikan perkaranya???tapi kalo dipikir-pikir lagi, saya sudah capek-capek ikutan antri, trus sudah sampe didepan pintu lalu balik lagi? kan sama saja buang-buang waktu yang lebih banyak, lagian kalo ketahuannya didepan, sudah pasti rasa malu itu akan dua kali lipatnya, sudah tau gak boleh bawa kamera, masih saja ngotot, gak bisa baca loe?
Akhirnya dengan mempertimbangkan faktor itu, saya memutuskan balik dan mengamankan kamera..
Res,kamu duluan, ntar aku nyusul. ak simpan kamera dulu..
Oke bro...
Akhirnya harus lari-lari lagi ke antrian, balik-balik si resta sudah tidak terlihat dan antrian sudah meng-ular, takdir ini pun harus saya terima dengan lapang dada. ikutan antri dari awal lagi, meskipun harus capek tapi tidak begitu jadi masalah, karena mereka yang sudah didalampun belum diperbolehkan masuk, sama halnya dengan si resta, jadi yang awalnya saya berpikir akan menikmati konser ini sendirian, tidak benar pemirsa..hahahaha…
Ngegembel lagi.
meskipun sudah didalam tapi tetap saja nunggu, semua penonton dari festival A dan festival B dicampur dalam satu ruangan dan semuanya lesehan tapi tetap dalam antrian..
10 menit lagi santai, si resta membisikkan sesuatu’ Rok, kamu pernah liat peserta Indonesia idol 2012 kemarin, yang  pernah tembus sampe 30 besar tapi gagal. yang kalo gak salah awalnya disuruh jadi polisi tapi gak mau.
Yang mana? sayapun ikutan penasaran.
Kamu liat aja kesebelah kanan paling belakang, yang rambutnya kribo..
OOOOhhhhh...iyo bener-bener, adiknya kalo gak salah yang jadi polisi itukan?
Yoi guys bener banget.
Kasian ya dia, kalo seandainya dulu dia bisa tembus sampe 12  besar atau jadi pemenang sekalian, mungkin sekarang dia gak lesehan gembel kayak kita.
saya coba berpendapat.
hahahahahaha.. iya-iya bener juga ya..si resta nambahin..
bisa jugakan sekarang dia jadi penyanyi  pembuka konsernya MLTR?
sekali lagi kita berdua berhahahaha bareng.
dari kesimpulan yang ada,  kita menamakan dia, MANTAN CALON ARTIS. tanpa bermaksud menertawakan nasibnya, semangat yang dia tunjukkan untuk mencapai mimpi itu wajib di acungi jempol.
#mantapbro..
Tepat jam tujuh malam pintu arena konser dibuka dan melalui arahan panitia, kitapun bergegas masuk.
Ruangan yang sangat luas, tata panggung yang cukup besar dengan atap yang sangat tinggi, setiap kelas dibatasi dengan pagar besi yang ada. tiga layar besar berada didepan panggung, dua disamping kiri dan kanan, dan satunya tepat ditengah panggung di belakang drum.
Festival A dan festival B mungkin tidak jauh berbeda, yang membedakan hanyalah festival A berada didepan festival B, otomatis lebih dekat dengan panggung. perlakuan paling istimewa adalah mereka yang menepati kelas VIP. berada tepat dibawah panggung, gak usah capek-capek berdiri, nikmati konser ini dengan duduk dikursi berselimutkan kain putih yang sudah disediakan. dan penonton bertarif 1juta 500 ribu ini ketika masuk ke arena konser selalu ditemani dan diantar oleh para crew.
Keren gak tuh?
Dari ketiga kelas, menurut saya penonton yang terbanyak adalah festival B, tidak salah karena harganya yang memang paling murah.
Dari deretan pengunjung yang ada, beberapa dibelakang saya dari dialeg yang mereka gunakan sudah tidak asing lagi. dialeg masa kecil dan sangat akrab dengan kuping saya. Sekelompok anak muda asal kupang. cukup banyak, sekitar 6 atau 7 orang. tidak perlu diherankan karena rata-rata mereka yang asli kupang sudah akrab dengan lagu-lagu semacam MLTR. hampir sama kasusnya dengan saya saat pertama kali menyukai MLTR. sebenarnya pengen langsung sapa, tapi karena takut dibilang sok kenal jadi niat itu kubatalkan saja. Lagi asik ngobrol dengan si resta, salah satu dari mereka blusukan kesamping saya. yang pasti cewek. secara fisik, dia mungil, kecil, imut-imut dan untuk standard saya dia lumayan manis. hahahahahaha…
Dia tersenyum malu-malu, saya membalasnya dengan senyum memalukan. Dia salah tingkah, saya salah langkah..GUBBRAAAKKK…jatuh.
Akhirnya tanpa buang-buang waktu,
Kita kenalan yuk….asekkkk
Anak Kupang. namanya SUSAN, anak PETRA semester III, fakultas teknik sipil (masih ada yang kurang gak)..
Ceritapun mengalir antara saya dan susan dan yang pasti, tanpa aku dan kamu, tapi beta dan lu.
Jadi ditengah-tengah obrolan, jika resta ikutan gabung, saya sedikit kerepotan untuk berbalik arah dari bahasa kupang ke bahasa jawa, begitu pula sebaliknya. Tapi dinikmati saja. toh bhineka tunggal ika. berbeda-beda, tapi tetap satu jua..
Hahahahaha 
#bukan modus…


Ngobrol dengan susan adalah sebuah kisah lain yang tidak kalah menariknya, banyak hal yang kita bicarakan mulai dari kesehariannya, keseharian saya, sekolahnya, sekolah saya, sampai pada semua perubahan yang terjadi di kupang. banyak hal yang saya ketahui dari dia perihal wajah kupang yang sekarang, sekali-sekali si resta ikutan curi kesempatan buat nimbrung.hahaha….
Tapi sayangnya permintaan resta yang lain tidak sempat saya kabulkan.(sory bro,sayakan gak punya BB, lagian kenapa gak minta sendiri saja :D)

The show coming now…
Tidak terasa sejam telah berlalu dan letihnya berdiri semakin menjadi-jadi, ditambah lagi tidak adanya band pembuka. pukul delapan lebih lima belas menit, lampu arena dimatikan serempak.
Sreeetttttttt………….
ooooffffffffffffffffffffffffffff………….
adrenalin dalam ruangan pertunjukkan semakin menjadi-jadi, teriakan-teriakan gak jelas mulai membahana dari segala sudut, saya pun tidak mau ketinggalan..
Ariel..ariel..ariel..
Mas ini bukan konsernya saya, ini konsernya MLTR. ingat MLTR.
Si ariel mengingatkan saya dari samping kanan….hahahahahaaaaaa….
Imposible ccoooyyyyy….

Dari arah panggung, gelap tidak terlihat apapun. tapi dari sekelabat cahaya yang ada, tampak beberapa orang sedang hilir mudik memasuki panggung.
Dari gerak geriknya, sudah bisa saya pastikan bahwa personil pertama yang memasuki arena adalah kare wanscher, langsung menuju pada posisi drum…mantap..
Selanjutnya diikuti oleh mikkel lentz dengan gitarnya dan salah satu personil tambahan pada posisi bassist.
dan yang terakhir adalah si front man jascha richter…
Dalam hitungan menit dan
Taaasssssssssssssssssttttttttttttttt………
Lampu panggung seketika menyala dan jascha membuka konser ini dengan lagu RENOVATE MY LIFE dari album terbarunya. irama keyboard yang dia pegang mengalun indah menyaingi petikkan gitar mikel dan hantaman bassnya kare, sesekali terdengar bentotan gas personil tamu.
DAN KEGAGUMAN  ITU TERJADI.
Jasha dengan setelan serba hitam ditambah assesoris kacamata berwarna gelap, mulai menghipnotis para audiens. respon awal penonton tidak begitu WAH banget mungkin karena lagu baru jadi belum ada yang paham. tapi tidak mengurangi kehebohan dalam ruangan. semuanya terlihat keren malam itu, mulai dari tata panggung, lighting, soundnya,
emang terlihat berkelas. sesuai dengan standard penyanyinya. belakangan baru saya tahu, bahwa yang memegang tanggung jawab untuk semuanya, bukanlah panitia pelaksana, tapi para crew MLTRnya langsung.
Top dah.


Selesai lagu pertama, Jasha dari balik keyboardnya mulai menyapa penonton ‘Hello Surabaya, finally we’ve got to see you again.
Dan penontonpun tidak kalah respon, terutama saya. hahahaha.
selesai berbasa-basi, Langsung dihajar dengan lagu berikutnya, kali ini semua sudah tidak terkendali, SLEEPING CHILD, mendapatkan kesempatan nomor dua. lagu ini tidak jauh berbeda maknanya dengan HEAL THE WORLD michael Jackson, berbicara tentang humanity…
Tidak ada yang diam dan tidak ada yang gak teriak. mendadak terdengar koor massal dari segala sudut, klimaks dari  refrain lagu ini, jascha mengajak semua untuk ikutan nyanyi dan dia menjadi surprised, ketika penonton masih hafal dengan liriknya, (ya iyalah). sayup-sayup dia memuji kita ’its amazing you’re still remember Michael learns to rock..thank you so much'. setiap kali menyelesaikan satu lagu, Jacha selalu mengucapkan thank you so much…mantap bro..
Selanjutnya di susul oleh HANGING ON, masih dari album barunya, lalu WILL NEVER LIE dari album lawas played on pepper 1995, ITS GONNA MAKE SENSE album Eternity 2008, dan HEAVEN IS MY ALIBI album scandinavia 2012.
mereka selalu mengkolaborasikan antara lagu yang baru dan yang lama, biar penonton tidak dibiarkan kelamaan nganggur dan terbuai. dari beberapa lagu baru yang sudah di mainkan, secara garis besar saya bisa menyimpulkan bahwa tidak ada perubahan yang signifikan dari album terbaru mereka Scandinavia 2012. masih dengan easy listeningnya, beat-beatnya, hingga makna dari lagu-lagunya yang melankolis. tidak heran karena materi lagu di album terbaru ini, 80%nya adalah buah karya si jascha. sama seperti album-album sebelumnya, jadi  lagu-lagu ini terdengar jascha banget.
lanjut….
Sebelum masuk ke lagu berikutnya, jascha memberikan kesempatan kepada mikkel untuk cuap-cuap sesaat. dan mulailah si mikkel dari tengah panggung curhat dadakan. hahahaha.. 
dia curcol coyyy, menceritakan masa-masa galaunya dulu’So, the next song  i wrote when we’re young and got no money and no car'...
Saya langsung teriak 'I dont even my own car too'. saya sudah tahu lagu selanjutnya yang akan di mainkan.
This is THE ACTOR for you.
Sayapun langsung berbalik ke resta dan teriak, 
Rest, its your song, Its your turn, hajar bro…
Ok….. resta langsung ambil ancang-ancang dan konser tapi gak diatas panggung, cukup disamping saya saja. hahahaha..
Lagu ini adalah salah satu yang menjadi favoritnya si resta, lagu yang maknanya mengajarkan tentang sebuah ketulusan 'katakan pada pasangan kita, cintailah kita dengan apa adanya, bukan dengan ada apanya kita, karena kita bukan artis, bukan seorang bintang, kita hanya manusia biasa yang memiliki cinta yang tulus…aseeeeekkkkkk…
Saya sempatkan menoleh ke susan, sekedar berbasa-basi,
Lampunya kerenkan?
Iya ka, keren banget, wallpaper layar tengahnya pun mendukung setiap tema dari lagu yang dibawain.
selanjutnya dia lebih memilih untuk bergelayut manja dengan pagar pembatas dari pada beromantis ria dengan saya. biasalah, cewek kalo dengar lagu romantis bawaannya pengen menghayal, pengennya disama-samakan dengan kisah percintaannya, seolah-seolah dialah pemeran utamanya. hahaha…
Masih siap di goyang….lanjut….
Lagu kedelapan jascha tampil solo dengan keyboardnya menyanyikan NAKED LIKE THE MOON yang diambil dari album played on pepper 1995.
Selanjutnya sacha sempat menghentikan konser, sambil diiringi gitar dia mengalunkan IM GONNA BE AROUND, salah satu lagu yang paling enak didengar versi acoustican…
Dia pun teriak ‘you want me to make the concert any longer?
Semuanya teriak yeaaahhhh……
Selanjutnya dia turun panggung dan menyapa para penonton VIP. seketika semua pada heboh dan terjadi kecemburuan sosial disini.
Aseeeemmm….dia cuman nyapa yang didepan kitanya kagak.. Dari dua layar besar yang dipajang pada sudut panggung terlihat seorang cewek memberikan sebuket  bunga cantik berwarna kuning, otomatis dengan peluk hangat dan foto bareng, yang dikelas festival A dan B menjadi brutal. teriak-teriak gak karu-karuan. hahahahaha…
Lagu selanjutnya adalah ANIMAL dari album nothing to lose. lalu  disambung dengan COMPLICATED HEART dan BLUE NIGHT. kedua lagu yang dinyanyikan belakangan mendapatkan sambutan hangat dari para penonton, semuanya semakin terbuai dalam irama slow rock yang melankolis plus romantis.
Tanpa disangka, lagu yang ketiga belas YOU TOOK MY HEART AWAY mengalun indah, seketika gemuruh penonton tak bisa dibendung lagi, susan yang sejak tadi lebih memilih diam dan bergelayut manja di pagar pembatas ikutan heboh….
WUUUUHHHHHHH….. dari setiap penjuru ruangan ikutan nyanyi bareng dan sepertinya jascha, mikkel dan  kave sedikit kaget dengan respon yang diberikan penonton.'wow it’s just like karaoke, you know. mikkel berkomentar.
Agar tidak mengalihkan perasaaan hati penonton, lagu berikutnya tak kalah memukaunya TAKE ME TO YOUR HEART lalu disusul FINAL DESTINATION….semakin terbuailah seisi ruangan..
TARIK…….
Our song is slow song, si jascha ngaku..So this is the slow song, BREAKING MY HEART. intro awalnya sudah sesuatu banget, apalagi ditambah dengan vokalnya jascha yang masih tetap prima diusianya yang sudah 49 tahun. bagi saya YOU TOOK MY HEART AWAY, TAKE ME TO YOUR HEART dan BREAKING MY HEART adalah tiga lagu yang memiliki irama yang sama, beat yang sama, santai, slow dan menghanyutkan, makanya terlihat jelas, yang lebih heboh adalah  para cewek sama juga kayak si susan…


ANY WAY YOU WANT IT yang merupakan lagu andalan di album terbaru, mendapatkan kesempatan selanjutnya. lagu yang baru beberapa hari saya akrabi ini, tidak begitu banyak yang tahu, jadi para penonton mengapresiasikan lagu ini dengan berdansa santai bareng pasangannya masing-masing. kemudian di susul dengan WILD WOMAN menjadi lagu yang ke delapan belas.
Dan setelah menunggu hampir satu setengah jam, berganti dari lagu yang satu ke lagu yang lain, akhirnya yang  saya nantikan muncul juga..
Yeahhhh this is 25 MINUTES. lagu ini memiliki sejarah dan peranan penting dalam hidup saya, ditangan saya lagu ini mendapat julukan 'lagu depresi saya'. kenapa harus lagu depresi, karena  setiap kali saya sedang marah, lagi gak mood, segala hal yang tidak mengenakan dan bingung harus ngapain, lagu inilah pelampiasannya. masuk kekamar, tutup pintu, tutup jendela, dengan irama sound system diatas rata-rata, saya lampiaskan dengan teriak-teriak. apalagi sampe pada bagian chorusnya, si jascha seperti ajakin saya’ come  on rookie luapkan semua kekesalanmu. BONGKARRRR……
boy I’ve missed your kisses all the time but this is twenty five minutes today…
though you travelled so far boy I’m sorry you are twenty five minutes too late..
out in the streets, places where hungry hearts have nothing to eat, inside my head
still I can hear the word you said….
Damn... Setelah meluapkan segalanya dengan lagu ini, sesaat sayapun akan merasa plong. bebas, lepas, setengah dari beban yang saya hadapi dapat teratasi dengan irama 25 minutes…dilihat dari liriknya, mungkin orang akan bertanya, ko gak nyambung antara makna lagunya dengan depresi? seperti yang sudah saya bilang diatas, tidak semua lagu harus identik dengan perasaan hati, kalo sudah suka ya suka saja, tidak ada alasan lain untuk dikaitkan dengan perasaan hati. 
saat membawakan lagu ini, lagi-lagi jascha harus turun panggung  dan menyapa para penonton VIP, ini sudah yang kedua kali dia melakukannya, dan yang kedua kalinya juga timbul kecemburuan social untuk kita yang berlabel festival A dan festival B.
mikkel dari atas panggung hanya bisa teriak’ do feel singing? Proof it!.
Saya sudah tidak perduli lagi dengan jascha yang semakin akrab dengan penonton dan semakin di gerogoti oleh para cewek yang ada didepan. bagi saya yang penting 25 minutes mengudara. dan kejutan itu muncul di akhir lagu saat reffnya di mix dengan  I’M ALL OUT OF LOVE(saya habis-habisan untuk cinta) miliknya AIR SUPPLAY..
I’m all out of love, I’m so lost without you, I know you’re right believe me for so long..
Eeeeehhhh,,rest itu lagunya AIR SUPPLAY yo…
Iyo bener…
Hahahahaha…mantap bener dah…
Lagu selanjutnya adalah SOMEDAY (album 1996). bagi orang Indonesia, terutama fans berat dari MLTR, mungkin  ini adalah salah satu hasil karya yang membanggakan buat kita. karena video klip dari lagu ini di buat di bali dan terlihat jelas jascha ikutan memuji keindahan dan keeksotisan bali, sambil layar dibelakang panggung menampilkan video klip nya saat SOMEDAY  dimainkan. 
MLTR masuk kebelakang panggung dan lampu panggung pun dimatikan.
Penonton tak tinggal diam menghadapi keadaan seperti ini, mungkin ini sebuah hal yang klise dalam sebuah konser, si penyanyi biasanya pura-pura masuk kedalam, buat penasaran, trus ntar muncul lagi.
dan sama seperti mereka, kitapun melakukan hal yang klise. semua pada teriak we want more…we want more..we want more……!!!berulang kali. akhirnya we want more kita berhasil juga. si jascha muncul lagi sambil ngomong’
we don’t have anymore song(alasan doang), so we have to improvize’
dimulai dari PAINT MY LOVE yang fenomenal itu versi acoustican, disusul SCANDINAVIA lagu yang sesuai dengan nama album terbaru, kemudian hits THAT’S WAY(YOU GO AWAY). sebagai lagu ke 23 sekaligus menjadi pamungkas konser malam ini dan di iringi intro lagunya Bryan Adams EVERYTHING I DO IT(I DO IT FOR YOU)..
pukul 22.15 konser pun berakhir. dengan bergandengan tangan mereka berempat menundukkan badan sambil mengucapkan trima kasih banyak atas atensi dan kesetiaan kita atas MLTR(of course bos).
dari  layar lebar, tepat dibelakang mereka,
sang merah putih berkibar dengan tulisan yang cukup besar
we love Indonesia…


dan semuapun berakhir…
malam yang fenomenal, keren, gak akan terlupakan..akhirnya salah satu mimpi besar saya terwujud juga. semua lagu yang selama ini saya sukai, dibawakan dengan sukses meskipun minus NOTHING TO LOSE dan STRANGE  FOREIGN BEUTY. nevermind dan tidak masalah. karena untuk membalas kesalahan itu kalian telah menebusnya dengan menjadi salah satu followers saya. thanks bro…hahahahaha..
malam menjelang, saya dan resta sepanjang perjalanan pulang tidak habis-habisnya membahas segala hal tentang konser malam ini..
overall semuanya keren. hal pertama yang berhasil memukau kita adalah permainan lampu dan sound sistemnya. setiap warna lampunya  mewakili lagu yang akan dimainkan. mulai dari yang berwarna ungu, kuning, hijau, merah, trus tiba-tiba putih. ditambah lagi dengan layar tengahnya yang lebih banyak berfungsi sebagai wallpaper tidak kalah kerennya.
for you guys Jascha Richter, Mikkel Lentz, and  Kave Wansher really love all your songs, my favourite song was played at the concert. you know what  I mean. was really exited!!!hope u guys come again…. 
Tonight was awesome…:D
buat resta..maturnuwun nggeh,,kamu tau gak, waktu pulang kemari, saya sempat mampir ke alfa maret. karena masih terbawa euphoria konser, sambil nyanyi-nyanyi masuklah saya ke supermarket mini itu, tapi  begonya, saya tidak ngelihat posisi pintu, saya berusaha, membuka kaca yang saya kira pintu itu, didorong, ditarik, sedikit dengan kekerasan, ko gak mau kebuka??
ternyata saya salah posisi. pintu  sebenarnya sedikit kearah kiri, udah gitu si mas yang lagi di meja pembayaran, ketawa ngakak dari dalam liat tingkah laku saya di luar….
Tapi tenang saja. semuanya aman ko, karena sebelum pulang, saya sudah berikan  ancaman ke dia untuk tidak menceritakan hal memalukan itu kepada siapapun…
Dan inilah akhir dari blog saya sekaligus Inilah pengalaman 2 jam bersama MICHAEL LEARNS TO ROCK yang tak tergantikan. label band legendaris itu pantas disandingkan kepada mereka.
Sampai jumpa lagi di coretan-coretan saya selanjutnya….
Seee yowwww…

The end
Rookie arnold’s pamit


Jumat, 07 Desember 2012

Saya dan Michael Learns To Rock (MLTR) dalam album kenangan



Introducing dulu dah.biasa, berbasa-basi dikit diawal cerita untuk memperkuat Karakter dari blog saya kali ini. ini adalah strategi pemasaran gaya BETA!
biar kalian semua yang pas ngebacanya, dapat 'diseret' masuk kedalam dunia imajinasi saya yang luar biasa keren dan tiada taranya ini, tanpa harus capek-capek TATAP MATA SAYA DAN DALAM HITUNGAN KETIGA JIKA ANDA MELIHAT API ANDA AKAN TERTIDUR (dedy corbuizer + uya kuya =gak nyambung).
Jadi begini pemirsa, dari semua blog yang pernah saya tulis, mungkin ini salah satu yang berpredikat ISTIMEWA..
Karena cerita kali ini bertemakan mimpi saya yang lain yaitu menyaksikan secara langsung penampilan band legendaris favorit saya,This is ‘Michael Learns To Rock...MLTR...


Berbicara mengenai MLTR, bukan baru setahun-dua tahun kemarin  saya mengenalinya. kalo mau dibilang, saya tumbuh berkembang, Melewati masa transisi dari anak-anak, remaja, abege, hingga dewasa. lagu-lagu sekelas MLTR selalu setia setiap saat (korban iklan) menemani saya. Abang-abang saya,sodara-sodara sepupu, baik cowok maupun yang cewek, kalo sudah pada ngumpul atau kalo lagi  di rumah, sudah pasti selalu ditemani dengan lagu-lagu semacam Boys II Men, N'sync, Backstreet Boys, MLTR, Boyzone dan yang lebih mudaan dikit Westlife. jadi ceritanya saya yang awalnya hanya ikutan mendengar, jadi terbiasa, terkontaminasi, menikmati, suka, menjadi candu dan  berakhir dengan menggilai, jadi seperti kata pepatah jawa’ tresno jalaran soko kulino’(bener gak sih tulisannya) mungkin ini adalah  salah satu dari kasusnya, saya mencintai karya mereka karena terbiasa…that it!!! dan  dari deretan band-band yang populer di era 90an dan awal 2000an, yang saya sebutkan diatas, yang lebih melekat dan mendapat tempat istimewa di hati saya adalah MLTR.
Band rock asal Denmark yang terbentuk pada tahun 1988 ini, bagi saya keren banget..

SUASANA KONSER MALAM ITU

Meskipun hanya digawangi oleh 4 orang, Jascha Richter vokalis merangkap keyboardist, Mikkel Lentz pada gitar, Kave Wansher di drum dan Soren Madsen pada bassist (keluar pada tahun 2000 untuk bersolo karir) selalu enak untuk didengar dalam segala suasana *menurut saya* dengan karakter vokal soft rock yang dimiliki jascha, semua lagu yang biasa saja bagi saya itu luar biasa. tanpa harus teriak-teriak gak jelas, banting-banting diri, hancurkan segala barang yang ada, dia tetap tampil menawan dengan karakter cool plus santai yang dia miliki. dan disitulah nilai lebihnya. Lagu-lagu rocknya yang easy listening, muda diserap dan sedikit melankolis itu, selalu berhasil memanjakan telinga saya. walaupun lebih banyak didominasi oleh lagu-lagu yang bertemakan cinta, bukan berarti sayapun ikutan mellow dan sok sinetron. karena ini semua gak ada hubungannya dengan perasaan hati (kayaknya sih). ini semua tentang selera. jadi apapun genre musiknya, kalo sudah suka ya suka saja. tidak ada alasan lain.
Sederhanakan???
Begitulah sejarah singkat saya dan MLTR, jadi akhir-akhir ini setiap kali mendengarkan lagu-lagu mereka, saya selalu berharap dan tidak lupa menyisipkan untaian doa. mudah-mudahan suatu saat nanti saya bisa menyaksikan penampilan mereka secara langsung bukan hanya melalui media tivi,kaset,mp3,handphone,laptop,dvd atau apapunlah. Saya ingin melihat tampang mereka yang fenomena itu. bagaimana mereka menyapa fans, apakah pantas status idola saya sematkan kepada mereka, dan sejauh mana mereka bisa mengobati penasaran saya atas band yang memberikan nama  Michael learns to rock sebagai dedikasi untuk sang raja pop Michael Jackson waktu itu.

Ketika harapan itu jadi kenyataan…
Disiang hari pada pertengahan bulan September yang lalu, saat lagi santai (emang lagi ujian pake serius) otak atik twitter dari pemilik akun @RestaSastria, dia menggugah status’MLTR live concert di 3 kota, balikpapan, yogya dan Surabaya..
Saya yang baru saja bangun tidur langsung segar, ini bener apa kagak, serius gak, kalo kenyataannya benar di surabaya, dimanakah lokasinya?
#kepodadakan.
Tanpa buang-buang waktu saya langsung membalas statusnya si resta. dan menunggu adalah suatu hal yang sangat menjemukan plus membosankan, sang pemilik akun belum ada reaksi sama sekali. Karena penasaran saya sudah mencapai batas over load, saya langsung mengejarnya via es ems es, dan jawabannya ‘ iya bener, kalo pengen tau informasi yang lebih lengkap, liat saja di status facebookku yang paling terakhir.
Bersama bala tentara sayapun menyerbu daerah facebook kekuasaan resta…SEERRRBBBUUUUUU…….

salah satu album fenomenal  OUT OF THE BLUE
dan kenyataannya memang benar, disitu diutarakan secara garis besar tentang konser tersebut dan tidak perlu diragukan lagi keasliannya, karena sumber berita langsung di sampaikan oleh official resmi dengan alamat akun twitternya @OFFICIALMLTR…
MANTAP.
sebagai manusia biasa dengan refleks saya bersyukur atas karunia Tuhan yang satu ini, trima kasih sudah mau mewujudkan satu dari harapan besar saya dan trima kasih sudah menghadirkan resta sebagai media perantara  harapan itu.
#tost.
Dan sayapun tidak perlu kaget jika resta yang mengabarkan informasi bahagia ini, karena setau saya, resta adalah salah satu penggemar berat dari MLTR walau baru seumur jagung(hahaha sory bro) dan kalo gak salah dia memiliki selera musik yang gak jauh beda dengan saya, itu bisa dibuktikan pada waktu kita melakukan pendakian ke gunung merapi medio februari yang lalu, semua topik bahasan antara saya dan resta tidak pernah jauh dari musik dan  heaven knowsnya  rick price selalu menemani setiap langkahnya kita, selain bad habbitsnya dia (sekali lagi maaf mas bro)hahaha…

Bermodalkan  informasi  yang ada, akhirnya saya dan resta berbagi tugas, saya tempatkan resta sebagai broadcaster dan tim pencari fakta dan saya bertugas sebagai tim pendorong semangat yang mendukungnya melalui doa yang tulus dan ikhlas..:D
Jangan salah, segala sesuatu tanpa memulainya dengan doa sudah pasti akan berakhir dengan sia-sia, masih ingatkan kalimat bijaksana dahulu kala
BERDOA SAMBIL BEKERJA. Liat kata doa menepati urutan pertama
TUULLL GAK GUYS….
#alibi yang tepat..

cover album terbaru
Saya sangat senang mendengarkan kabar ini semangat saya untuk menjalani hidup terasa dua kali lipat lebih bergairah. tapi ditengah-tengah kebahagiaan itu terselip kekuatiran yang lain. Merekakan penyanyi internasional, legendaris pasti, fenomena iya, sudah pasti harga ticketnya gak main-main. jadi bingung juga saat itu. untuk ukuran dompet saya yang harus memenuhi biaya hidup(curcol) mungkin tidak bisa menutupi harga ticketnya. putar otak lagi dan akhirnya solusi itu muncul juga, suatu kebiasaaan masa kecil yang sampai sekarang  belum saya hilangkan..CELENGAN....
Saya selalu percaya dengan tradisi ini, karena banyak manfaat dan hasil yang sudah saya dapatkan buah dari celengan
ayo saatnya kita MENABUNG.
JANGAN DI HITUNG, DIKIT-DIKIT LAMA-LAMA BISA JADI BUKIT..
TRUST…IT WORTH!!!
Setelah adanya kabar itu, untuk hari-hari selanjutnya belum ada informasi berikutnya dan saya sudah tidak sabar menantinya.
Disuatu malam di akhir bulan oktober, lagi sibuk-sibuknya mendengarkan dosen berpidato, si resta sms..
Kang (nie anak selalu sopan santun saat menyapa orang lewat sms).
harga ticket konser MLTR udah dibuka, kalo wilayah surabaya bisa di cari ke radio istara fm, dengan rincian; kelas VIP=1juta 500 ribu, festival A 500 ribu, festival B 350 ribu, dan kalo gak salah pre sale untuk tribun yang paling murah 250ribu.
saya tidak terlalu peduli dengan wilayah untuk mengejar  ticketnya, perhatian saya hanya ditujukan pada harganya yang bervariasi itu. kalo dipikirkan untuk menonton penyanyi favorit itu, diusahakan berada pada tempat strategis biar puas sekalian, kalo yang paling murah udah pasti tempat kita di pojokkan nun jauh di sana.
percuma sajakan??? kalo untuk kelas VIP bagi saya WAH banget. tapi kalo gratisan bolehlah.
#masih berharap.
jadi dua kandidat sudah saya eliminasikan, tribun dan VIP dan dua kandidat kuat adalah festival A dan B…
oke res, thanks buat informasinya, kira-kira kapan mau dicarinya?
Kalo bisa secepatnya besok. biar dapat yang festival aja, takutnya kelamaan ntar kehabisan.
Ternyata dia sependapat dengan saya tentang festival. tapi entar dulu, masa langsung besok? apa kabarnya celengan saya?
Tapi saat melihat penjelasan resta, emang ada benarnya juga. ntar kelamaan kita gak kebagian. jadi dengan berat hati saya mengiyakan saja dan berharap celengan saya memberikan respon yang positif. amin.
Dan hasilnya tidak buruk-buruk amat dan tidak bagus-bagus juga, hasil dari celengan dadakan itu, meskipun tidak bisa menutupi harga ticket sepenuhnya, paling tidak ¾ nya sudah bisa membantu meminimalisir pengeluaran dompet saya. thanks a lot.


Sesuai kesepakatan kita akan berangkat mengejar tiket besok harinya sekitar jam 5 sore, jadi ketika kita sampai di TKP dengan senyum ramah sang satpam menyampaikan ’kalo jam segini udah gak ada mas, orang kantornya udah pada pulang, kantornya juga udah tutup..
Kecewa pasti, tapi mau gimana lagi, kenyataanya kayak gitu.
Kalo besok kira-kira bukanya jam berapa sampe jam berapa pak??
Pagi jam sepuluh sampe sore jam empat.
Singkat padat dan jelas..
Tapi kira-kira ticketnya masih ada gak pak?
Masih ko, beberapa mas yang ada di situ ikutan nimbrung.
Gimana rest?
Ya udah kita pulang aja, besok lagi kesininya.
Ya udah balik.
Sebelum meninggalkan mereka,kami sempatkan untuk pamitan biar besok kesini lagi dimudahkan jalannya.
#modus..
Dengan memperhitungkan waktu kerja dan kuliah saya yang sedikit repot besok harinya, untuk urusan pembelian ticket saya hibahkan sepenuhnya kepada saudara resta sebagai bentuk tanggung jawab  dari tim  broadcaster dan tim pencari fakta.
dan ternyata semua dimudahkan dan di lancarkan, harapan itu hanya tinggal menunggu waktu. 4 DESEMBER adalah jadwal konser untuk surabaya sebagai kota terakhir tur mereka.
jadi, apakah yang akan terjadi  pada 4 desember nanti sodara-sodara?
Mampukah MLTR menunjukkan kapasitas mereka sebagai band LEGENDARIS yang FENOMENA,
Bisakah mereka mengobati rasa kangen dari fans mereka?
Saksikan kelanjutan kisahnya pada blog saya berikutnya…..
To Be Continued…